
...POV ALICIA :...
...Berbulan-bulan ayah pergi. Melewatkan ulang tahun ku yang ke-9 di tubuh ini. Alicia Winter atau biasa dipanggil snowwhite. Dulunya aku adalah seorang mahasiswi biasa yang giat belajar akan tetapi aku mati konyol karena belajar terlalu keras akan tetapi aku lahir kembali menjadi seorang bayi munggil sampai menjadi gadis belia yang sangat cantik, Rambut ikal ,mata coklat keemasan, kulit putih bagai salju dan juga bibir merah bagaikan bunga mawar dan terlahir sebagai seorang putri kerajaan. Ayahku seorang raja yang tampan dan ibu seorang ratu yang sangat cantik. Hingga suatu hari aku dipanggil dengan sebutan nama “SnowWhite”. Aku terkejut dengan nama panggilanku. Cerita “ SnowWhite” dimana seorang putri kerajaan yang dikejar dan dibunuh oleh ibu tirinya....
...Aku memikirkan cerita itu sangat ketakutan untuk memikirkan mati kedua kalinya. Melihat ayah dan ibunda saling mencitai aku sangat bahagia mereka ada disampingku, hingga kebahagiaan sedikit ternoda, di umur 3 tahun ada seorang pelayan sangat cantik yang terlihat ingin menggoda ayahanda dengan rayuannya, tapi aku langsung menggagalkan rencananya dengan menagis sejadi-jadinya saat dia bersamaku, alhasil aku dicekik. Dengan kekuatan gengaman tangan wanita itu dan dengan leherku yang masih lemah sedikit saja aku bisa mati. Namun , Penjaga langsung masuk menghunuskan pedang ke leher pelayan dan membunuhnya. Pelayan itupun mati ditempat dengan pedang yang tertancap di jantungnya....
...Ayahanda dan ibunda sangat khawatir. Hingga suatu hari ayahanda memberikanku ksatria bayangan. Dia selalu menyembunyikan keberadaannya dariku walaupun aku tetap merasakan hawa kehadirannya. Di umurku yang ke 8 tahun aku bermain di sebuah gazebo yang cantik, bunga-bunga tertutupi salju dan licinnya jalanan yang tertutup salju dan es. Sebuah burung yang sangat unik mengalihkan perhatianku hingga aku terjatuh karena terpeleset, darah segar mengalir dari lutut ku. Rasa sakit yang tak tertahan oleh anak berumur 8 tahun menagis akan tetapi tak lama darah segar itu menutup tanpa bekas lecet lainnya. Ayahanda dan ibunda tercenggang melihat kejadian yangbaru saja aku alami. Mereka pun bergegas masuk meninggalkan ku dengan pelayan dan pergi dengan wajah syok....
...Ulang tahun ku sebentar lagi namun ayahanda pergi membasmi para pengkhianat. Ulang tahun yang ramai dihadiri oleh banyak tamu tak membuatku semangat. Setelah berbulan-bulan datang sepucuk surat yang dibawa oleh seorang prajurit dari medan perang. Akan tetapi surat itu membuat semua kerajaan gempar dan kesedihan menyelimuti semua orang. Disana tertulis bahwa ayahanda mati dimedan perang. Ibunda yang sangat syok tentang kematian ayahanda selalu mengurung diri dalam kamarnya hingga aku membuka kamarnya kerena aku ingin mengatakan “ ada aku disini “ akan tetapi ibunda dengan rambut yang acak-acakan dan muka yang sembab malah mendorong dan berteriak kepadaku dan berteriak “ dasar anak sialan!, ini semua karena kamu” ia pun memegang bahuku dengan sangat kuat, aku sangat terkejut dengan sikapnya yang tiba-tiba berubah 100% kepadaku. Para pelayan pun langsung masuk dan langsung membawaku pergi. Anna, pelayan pribadiku mengatakan bahwa ibunda sangat syok lalu memelukku dengan tatapan sedih....
