![Demon Slayer:[Fem.Tanjiro AU]](https://asset.asean.biz.id/demon-slayer--fem-tanjiro-au-.webp)
Setelah bertemu dengan Urokodaki,Tanjiro pun menjadi muridnya,Tanjiro berlatih untuk menjadi pemburu iblis,setiap hari ia dilatih oleh Urokodaki,latihannya memang agak keras,selama Tanjiro latihan dengan Urokodaki,Nezuko tertidur dan dijaga oleh Urokodaki,Urokodaki juga melakukan sugesti pada Nezuko jika seluruh manusia adalah keluarganya sehingga Nezuko tidak akan menyerang manusia.
Setahun kemudian..,Tanjiro sudah menyelesaikan hampir semua latihannya,sekarang Tanjiro hanya perlu membelah batu besar,jika Tanjiro berhasil membelah batu itu,barulah Tanjiro diperbolehkan menjadi pemburu iblis.
Namun rupanya..,6 bulan kemudian.Tanjiro masih tidak bisa membelah batu besar tersebut.
"apa aku tidak akan bisa?"gumam Tanjiro
"aku tidak bisa bertahan lagi!aku ingin menyerah!"ucap Tanjiro
Tanjiro ingin menangis dan menyerah,tiba-tiba..
"berisik!jika kau ingin menjadi pemburu iblis,kau seharusnya tidak menyerah.Sesulit apapun itu,diam dan bertahanlah"ucap anak laki-laki bertopeng rubah yang sedang duduk diatas batu besar tersebut.
Disaat Tanjiro sudah merasa jika dirinya mustahil untuk membelah batu besar tersebut,tiba-tiba muncul anak bertopeng rubah tersebut.Namanya Sabito,dia memiliki aura yang misterius.
Selain Sabito,anak perempuan juga berdiri disampingnya.Namanya Makomo.Mereka berdua akhirnya menjadi orang yang melatih Tanjiro.
Sabito berperan sebagai lawan bertarung,sedangkan Makomo berperan sebagai guru yang memberi nasihat dan cara meningkatkan kekuatan Tanjiro.
Hari demi hari,Tanjiro selalu bertarung dengan Sabito didepan batu besar tersebut,sedangkan Makomo selalu memberi Tanjiro nasihat.Meski begitu...Tanjiro masih belum bisa mengalahkan Sabito.Sampai 6 bulan berikutnya telah berlalu...
"Lambat!"tegas Sabito
__ADS_1
"akh!"
Tanjiro terjatuh oleh tangkisan Sabito.
'gerakan Sabito sangat diperhitungkan..,jika aku tidak fokus,dia hanya akan terus menangkisnya'pikir Tanjiro
"Tanjiro Kamado"panggil Sabito
"kau dulu menyedihkan.Tapi sekarang,kau akhirnya menguasai teknik pernapasan.Kau telah mengayunkan pedangmu ribuan kali bahkan saat lenganmu kesakitan."ucap Sabito
"tidak peduli berapa kali aku mengalahkanmu,kau kembali bangkit dan menantangku lagi.Itulah kekuatan yang sesungguhnya.Hari ini,kau harus membuktikan jika kau lebih kuat dariku,aku tidak akan menahan diriku lagi.Kau harus mengalahkanku hari ini."sambung Sabito
Sabito dan Tanjiro akhirnya kembali bertarung.
...****************...
"kau berhasil Tanjiro"ucap Makomo
"tetaplah menang,kau harus mengalahkan orang itu..."sambung Makomo
Tanjiro melihat Makomo yang tertutup kabut,saat Tanjiro kembali menoleh kedepan,Sabito sudah menghilang,begitu juga dengan Makomo.
'Sabito?Makomo?'batin Tanjiro
__ADS_1
Alangkah terkejutnya Tanjiro,ternyata dia berhasil membelah batu besar tersebut.Tanjiro hanya bisa terdiam,tidak lama kemudian datanglah Urokodaki.
"aku tak menyangka kau bisa membelahnya"ucap Urokodaki
"sebenarnya aku berencana untuk tidak mengizinkanmu mengikuti seleksi akhir "sambung Urokodaki
"aku tidak ingin melihat anak muridku mati lagi"ucap Urokodaki
"kemudian aku berpikir kau tidak bisa membelahnya"sambung Urokodaki
Urokodaki pun mengelus kepala Tanjiro dengan lembut.
"kau sudah berusaha keras,Tanjiro..,kau anak yang luar biasa"ucap Urokodaki bangga
Tanjiro mulai menangis mendengar perkataan Urokodaki.Urokodaki pun mulai memeluk Tanjiro seperti anaknya sendiri.
"pastikan kau kembali dengan hidup-hidup setelah mengikuti seleksi akhir nanti"ucap Urokodaki
"aku dan adikmu akan menunggu disini"sambung Urokodaki
Tanjiro pun membalas pelukan Urokodaki.
Dalam kobaran api yang membakar tekad seorang Gadis.Dan dengan tekad tersebut...dia berjalan dijalur Pemburu Iblis.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
......BERSAMBUNG......