
"Nasibnya sekarang memang sepantasanya.Ini adalah takdir untuk seseorang yang telah mengotori nama keliarga kami!"
Ivan tertawa tebahak-bahak.
Pada saat itu,hati Fane sedang kacau.Gadis kecil kotor dengan pakaian penuh tambul sulama ini adalah putrinya sendiri?
Dia mengepalkan tinjuannya saat amaranh menguasai dirinya.Apa yang telah dialami selena dalam lima tahun terahir?
"Apakah kau akan memakannya? jika kau tidak memakannya,jangan pernah berpikir untuk bisa pergi dari sini!"
Ivan mengambil salah satu roti kotor yang di injak dan mengangkat Kylie dengan satu tanganny.Dia kemudian memasukan roti itu ke dalam mulut gadis kecil tersebut.
"Hiks,Hiks...Dasar kejam.Aku tidak akan makan.Aku tidak akan memakankannya.
Kaki gadis kecil itu menendang-nendang di udara. Salah satu tendangannya lalu memdarat dipakaian ivan.
"Dasar sialan. Kau cari mati ya. Apakah kau tau petapa mahalnya pakaiannya?"
Ivan melihat pakaiannya.Dia lalu dengan paksa melempar Kylie kesamping.
"Dasar kau binatang! dia keponakanmu! "
Pembunuh darah Fane langsung menonjol keluar dipelipisnya. Kylie bertubuh mungil. Jika dia terlempar seperti itu dan jatuh ketanah,bagaimana mungin dia baik-baik saja.
__ADS_1
Fane lalu melangkah dan berubah menjadi kelembutan yang muncul di depan ivan. Dia kemudian mengulurkan tangannya untuk menangkap kylie yang baru saja dilempar ivan.
"Ah!"
Kylie terkejut. Dia membuka mata besarnya yang terbelak dan menatap peria yang tampak pemberani itu.
"Paman,s-sipa kau?"
Kylie menatap Fane. jelas terlihat ada eksperesi ketakutan di wajahnya.
"Jangan takut,Kylie.Di masa depan, Tidak akan ada lagi berani menggangumu atau ibumu!"
Hati Fane bergetar saat naluri kebapaknan menyapunya. Anak ini adalah putrinya sendiri. Putri dengan selena.
"Sipa kau? berani-raninya kau ikut campur dalam urusan keluarga Taylor?"
Dalam kurun waktu lima tahun,Fane mengalami perubahan besar.Dia berubah dari seorang penganter barang biasa menjadi satu-satunya pejuang tertinggi Daxia.Ivan tidak dapat mengenalinya dalam waktu singkat.
"Hari ini aku pasti akan melibatkan diri dalam urusan keluarga Taylor!"
Fane menatapnya dengan tatapan dingin.Auranya yang telah ternoda denga. pertumpahan darah yang tak terhitung jumlahnya menyebapkan ivan mundur beberapa langkah karena ketakutan.
"Hari ini aku pasti akan melibatkan diri dalam urusan keluarga Taylor!"
__ADS_1
Fane menatapnya dengan tatapan dingin.Auranya yang telah ternoda denga. pertumpahan darah yang tak terhitung jumlahnya menyebapkan ivan mundur beberapa langkah karena ketakutan.
"Kylie, jangan takut. Aku akan melindungimu!"
Fane dengan penuh kasih sayang menatap kylie yang ada di pelukannya.Dia lalu dengan lembut menurunkannya kembali ke tanah.
"Apa yang kalian lakukan berdiri denan diam disana?patahkan tangan dan kaki berandelan ini!"
Melihat penjaga-penjaganya yang tinggi dan kuat,ivan merasa percaya diri.
"Dasar kau berandalan, kau benar-benar kurang ajar.Berani-beraninya kau ikut campur dengan urusan tuan muda taylor!"
Sekitar belasan penjaga lalu mengepung fane.
Bang,Bang,Bang!
Sayangnya,seblum ivan bisa melihat dengan jelas,para pejaga itu tergeletak ditanah.
"Ah,tangan ku!"
"kakiku, kakuiku!"
Dengan para penjaga yang terbring ditanah,ivan pun ketakutan dan warna mukanya pun memucat.
__ADS_1
"D-D-Dasar kau berandalan. Sipa kau?Aku adalah tuan muda keluarga Taylor.Segalanya tidak akan berakhir baik untukmu jika kau menyinggung perasanku!"
*like and komen*