...Namun setelah berbulan-bulan ibunda bukan membaik tapi malah makin membenciku. Kami tak pernah makan bersama lagi bahkan bermain hingga perkataan dan tatapnya nya padaku sangat lah dingin. Hingga suatu hari aku mendapatkan berita bahwa aku akan diasihkan dari istana utama dan dikurung disebuah menara dan tidka diizinkan bertemu dengan siapapun bahkan anna....
...“ Ibundaaa... Maafkan alicia. Alicia akan menjadi anak yang baik dan menuruti perkataan ibunda dengan baik. Kumohon ibunda”. Pintaku kepada ibunda yang berada didepanku....
...“...” Ibunda hanya diam. Ksatria yang telah memegang kedua lengan ku bersiap memasukan ku dalam menara....
...“ Yang mulia... Kumohon jangan begini pada putri alicia“. Ucap anna dan pelayan lainnya yang memohon....
...“ jangan perlakukan dia sebagai putri lagi, jika ada yang melanggar dia akan mati.“ ibunda pun membalik badannya dan pergi meninggalakan ku di belakang....
__ADS_1
...“ IBUNDAA...”...
...POV ALICIA END....
...Putri Alicia telah dikurung dan diasingkan disebuah menara terpencil di istana. Dia mengahabiskan tiap harinya memanggil vivian dengan menangis, namun hingga suaranya sahit dan jatuh sakit, vivian tak mendengarkan dan menghiraukannya....
...9 tahun kemudian....
...Disebuah menara yang tinggi dan tak ter urus. Seorang putri kecil dan cantik dikurung, dinding dan lantai yang kotor dan mengeluarkan bau apek, sedikit buku yang disebunyikan diam diam dibawah tempat tidur yang sederhana, walaupun begitu kecantikan alicia selalu terpancarkan. Alicia bersenandu kecil di jendelannya yang kecil sambil melihat kearah luar menara yang sedang turun butiran salju yang mendakan bahwa ulang tahunnya yang ke 17 akan segera datang, ia tidak mengetahui tanggal berapa tiap harinya akan tetapi ia selalu mengingat bahwa ulang tahunnya saat musim salju berlansung....
...“Putri selamat ulang tahun yang ke-17 “ ucap sambil berbisik, anna memegang kue dan menghidupkan lilin lalu mereka meniupnya bersama sama sambil alicia mengucapakan keinginan terpendamnya....
...
__ADS_1
Anna membawa kado yaitu baju yang sangat cantik yang ukurannya pas dengan alica dan buku. Walaupun alicia dikurung di menara dia belajar menulis sendiri dan membaca sendiri denan buku yang terbatas yang selalu dibawa anna setiap tahunnya. Alicia sangat senang dengan hadiah pemberian anna karena baju yang dipakinya sudah lusuh dan kekecilan dan buku yang sangat menarik perhatiannya....
...“ Anna bagaimana jika kau ketahuan dengan ibunda ? pasti kau akan masuk dalam penjara“. Ucap alicia dengan murung....
...“ Tidak apa tuan putri. Aku baik-baik saja. Kau sudah kuanggap menjadi adik ku sendiri “ balas anna dengan wajah yang tersenyum....
...Hubungan mereka selalu akrab tanpa melihat status alicia yang telah di lantarkan. Alicia menganggap anna adalah seorang kakak yang baik untuknya bukan seorang pelayan sejak ia kecil....
...“ Bagaimana kabar ibunda? “ tanya alicia....
...“..” Anna hanya diam saja mendengar perkataan alicia....
...“Yang mulia ratu menjadi bukan dirinya “ jelas anna dengan murung....
...Namun saat mereka menggobrol segerombolan prajurit masuk dan menangkap anna. Lalu memegang kedua lenggannya....
...“ ANNAAA! “...
...“ YANG MULIA PUTRI !!”...
__ADS_1
...Lalu seorang yang tidak disangka anna dan alicia datang, yaitu vivian yang menggenakan gaun merah dan sepatu merah yang mencolok. Mereka berdua terkejut dengan kedatangan sang ratu disana....
...“ I-Ibunda ?! “ Ucap alicia....