
**KENCAN UNTUK KE DUA KALI NYA
SELAMAT MEMBACA
SEMOGA MENARIK**
Ketika daniel masuk ke dalam kamar,ia melihat Sylvia sedang termenung melihat pemandangan sore hari dari jendela.
Daniel:"sylvia....."
Sylvia pun menoleh untuk beberapa saat namun dia berbaik lagi untuk melihat pemandangan itu.
Daniel:"Sylvia maafkan aku!!!...."
Sylvia:"hhmmmm...."
Daniel:"sebenarnya aku setiap malam keluar karna aku menjadi pelatih bela diri...."
Sylvia:"memang nya kamu bisa bela diri??"
Daniel:"bisa sih sedikit hehe...jadi aku mengajarkan kepada orang apa yang sudah aku pelajari ke murid ku"
Sylvia:"hmmm...baiklah,untuk saat ini aku terima dulu alasan mu...."
Daniel:"aku serius Sylvia....."
Sylvia:"bisa kau buktikan sekarang??..."
Daniel:"baiklah kalau itu mau mu..."
Daniel memegang tangan Sylvia dengan sontak wajah Sylvia memerah,daniel pun membawa Sylvia ke tempat pelatihan nya untuk membuktikan apa yang sudah ia katakan
Daniel pun langsung pergi ke tempat biasa dia melatih murid-murid nya sambil memegang tangan Sylvia,setelah beberapa berjalan,akhir nya mereka ber-dua pun sampai.
Sylvia pun terkejut bahwa daniel mengatakan hal yang sebenarnya,dan begitu juga dengan murid daniel,mereka juga terkejut karna daniel tiba-tiba membawa wanita ke tempat pelatihan nya tanpa sebab atau alasan yang tepat.
Aqi:"guru dia siapa??....,kenapa kau membawa nya ke sini??..."
Sylvia begitu terkejut nya dengan ucapan Aqi tersebut...
Sylvia:"guru???...."
Aqi:"kamu tidak tahu sebenar nya guru???"
Memang benar sylvia pergi berkelana cukup lama dengan daniel,tapi dia tidak tahu sebenarnya daniel itu orang nya seperti apa.
Sylvia:"aku tidak tau...."
Aqi:"memang nya kalian bary saja kenalan??"
Sylvia:"tidak....aku sudah lama berteman dengan dia"
Aqi:"guru adalah King of street fighter
..."
Sylvia:"benarkah itu???"
Aqi:"benar sekali.....kami pun sudah menguji guru dan ternyata dia memang raja petarung jalanan tersebut"
Sylvia merasa kagum mendengarnya,karna setelah lama berkelana ternyata dia sedang bersama jagoan dari para jagoan petarung jalanan maupun resmi.
Sylvia melihat daniel dengan penuh ke kagum-an.
Daniel membalikan wajah nya dari tatapan sylvia.
Sylvia:"kenapa kau rahasia kan ini??"
Daniel:"aku tidak mau terlihat mencolok saat dalam perjalanan berkelana kita...."
Sylvia:"kali ini aku maafkan kau daniel....,tapi dengan 1 syarat"
__ADS_1
Daniel:"apa syarat nya itu??"
Sylvia:"kamu harus kencan dengan ku selama seharian penuh pada hari esok"
Daniel:"sudah ku duga kau akan mengatakan itu"
Aqi:"apakah guru dengan wanita itu berpacaran???"
Wajah daniel dan sylvia pun memerah.
Daniel:"huuushhh....jangan asal ngomong,dia cuma teman berkelana ku saja"
Sylvia hanya diam mendengarkan itu dan wajah nya sangat merah karna malu sekaligus bahagia
Daniel:"baiklah latihan hari ini kalian lakukan sendiri saja"
Aqi:"guru mau kemana???"
Daniel:"aku ada urusan dengan nya(sylvia)"
Aqi:"baiklah guru.....selamat berbahagia hehe...."
Daniel:"berisik kau Aqi"
Daniel dan sylvia berjalan-jalan sebentar sebelum mereka pulang ke penginapan.
Pada saat di jalan sylvia melihat orang jualan manik-manik gantungan kunci yang imut,daniel yang melihat itu pun memiliki rencana.
Daniel:"apakah kau mau gantungan kunci ini??"
Sylvia:"boleh...."
Daniel:"paman,tolong yang ini 2"
Sylvia bingung karna daniel membeli gantungan itu sekaligus 2.
Daniel:"ini tanda bahwa kita tak akan terpisah kan di kehidupan ini...."
Daniel membawa sylvia untuk bersantai bawah pohon ketapang di tempat duduk taman di kelilingi lampu di malam hari.
Daniel:"Sylvia....sekali lagi aku minta maaf"
Sylvia:"iyaa tidak apa-apa,itu salah ku karna tidak tau riwayat hidup mu"
Daniel:"tidak,itu salah ku karna aku tidak terlalu peka terhadap mu"
Percakapan pun berhenti sampai di situ dan wajah mereka saling membelakangi denga wajah yang merah.
