Dia Miliku

Dia Miliku
Kak Renal


__ADS_3

"Selama ini,apa kau ada disini?"Tanyaku padanya


"Umm... memutuskan untuk tinggal di rumah kakakku"Jawabnya sambil menatapku


"Why?"


"Aku tidak bisa memberitahumu saat ini.Tapi saat waktunya yang tepat,aku akan memberitahumu oke"Jawabnya sambil mengelus rambutku


"Mmm"Aku mengangguk pelan


...


19.46


Ini sudah malam,apa mama tidak mencariku?Aku ingin pulang,tapi,kakak itu melarang ku.Aku harus terus berada di sisi Rival sebelum dia sembuh.Karena katanya


Rival sedang membutuhkanmu.Jangan pergi sebelum dia sembuh


Tapi mama?papa? Apa yang harus aku katakan saat pulang nanti...


"Yuri,tadi aku menelepon mama mu,dia baik baik saja kok"Ucap Tania dari belakangku.Seolah dia tau apa yang ada di pikiranku


"Oh,baiklah terimakasih...Lalu?Apa mama mengizinkanku untuk semua ini?"Tanyaku tentang tinggal di rumah kakaknya kak Rival untuk sementara


"Mama mu tidak melarangmu.Tenang saja"Jawabnya lagi


"Umm baiklah.Makasih kak"Kataku sambil tersenyum


"Oke!Oh iya,Yuri,kau mau ikut denganku?Hari ini temanku ulang tahun,dan pestanya di adakan jam 9 malam.Jika aku pergi sendiri,tidak akan seru"Ajaknya padaku


"Tapi,aku...aku tidak mempunyai gaun untuk kesana"Jawabku pelan


"Tidak apa,kau bisa memakai gaunku.Selama kau disini,pakailah pakaianku"

__ADS_1


"Benarkah?Apa tidak masalah?"Tanyaku lagi ragu


"Jangan sungkan.Anggap saja ini rumahmu"


"Baiklah,terimakasih kak!"Ucapku senang


"Tania.Panggil aku Tania.Umurku masih 19 tahun"


"Ah Baiklah"


Tidak ku sangka ternyata dia masih muda.Lalu?kenapa dia bisa menikah?apa jangan jangan...Stop berfikir negatif!


Sejak aku menginjak rumah ini,aku belum tau siapa nama kakak nya ka Rival.Lalu?apa aku harus memanggil om?kakak?Ah sebaiknya aku bertanya kepada kak Rival


Cklek...


"Yuri!"


"Tidak apa,ayo masuk"Katanya


Aku langsung masuk ke dalam kamarnya dan duduk di kursi dekat ranjang.Namun,bukanya bertanya,aku malah diam menunduk,sedangkan kak Rival menatapku seperti sedang menunggu kata yang keluar dari mulutku


"Yuri?Apa kau baik baik saja?"Tanya kak Rival yang melihatku melamun


"Ah kak...Umm"Jawabku ragu


"Rival saja.Tidak usah memakai kata 'kakak',lagian kita hanya beda setahun"Ucapnya


"I...Iya"


Setelah akhirnya aku mempunyai keberanian untuk bertanya...


"Kalau boleh tau,siapa nama kakak yang membawaku ke sini"Tanyaku

__ADS_1


gugup


"Oh,kak Renal.Dia kakaku"Jawabnya


"Ah kak Renal ya...Aku harus mengucapkan terimakasih padanya"Kataku


"Why?"


"Dia telah menyelamatkan ku"Jawabku


"Tidak usah.Lagian,kakaku tidak keberatan"Sambung Rival


"Tapi..."


Cklek...


"Ups!Maaf mengganggu hee"


"Ada apa?"Tanya Rival


"Yuri,dia akan ikut pesta denganku"Jawab Tania sambil berjalan masuk ke kamar


"Tapi aku..."Kata kata Rival terpotong oleh Tania begitu saja


"Maaf aku pinjam dulu! Nanti aku kembalikan ya...Byee"Tania menarik tanganku dan mengajakku ke kamarnya


Rival POV


Aku harus berusaha dari sekarang untuk mendapatkan Yuri kembali.Aku ingin menjadi suaminya ketika besar nanti.Meskipun kami masih sekolah,tapi aku yakin,kalau Yuri adalah jodohku.Aku akan menjaganya dengan baik.Yuri sangatlah populer,sehingga aku akan sangat sulit untuk mendapatkannya


Dear Author


Tolong kerja samanya ya Thor!Agar Yuri menjadi milikku Hee

__ADS_1


__ADS_2