Dan Sang Penakluk .

Dan Sang Penakluk .
kartu identitas


__ADS_3

Setengah hari sudah aku dan lili berjalan untuk menuju ibu kota kerajaan frastic yaitu kota nier ..


menurut peta yang ku bawa kami akan sampai di kota nier dgn waktu yang lumayan , sekitar 2 bulan lebih jika kami berjalan kaki ..


" ah .. ka dan lili cape , istirahat dulu yu " ucap lili yang langsung menjatuhkan tas besarnya ,, " bllugs " suara tas yang ia jatuhkan yang tentu membuatku terkejut ...


" ukhh , gadis ini bener bener , apa sih yang ia bawa " pikirku yang heran akan apa yang lili bawa , ya walaupun aku tahu klo lili itu memang sangat kuat tpi tetap saja dia itu adalah seorang gadis ..


" lili apa yang kau bawa di dalam tas besar mu itu , ?? " tanya ku penasaran ..


" mmmm , macam macem ka dan ,, lihat saja sendiri 😁😁 " balesnya sembari tersenyum ..


aku yang penasaran pun perlahan membuka tas besar itu dan 😑😑😑


terkejut bukan , lebih tepatnya aku keheranan saat kulihat barang barang yang lili bawa .


" jadi yang kau bawa dari tadi itu **** hutan yang kemarin ku tangkap " ucapku agak kesal ..


" ia soalnya kan sayang ka dan ksn udah susah payah nangapnya , jadi kita ga usah khwatir ga punya makanan " ucap lili polos ..


ya ampun lah ni gadis knpa , polos amat sih pikirku padahal kan kita bisa mencari makanan di perjalanan .


tanpa mau pikir ribet kami pun melanjutkan perjalanan kami ...


... ...


hingga tiba lah kami di kota pertama yaitu kota Amier ..


dan saat kami pun masuk ke kota amier untuk istirahat karna hari yang mulai menjelang malam ...


" tunggu , bisakah kalian perlihatkan kartu identitas kalian " ucap salah satu penjaga yang berada di gerbang masuk kota amir ..

__ADS_1


" kartu identitas " ucapku dan lili kebingungan ...


" maaf pak penjaga kami dari desa anggrek , kamu kurang paham apa itu kartu identitas " jawabku ...


" haih ternyata kalian dari desa pelosok .. baiklah masuk , kami bantu kalian bikin kartu identitas .. " balas sang penjaga ..


kami pun di bawa menuju pos jaga , di sana terlihat seorqng pria paru baya yang menujukan ekspresi agak kesal ...


" wooi luki , ada apa dengan mukamu itu " ucap penjaga yang membawa kami ..


" diam lah Drian , jangan bikin aku tambah kesal " balas luki ..


" baiklah baiklah , oh ya mereka dari desa belum punya kartu identitas , " ucap drian ..


"mmmmm masuk lah " balas luki dan kami pun masuk ..


di depan kami sebuah batu sihir terlihat begitu menakjubkan .. ya mau bagai manapun ini pertama kalinya kami melihat batu sihir ..


" ini adalah batu sihir dan batu sihir ini adalah batu yang dapat memastikan apakah kalian ini manusia atau bukan , caranya cukup mudah cukup letakan tangan kalian di atas batu sihir maka batu sihir akan langsung tahu identitas kalian " jelas luki ..


aku dan lili pun mengangguk paham ..


dan aku pun melangkah dan meletakan tangan ku di atas batu sihir tersebut ..


batu yang semula hanya mengkilat terang kini mulai bercahaya ...


sebuah papan nama dan pena melayang ..


______________________________________


Nama : Dan Raziel

__ADS_1


Cllas : -


Kapasitas mana : 20%


kekuatan fisik : 45%


ket : rakyat jelata


______________________________________


sebuah kartu berwarna perunggu melayang dan jatuh di tanganku ..


sedikit bingung saat ku lihat apa yang tertera di kartu identitas tersebut tpi karna aku gak mau ambil pusing aku simpan saja di kantong ku ..


dan kini giliran lili yang maju dan yang terjadi selanjut nya membuat sang luki mengang ...


______________________________________


Nama : Lili Laura


Cllas : -


kapasitas mana : 0%


kekuatan fisik : 97 %


ket : rakyat jelata ..


______________________________________


" ini ... ?? ke ke ke kuatan pisik nona sungguh menakutkan " ucap luki

__ADS_1


>>[>


__ADS_2