Tiba-tiba........
"Ssseeeetttt...."
Tangan sylvia memegang tangan daniel,dan daniel pun terkejut,dia pun membalas genggaman itu tersebut.
Terlihat mereka berdua tersenyum tapi saling menyembunyi-kan perasaan mereka.
Lama kelamaan badan mereka saling mendekat,setelah cukup dekat mereka berdua ingin mengatakan sesuatu namun saat mereka berdua memalingkan wajah mereka,ternyata itu terlalu dekat.
"Sylvia...."
"Daniel...."
Dan percakapan tiba-tiba berhenti lagi dengan wajah saling berhadapan sangat dekat.
Wajah mereka sangat dekat dan lama kelamaan semakin dekat dan tiba-tiba daniel langsung menyerang Sylvia dengan menempelkan bibir nya ke bagian luar bibir sylvia.
Sylvia sempat memejamkan matanya,namun tiba-tiba secara refleks dia menolak akan perbuatan yang deg-deg an itu.
Dia pun melepaskan bibir nya dari bibir daniel dan menghadap kebawah.
Daniel meresa bersalah atas perbuatan nya.
__ADS_1
Sylvia:"bagaimana kita menyegerakan untuk pulang ke penginapan??...."
Daniel:"baiklah...."
Dan mereka berdua kembali ke penginapan dengan tak ada percakapan dalam perjalanan mereka tersebut.
Keesokan hari nya....
Daniel dan sylvia memulai kencan untuk ke dua kali nya,namun ketika hendak pergi ternyata Odette sudah mendengar kalau mereka akan pergi jalan-jalan.
Odette:"aku mau ikuy kalian jalan-jalan"
Odette pun ingin ikut dalam kencan mereka berdua,daniel pun berpikir.....
Daniel:"hmmmm....baiklah boleh saja"
Odette:"benarkah???"
Daniel:"iya beneran...."
Odette::"horee.....aku diperbolehkan ikut...."
Daniel berpikir karna lebih baik membawa Odette ke timbang tidak,karna dia tak ingin terjadi sesuatu yang mereka alami malam kemarin.namun,tidak dengan pemikiran sylvia,Sylvia tak ingin ada yang menganggu kencan ke dua mereka,tapi karna adik nya juga kesepian di penginapan,akhirnya Sylvia dengan sangat berat hati memperboleh kan Odette ikut.
Daniel pun sudah merencakan tempat pertama untuk kencan tersebut dengan kegiatan pertama menonton film layar tancap,
Note:"di masa daniel tidak ada namanya bioskop,mereka memutar film lewat layar tancap dan film nya sudah tidak bisa di pahami oleh manusia seperti kita jaman sekarang"
Daniel pun memesan tiket.
Daniel:"mbak tolong 3 tiket nya..."
"Baiklah..." ucap wanita yang bertugas menjual tiket nya.
Setelah mendapatkan tiket,mereka berdua langsung menuju ke tempat pemutaran film nya tersebut.
Mereka ber 3 pun menonton......
Tidak ada pergerakan misterius dari dari daniel atau pun dari tangan Sylvia,karna ada Odette yang duduk di tengah-tengah mereka ber 2
Film nya pun habis tanpa ada pengerakan dari mereka berdua,selanjut nya hari sudah mulai siang dan daniel ingin men-segerakan untuk makan.
Daniel pun membawa mereka ke toko yang baru dibuka sekitar semingguan tersebut.
Mereka berdua pun langsung duduk dan tak lama pelayan pun datang dengan membawa buku menu nya.
"Silahkan di pesan..." ucap orang yang mengantarkan buku tersebut.
Daniel:"terima kasih...."
Orang yang mengantar buku itu pun langsung berbalik dan melayani orang lain dan menunggu pesanan dari mereka ber 3.
Setelah lama mencari jenis makanan yang mereka pilih akhir nya mereka memanggil pelayan itu kembali.
Daniel:"saya pesan ini,ini dan ini"
Sylvia:"saya juga pesan apa yang dia pesan...."
Ternyata sylvia bingung apa yang di cari di buku menu tersebut.
Sedangkan Odette masih serius mencari jenis makanan kesukaan-nya....
Odette:"ahhh saya pesan ini dan ini..."
"Baiklah...." ucap pelayan tersebut sambil mengambil kembali buku menu tersebut......
Kelanjutan cerita ada pada chapter selanjut-nya,jangan lupa untuk terus men-support saya yahh ^_^ biar saya bisa membuat cerita se-menarik mungkin bagi pembaca,dan jangan lupa pula untuk klik like dan komen dan share keteman-teman kalian tau,follow dan beri rating cerita kamu jika menurut kalian menarik....
See you next time
Byee....byee...
__ADS_1