Dewa Kematian

Dewa Kematian
22.MENUJU PUSAT KOTA


__ADS_3

Setelah selesai dengan urusan mereka masing masing. mereka memulai perjalanan ke pusat kota terlebih dahulu...


Untuk pengawal yang di rekomendasikan ayahnya su yi, di tolak oleh yun san dan su yi karna mereka ingin pergi berduaan.


"Kakak Yun san, Di depan adalah pusat kota.


Di dalam kota banyak kultivator kultivator hebat yang bersembunyi. jadi sebaiknya jangan lupa kata ayah untuk sembunyikan kultivasi kak yun san"...


"Baiklah, saya akan menurunkan ranah kultivasiku ke ranah tingkat perunggu agar supaya tidak jadi masalah" kata yun san.


Untung aku pernah belajar cara menyembunyikan ranah kultivasi waktu dulu.


jika tidak , bisa jadi masalah saat saat seperti ini.


memang guru tidak sia sia suru belajar waktu dulu. walaupun, menurut aku dengan menyembunyikan ranah kultivasi tidaklah penting.


Eeeh ternyata perluh juga..Huff memang dunia kultivator berbeda. aku pikir waktu dulu jika berbakat adalah berkat. ee ternyata berbakat bisa jadi malapetaka juga..


Aneh juga tapi harus di jalani. kata yun san dalam benaknya...


Tiba tiba yun san berkosentrasi dan mengfokuskan pikiran untuk menyembunyikan ranah kultivasinyaa..


"Wow kak yun san hebat.


Aku juga sebenarnya bingung bagaimana bisa cara untuk menyembunyikan ranah kultivasi".


"Aku hanya fokus untuk belajar untuk menjadi lebih kuat .Dan aku rasa juga bukan hanya aku saja .Tapi banyak kultivator kultivator lain tidak pernah belajar metode seperti itu".


"He he he Emang aku pernah berpikir begitu dulu. Tapi, guruku yang memaksaku untuk belajar waktu dulu."


"Sepertinya guru kak yun san sudah dapat membaca keadaan dunia kultivator jadi mengajarkan metode itu".

__ADS_1


"Pasti guru kak yun san orangnya hebat dan berpengalaman di dunia kultivator."


"jika bole tau siapa guru kak yun san .?"


"Maaf untuk saat ini aku tidak dapat memberi tau. Tapi, suatu saat jika waktunya tepat aku pasti akan kasih tau".


"Mmmh Baiklah."


"Kak, di depan adalah pintu gerbang masuk kota. Sepertinya kita akan mengantri masuk untuk sesat."


Setelah beberapa saat menunggu antrian dan antrian mereka pun tiba.


"katakan ada perluh apa kalian masuk kota.?" kata penjaga kota


"kami ingin pergi ke perguruan sakte surgawi. dan tujuan kami masuk kota untuk singga beristirahat."


"oh kalo gitu 20 koin perak per orang dan ingat jangan buat masalah di dalam kota". kata penjaga gerbang


mata penjaga langsung bersinar melihat koin emas. wajar mereka begitu karna jarang yang memberikan koin emas. kecuali keluarga bangsawan yang dermawan.


"he he he terimah kasih tuan muda .maaf yaa jika menyinggung tuan. kami hanya menjalankan tugas dari pemimpin kota".


"Tidak masalah. lagian kalian tidak menyinggungku".


"Silahkan masuk tuan dan nikmati hari hari kalian di kota ini". kata penjaga gerbang kota.


Yun san dan su yi masuk kota dan mereka terkejut karena banyak kultivator kultivator muda yang ke sana ke mari.


"Sepertinya benar kata ayah sudah banyak kultivator kultivator yang sudah sampai duluan".


"Ayok kita pergi cari penginapan terlebih dulu".kata su yi

__ADS_1


Mereka berjalan cari penginapan sambil menikmati keramaian kota tampa halangan.


Saat mereka berjalan berduan menikmati keramaian kota. tiba tiba mereka melihat gedung penginapan yang besar dan di saat mereka masuk...


"Apakah masih ada 2 kamar kosong .?".


"Maaf tuan untuk saat ini hanya tersisa 1 kamar yang kosong karna banyak yang sudah menempatinya dan itu pun kamar vip. Jika tuan mau kami akan menyiapkan ".


"Untuk harganya 1 malam 10 koin emas." kata pelayan itu.


"Baiklah kami ambil kamar vip itu. Dan ini 11 koin emas pembayaran kamar dan ambil saja kembaliannya".


mendengar perkataan yun san .tiba tiba su yi menjadi salah tingka dan pipinya memulai memerah tomat karna malu...


"Kak yun san".


"Sudah tidak apa apa. Nanti kamu akan mengerti nantinya".


"Tapi kak yun san.Bukankah ini agak berlebihan.?". bisik yu si ke yun san....


"Tenanglah tidak usa kuatir".


Di saat mereka berjalan menuju kamar penginapan, Su yi semakin gugup dan takut.


"tuan dan nona ini kamarnya silakan masuk.


Jika tuan membutuhkan sesuatu bisa katakan padaku atau pelayan lainnya." kata pelayan itu..


"Baiklah terimah kasih"


"Kak yun san sebaiknya kita bersihkan diri dulu dan mencari makanan untuk mengisi perut".

__ADS_1


"Baiklah sekalian aku juga akan mencari informasi".


__ADS_2