DEWI PHOENIX API BIRU

DEWI PHOENIX API BIRU
46. Kematian Sesepuh Agung Ung Weng


__ADS_3

Aku berharap view novel ini sebanyak view di cerita Pedang Kaisar Naga Sejati.


Pembaca Pedang Kaisar Naga Sejati juga membaca Cerita Dewi Phoenix Api Biru .


Sehingga novel ini bisa terus berkembang ke arah yang lebih baik.


#######


Melihat Xiao Ling yang sudah terluka berat ,anggota sekte Gajah Dewa yang berjumlah hampir 20ribu orang dari tingkat dasar abadi awal hingga sampai tingkat abadi ke 9 meraung raung seperti sekumpulan binatang buas haus darah.


Pasukan pelempar kayu hitam lancip sudah berhenti,sekarang berganti serbuan hampir 20 ribu pasukan sekte Gajah Dewa dengan berbagai senjata di tangan mereka.


Xiao Ling bangun berdiri dengan napas memburu melihat serbuan anggota Sekte Gajah Dewa seperti sekumpulan binatang buas .


Pedang mutiara biru di tangan terangkat ke depan dengan kedua mata tertutup seperti ingin merasakan kekuatan teknik pedang yang akan segera dia keluarkan .


Seluruh tubuh nya membara di selimuti aura energi Biru tingkat awal kaisar.


"Teknik Pedang Jaring Energi Pedang Hong Meng!"


Seru Xiao Ling menggerakan pedang Mutiara Biru disertai kekuatan jiwa pedang tingkat awal.


Gerakan pedang sangat cepat seperti menaburkan cahaya kilat di seluruh tubuh Xiao Ling.


Cahaya kilat pedang itu melebar dan meluas seperti jaring ikan ke segala arah sekeliling.


Di saat yang bersamaan Ung Weng melompat ke atas udara seperti tembakan anak panah tepat di atas kepala Xiao Ling.


Serbuan hampir 20ribu orang dengan senjata lengkap di sambut jaring pedang Xiao Ling.


"Akhhhh....


!Akhhhhhhh...


Suara teriakan kematian terdengar memenuhi seluruh tempat pertarungan saat jaring pedang Energi Hong Meng menabrak ke arah tubuh mereka dan memotong tubuh mereka jadi serpihan kecil, darah dan daging berhamburan di mana mana .


Dua Tetua yang masih tersisa di tempat jauh sampai keluar keringat dingin melihat pasukan Sekte Gajah Dewa mereka yang berjumlah hampir 20ribu orang di potong potong jadi serpihan kecil dan dari mereka mati semua .


Serangan Jaring Pedang berlalu dengan cepat setelah membunuh semua orang yang datang menyerang.


Di saat itu dari atas udara sebuah bola besar energi berukuran hampir 3 meter bewarna putih menyerang turun sangat cepat ke arah Xiao Ling .


Ini adalah serangan membunuh dari Ung Weng yang memanfaatkan peluang setelah Xiao Ling membunuh pasukan Sekte Gajah Dewa sehingga dia memiliki kesempatan menghancurkan Xiao Ling dalam satu serangan terkuat untuk membunuh Xiao Ling dengan seluruh kekuatan tingkat ke 3 puncak kaisar.


Bagaimana pun hebat dan kuat nya Xiao Ling,Xiao Ling tidak memiliki kekuatan yang cukup kuat menghadapi kekuatan serangan tingkat ke 3 puncak kaisar karena Xiao Ling Hanya Berada di tingkat awal kaisar .


"Matilah dengan kehancuran ...!"


Teriak Ung Weng dengan suara keras dengan tapak kanan nya me dorongkan bola energi sebesar 3 meter ke arah Xiao Ling membuat Xiao Ling tidak memiliki kecepatan menghindar kecuali bertahan atau melawan dengan sekuat tenaga serangan dari Ung Weng.


"Aku akan mengadu nyawa dengan mu ..!!!"


Teriak Xiao Ling mengerahkan seluruh kekuatan tingkat kaisar awal dan memfokuskan pada semua energi nya pada tapak tangan kiri .

__ADS_1


Xiao Ling mempertaruhkan segala nya hidup dan mati pada teknik Jurus pedang Energi Hong Meng.


"Biar putri ini yang menghadapinya !"


Di saat yang sangat kritis tiba tiba terdengar suara putri Luo Ying di dalam pikiran Xiao Ling.


Dari cin cin penyimpanan Xiao Ling meluncur keluar lukisan Bunga persik.


Lukisan Bunga Persik itu membesar menjadi seperti layar lukisan bunga persik menahan pukulan bola energi sebesar 3 meter yang turun dari atas.


Whosssss.......


Pukulan energi bola yang sangat besar, amblas masuk ke dalam lukisan bunga persik dan hilang begitu saja di dalam sana .


Tidak ada ledakan tabrakan energi atau apapun yang terjadi .


"Artifak yang dapat menyerap serangan energi ,bagaimana mungkin gadis terkutuk ini memiliki artifak seperti ini...!"


Teriak dalam hati Ung Weng denga wajah kaget ,melihat seluruh energi bola energi amblas dan hilang tanpa bekas.


"Teknik Pedang energi Hong Meng!"


Teriak Xiao Ling memanfaatkan kelengahan Lawan yang berada kekagetan.


Pedang Energi besar terbentuk membelah lurus ke arah badan Ung Weng.


