Dendam Yang Ku Rindu

Dendam Yang Ku Rindu
BAB 4 Kenal dia


__ADS_3

jam menunjukkan pukul 00.00 tapi kami masih asik bercerita tak ada sedikitpun rasa ngantuk ,aku mendengarkan cerita Dinar sangat asik.sambil lihat-lihat foto kami tadi pagi ternyata ada satu foto yang lumayan bagus fotonya terlihat anggun dan tegas akhirnya foto itu di buat story di wa Dinar.


Kemudian kita lanjut cerita sampai jam 2 akhirnya kita terlelap,baru sebentar tidur tak terasa hari sudah pagi lagi,"kenapa secepat ini" gumamku.kita bangun dan sholat subuh berjamaah,aku di percaya Dinar sebagai imamnya meskipun aku juga ilmu agamanya masih segitu-gitu saja tapi aku pasrah sajalah.


selesai sholat Dinar main hp sebentar ternyata foto yang di buat story tadi malam dapat respon dari salah satu temannya dulu SMA kali ini bukan Dinar Yang di puji cantik tapi aku,sampai malu rasanya ketika Dinar menyampaikan nya padaku.


laki-laki itu orang Lamongan yang dulu satu kelas sama dinar.setelah mereka chatingan ternyata si laki-laki itu minta nomor ku aku sok jual mahal awalnya tapi setelah melihat fotonya aku luluh juga dan memberikan nomorku." masyaallah ganteng banget" gumamku dalam hati.


dia mulai kirim pesan ke aku


"assalamualaikum"sapa nya


" waalaikumsalam" jawabku


begitulah chat singkat dari dia, setelah itu aku sengaja tutup hp karena aku harus kerja,aku tidak perduli dia ngechat apa lagi,aku akan balas kalau aku sempat begitulah cletukku.

__ADS_1


aku dan Dinar buka toko jam 06.30 tepat memang agak telat soalnya biasanya kita buka jam 06.00 tapi tidak apa-apa soalnya ini hari Jumat biasanya toko memang sepi jadi buka agak siang sedikit tidak masalah.


seperti biasa kita mulai hari dengan bersih-bersih kita bagi tugas Dinar Yang nyapu aku yang ngepel agar pekerjaan juga cepat selesai.


kemudian dilanjut merapikan jualan dan juga ngisi barang-barang yang kosong,aku memang sudah terbiasa jadi bisa cepat melakukan nya sat set begitu lah bahasa gaulnya hehehe.


setelah semuanya dianggap sudah rapi kami ambil duduk dan minum karena sudah haus sekali rasanya, lanjut kita nyemil dulu mumpung sepi jadi bisa santai dulu,aku nyemil sambil main hp begitulah kebiasaan ku kalau istirahat.


ternyata sudah ada 3 pesan yang dia kirim aku tidak langsung membukanya karena aku mencoba untuk jadi cewek yang mahal, sekitar 30 menit aku buka pesan itu.


" maaf tadi saya minta nomormu dari dinar"


"gimana apa kamu mau, itung-itung tambah teman baru hehe".


begitulah tiga pesan yang dia kirim,aku hanya jawab seadanya dan terkesan cuek "iya" begitu lah jawabanku.karena aku juga tidak mudah akrab dengan orang baru jadi aku membalas nya apa adanya saja,aku tidak mau jadi orang yang sok asik karena jadi diri sendiri saja sudah cukup melelahkan apalagi harus jadi orang lain agar dianggap asik.

__ADS_1


Tak menyerah dengan jawabanku dia mulai membuka obrolan lagi.


"kamu orang mana?" tanyanya


" aku Kerek" jawabku singkat


" kerek itu masih Tuban ya? tanyanya lagi


"iya" jawabku


" disana ada bukit paralayang ya?"


" iya, kok tau?"


"aku pernah kesana"

__ADS_1


"Oalah"


begitulah obrolan kami siang tadi singkat memang tapi berkesan,dia tak pernah bosan dengan jawaban singkat ku, semakin aku jawab singkat semakin terus-menerus dia chat aku,


__ADS_2