Dewa Zhen Yuan

Dewa Zhen Yuan
Bab 26


__ADS_3

Sementara para tetua heran dengan sikap Du Lian yang tidak takut dengan para tetua dan atasannya. Beberapa dari mereka bahkan marah dan ingin menyerang Du Lian jika saja 8 tetua tertinggi tidak melarang mereka melakukan sesuatu yang besar.


“Benar kata tetua Du Lian, kita tidak dapat melakukan apapun untuk memanggil leluhur kembali lebih cepat! Namun saya yakin leluhur sudah mendapatkan firasat buruk tentang Spring House sebab ialah yang paling lama menjalin hubungan dengan rumah ini”


Seorang tetua tertinggi yang juga mengetahui tentang posisi Du Lian terhadap leluhur angkat bicara membersihkan nama Du Lian dari kecurigaan dan kemarahan banyak tetua disana.


“Tapi kita tidak bisa menunggu lebih lama! Formasi pertahanan hanya akan bertahan hingga lima jam jika terus menerus diserang oleh kultivator Bumi. Setelah itu kita harus memasukkan banyak sumber daya untuk tetap mengaktifkannya” salah satu tetua tertinggi membantah.


“Lalu kita harus bagaimana? Saya yakin orang diluar yang menjadi dalang dibalik semua ini adalah 8 rumah besar!”


Salah satu tetua kemudian menyarankan agar mereka menghubungi Kim House. Sebab tetua tersebut juga salah satu orang yang dekat dengan Kim House, apalagi beberapa tetua juga memiliki hubungan pernikahan dengannya.


“Meski kita memiliki banyak hubungan pernikahan dengan Kim House, namun tidak satupun dari mereka sekarang yang memberikan kami informasi ataupun datang dan menunjukkan wajah mereka. Ini saja sudah membuktikan bahwa Kim House tidak ingin membantu kita”


“Mungkin saja Kim House tidak membantu kita karena ia ditekan oleh dua rumah lainnya! Siapa yang tidak kenal dengan Flame dan Water House! Keduanya adalah dua rumah penguasa terkuat. Kim House pasti ditekan oleh keduanya” ucap tetua itu lagi. Ia tidak ingin menantunya yang kini berada di Kim House dianggap sebagai pengkhianat oleh banyak orang disini.

__ADS_1


Saat mereka sibuk berdebat, sebuah gemuruh besar terdengar dari arah luar wilayah Spring House. Sontak mereka semua keluar dengan tergesah- gesah sekaligus khawatir sesuatu yang buruk terjadi.


Namun ketika mereka tiba, semua orang dari Spring House jatuh terduduk dan bersyukur. Ini karena sosok yang mereka tunggu- tunggu, sosok penyelamat hidup mereka. Leluhur Spring telah datang dan memberi pelajaran pada sosok kultivator Bumi Sejati yang terus- menerus menyerang Spring House tanpa sebab.


“Saya tidak menyangka jika baru beberapa waktu meninggalkan Spring House, seorang sepertimu telah berani datang dan menindas rumahku?!” Nada yang dikeluarkan oleh leluhur Spring sebenarnya tidak terlalu keras, namun itu disertai dengan energi bumi yang sangat kuat hingga mampu mengguncangkan formasi pertahanan yang ada didepannya.


Adapun sosok kultivator Bumi Sejati yang ada disana gemetar ketakutan merasakan kekuatan leluhur Spring House yang maha kuasa didepannya. Sebelumnya ia telah menderita luka yang cukup parah karena serangan leluhur Spring House.


“Sialan! Mereka mengatakan bahwa leluhur Spring terluka parah dan tidak mampu menggunakan kekuatan penuhnya! Tapi yang saya lihat bukan hanya ia sehat tapi juga penuh dengan energi!” Kultivator Bumi Sejati mengumpat dalam hatinya.


Kultivator itu terdiam, ia adalah kultivator bayaran sehingga setelah ini tidak ada yang mampu melindunginya karena ia bergerak sendirian. Selain itu, ia juga menerima tawaran ini dari pihak lain menggunakan jalur bawah dan ilegal sehingga ia tidak bisa menuntut leluhur Spring pada pejabat Wilayah Teritorial.


“Maafkan saya tuan! Saya tidak bisa mengatakannya karena telah melakukan sumpah darah! Mohon maafkan saya” Demi kelangsungan hidupnya, kultivator itu bersujud didepan semua orang. Ia tidak lagi peduli dengan harkat dan martabatnya sebagai seorang kultivator Bumi Sejati.


Leluhur Spring berdehem dingin, “Kau sepertinya tidak akan mengatakannya, sebab itu hidupmu tidak akan berguna!”  Leluhur Spring menggeleng pelan. Ia melepaskan serangan yang kuat dimana seketika itu juga kultivator Bumi Sejati menghilang seolah ditelan bumi.

__ADS_1


Hanya angin sepoi- sepoi dan sebuah lubang besar menjadi saksi menghilangnya kultivator Bumi Sejati hari itu di depan wilayah Spring House. Tentu saja dektrit bumi diambil dengan cepat oleh sang leluhur dan tidak membiarkan hal itu berlama- lama disana.


Setelah itu, semua tetua bersuka cita dan menyambut leluhur agung mereka. Semua kekhawatiran dan ketakutan mereka sirna ketika melihat kekuatan yang diperlihatkan oleh leluhur mereka didepan semua orang.


“Saya ingin tidak akan ada perayaan sebelum Spring House menjadi penguasa tunggal Provinsi Huansen, juga mulai hari ini saya umumkan kalian harus bersiap untuk menjadi penguasa provinsi dimasa depan”


Meski mereka kembali skeptis mendengar ucapan leluhur Spring, tetap saja satu dua orang maju dan memberikan harapan yang sama. Leluhur juga menyadarinya namun ia tidak ambil pusing sebab tidak akan lama bagi semua orang memiliki harapan yang sama dengannya.


Sementara itu tidak sulit bagi delapan rumah lainnya mengetahui bahwa rencana mereka sepenuhnya telah gagal. Leluhur Spring bukannya tewas namun kembali dengan kekuatan yang jauh berlipat ganda. Oleh sebab itu Leluhur Api dan Air paling menyalahkan leluhur hitam karena rencananya telah gagal dan prediksi leluhur hitam tidak benar.


“Leluhur Spring tidak akan berani meminta pertanggung jawaban pada leluhur Api dan Air karena keduanya adalah kultivator Bumi lapisan Awal. Namun tidak dengan nasib leluhur lainnya apalagi empat leluhur yang kekuatannya hanya berada di ranah Bumi Maju.” Leluhur Kim menggeleng pelan di singgasananya mendengar berita tersebut.


Ia segera memerintahkan untuk mengirimkan berbagai macam hadiah dan karangan bunga untuk Spring House. Serta ia akan berkunjung secara pribadi bersama dengan berbagai macam hadiah tersebut dan menjelaskannya pada leluhur Spring.


Leluhur Kim sadar bahwa Leluhur Spring harus sekuat dirinya atau mungkin seperti leluhur Air dan Api untuk dapat terbebas dari kutukan leluhur hitam. Sebab itu ia tidak boleh hubungan antara dua rumah penguasa itu merenggang oleh kejadian ini.

__ADS_1


__ADS_2