Dengan sekuat tenaga Ung Weng memperkuat energi pelindung nya namun itu tidak dalam keadaan energi penuh karena di kerahkan mendadak.


Brakkkkkk


Sinar energi pedang Hong Meng bergerak sangat cepat memotong tangan kanan Ung Weng hingga sepundak.


"Akhhhh......


Teriak kesakitan Ung Weng bergerak mundur sangat cepat saat berada di atas udara.


Darah muncrat dari lengan kanan nya yang terpotong seperti air mancur.


"Pergilah ke Neraka ...!


Teriak Xiao Ling ,langsung menggunakan teknik Mata ilusi bunga persik kepada Ung Weng.


Ung Weng yang sangat percaya diri dengan kekuatan jiwa dan kekuatan energi nya yang berada di tingkat ke 3 puncak kaisar.


Teknik ilusi Xiao Ling tidak akan dapat mempengaruhi pikiran nya dan teknik ilusi itu dapat dengan mudah dapat di patahkan ,sehingga dia merasa tidak perlu menggunakan pelindung mata Pemantul cahaya ilusi.


Tetapi perhitungan Ung Weng salah dan berakibat sangat fatal setelah Xiao Ling mencapai tingkat kaisar pertama kekuatan nya sudah meningkat beberapa kali lebih kuat teknik ilusi nya.


Tiba tiba pandangan mata Ung Weng Berputar ,penglihatan nya pada sekitar nya berubah jadi dunia yang sangat luar tanpa tepi dengan bunga persik yang terbang hamburan di atas udara.


"Teknik ilusi..!"


Seru dengan kaget Ung Weng Yang dapat menyadari apa yang telah terjadi pada nya saat ini.

__ADS_1


"Kekuatan Jiwa penghancur ilusi !"


Teriak Ung Weng sambil mengerahkan seluruh energi kekuatan jiwa nya untuk mendobrak pengaruh dunia ilusi pada pikiran dan pandangan mata nya.


Xiao Ling tidak membiarkan Ung Weng keluar dari pengaruh dunia ilusi dengan mudah.


Jari telunjuk tangan kiri nya menunjuk ke arah dada Ung Weng yang berada di atas udara.


"Peluru api biru!"


Teriak Xiao Ling.


Dari jari telunjuk Xiao Ling menembakan seberkas api biru sebesar kelereng yang bergerak sangat cepat ke arah dada Ung Weng.


Blasssss


Peluru api biru dengan tepat mengenai dada Ung Weng dan melesak ke dalam dengan api biru berkobar membakar dada Ung Weng yang besar.


Pada saat itu Ung Weng berusaha membebaskan diri dari pengaruh dunia ilusi.


Tubuh Ung Weng bergerak sangat cepat mendarat di atas tanah dengan dada masih berlobar api biru dari tembakan peluru api Xiao Ling.


"Pedang Perintah Kaisar !"


Teriak Xiao Ling menebaskan pedang Mutiara biru nya ke arah leher Ung Weng dengan serangan secepat kilat .


Di saat itu Baru saja Ung Weng baru membawa pikiran nya keluar dari dunia ilusi tetapi tiba tiba dia merasakan ada sesuatu yang membakar tubuh nya dan kemudian sesuatu yang sangat cepat melewati leher nya.


Berdiri terdiam Ung Weng di atas tanah dengan api kecil membakar dada nya yang besar .


Leher nya tiba tiba jatuh ke tanah di susul badan nya ambruk jatuh ke tanah dengan darah mengalir deras dari leher yang terpotong Oleh pedang Mutiara biru.


Tetua Ciu Song dan tetua Dan wu yang melihat kematian tragis sesepuh sekte mereka badan mereka gemetar ketakutan .


"Sesepuh telah terbunuh ,apa yang harus kita lakukan sekarang?"


Tanya Tetua Ciu Song yang jadi bingung dan tidak tahu harus melakukan apa ,antara melarikan diri atau bertarung sampai mati menghadapi Xiao Ling.


"Kita masih memiliki pasukan pemegang perisai pemantul ilusi,jangan Takut kepada wanita iblis ini,kita berdua adalah kaisar tingkat ke dua dan dia hanya berada di tingkat pertama kaisar,asalkan kita bisa membuka peluang dan mengatasi kekuatan serangan dunia ilusi,wanita iblis ini pasti bisa kita bunuh."


Kata Tetua Dan Wu dengan mata bersinar terang di penuhi kemarahan dan dendam membara.


Xiao Ling berdiri dengan napas memburu kelelahan ,ada bercak darah yang masih terlihat di pinggir mulut nya.


Untuk membunuh Sesepuh Agung Ung Weng Dia telah mengerahkan kekuatan energi dalam dan energi jiwa nya yang sangat besar di tambah saat ini sedang terluka membuat kondisi Xiao Ling cukup mengenaskan .


"ah..ah ...walau aku harus mati ke habisan tenaga ,semua orang yang terlibat kematian ibu ku harus mati semua ,dendam ini bagaikan api membara di dalam lautan jiwa ku."


Kata Xiao Ling dalam hati .


Melemparkan pedang nya ke atas udara dan pedang itu terbang di atas kepala Xiao Ling.


"kalian pikir ,perisai pemantul cahaya bisa melindungi kehidupan kalian dari teknik dunia ilusi ku,aku akan membakar kalian semua jadi abu!"kata Xiao Ling sambil bernapas memburu kelelahan .

__ADS_1


######


__ADS_2