
Dea menunggu noval di tempat biasa tak lama kemudian munculah sesosok pria bermotor dengan anak kecil diboncengnya.
Dea berjalan menghampiri dua orang itu
" Bang siapa ini anak kamu ..?" Tanya nya sambil berbisik seketika noval langsung menatap tajam dea . " Bikin sama kamu aja belom dek .." Canda nya sontak saja noval langsung mendapat cubitan di pinggangnya . " Shh sakit sakit ini anaknya kak intan ."Sambungnya lagi .
" Omm .. " Rafa menyenggol tubuh noval yang tengah sibuk bicara dengan kekasihnya itu .
" Hai ganteng nama nya siapa .. ?" Kata dea sambil memegang lembut pipi anak tampan itu.
" Aku rafa .." Jawabnya malu malu .
" Kenalin ini om rafa .. ayo om. " Perintah rafa menjabatkan tangan mereka ..
" Tante cantik namanya siapa? " Tanya nya dengan wajah yang menggemaskan.
" Nama aku dea .. " Balas dea dengan di iringi senyuman manis dari bibirnya .
" Ayo tante ikut rafa aja biar om yang anterin sekolah. " Ajak rafa yang menarik lengan jas seragam gadis itu ." Rafa emang anak baik .." Jawab dea sembari mengikuti anak itu tiba tiba anak itu berhenti berjalan dan mencoba mencium nya tapi noval menghentikan nya .
Tante ini punya nya om tahu .." Ucap noval dengan raut wajah tidak suka . Kemudian ia langsung mengangkat anak itu ke atas motornya . " Jangan genit genit sama pacar om .." Bisiknya . " Pacar itu apa ?" Tanya rafa dengan polosnya . " Ntar om jelasin kalo kamu udah gede .." Jawabnya .
Noval terheran heran melihat ponakan nya itu kenapa bisa langsung akrab dengan seseorang yang baru dia kenal.
" Sayang abang juga mau .." Ucap nya pelan sambil menoleh kearah dea saat dea sudah duduk di belakangnya . " Mau apa?" Tanya nya pelan . " Ehh bentar bentar di mata kamu ada apa itu coba sini abang lihat ." Dea pun langsung memajukan wajahnya tepat didepan mata noval . Melihat gadis itu menatap nya dengan dekat membuat nya malu dan sudah pasti jantungnya sudah tidak bisa ia kendalikan lagi ." Merem dek .." Suruhnya lagi padahal sebenarnya tidak ada apa apa di matanya sampai beberapa detik noval terus saja menatapnya dengan senyuman .
" Kenapa diem cep ..
Kata kata nya terpotong karena noval dengan cepat mencium keningnya dea yang merasa tengah di bohongi malah tertawa dalam hati dan tersipu malu .
" Omm cepetan dikit dong nanti terlambat."Bawel rafa . Noval pun menarik tangan dea agar memeluknya .
" Berasa keluarga bahagia ya kita .?" kata noval lirih saat menoleh ke belakang sambil menyentuh tangan yang tengah memeluknya .
Tak lama kemudian motor itu pun sampe di area dekat parkiran sekolah dea .
" Ini adek pegang hp abang.." Ucapnya memberikan hp ke tangan gadis itu . " Kalo rindu ntar ribet nanti .." Sambungnya lagi sambil tersenyum.
" Iyaa .. tapi abang gimana ?" Tanya dea yang belum turun dari sepedah . Noval memperlihatkan sebuah hp dari dalam saku jaketnya .
Tanpa gadis itu sadari sedari tadi noval diam diam berhasil mengambil beberapa foto nya.
Dea turun dari motor ." Sampai jumpa tante cantik ." Ucapnya ." Sampai ketemu lagi anak tampan." Balasnya .
lalu gadis itu kemudian mencium tangan noval dan berlalu pergi meninggalkan mereka berdua.
" Omm rafa mau sekolah disini aja deh ntar biar bisa ketemu lagi sama tante tadi .." Ucapnya dengan polosnya .
" Anak kecil itu nggak bisa sekolah disini tau .." Balas noval yang membuat rafa menjadi sedih ." Yaudah kita berangkat ke kantor om yuk disana banyak lo tante yang cantik cantik .." Bujuknya tak lama kemudian rafa pun menganggukkan kepalanya .
****
" Woii pacaran aja teros ." Ledek fina yang berjalan mensejajarinya .
" Nggak .. " Elak nya yang terus meneruskan jalan nya .
" Gue udah tau kali ." Goda fina membuat dea langsung menghentikan langkah kakinya .
" Lo tau apa fin?" Tanya nya sedikit khawatir.
" Gue tau kalo lo sama bang noval itu sebenarnya pacaran ." Ucap fina yang membuat dea kaget.
" Hah .. lo tahu dari mana coba ?" Tanya nya lagi . " Iya yang waktu lo ilang tu lo tau nggak si gimana bingungnya pacar lo nyari in lo kemana mana kemaren sampe sampe itu dia bela belain datang ke sekolah pagi pagi .
__ADS_1
" Iya bang noval emang orang baik fin. gue juga awalnya heran kenapa dia bisa sayang sama gue .. dan yang lebih parahnya lagi gue juga suka sama dia .." Curhatnya .
" Cinta emang datangnya mendadak de ." Sahut arya dari belakang sambil merangkulkan tangan ke bahu dua orang sahabatnya itu .
" Gua juga baru sadar kalo gua itu sebenarnya udah lama suka sama lo fin .." Sambungnya lagi
" Gue nggak mempan ar sama rayuan maut lo ." Ucap fina ketus sambil menghempaskan tangan arya yang merangkulnya lalu ia berjalan duluan . " Gua serius fina desinta maharani ." Ucap arya sambil menghentikan langkah kakinya berjalan .
" Sama sama saling sayang tapi nggak mau ngakuin .." Batin dea yang tengah berjalan menjauh dari mereka .
" Jangan pikir gue nggak tahu ya kalo lo kemaren mboncengin cewek pulang sekolah ." Kata fina nada bicaranya agak tinggi .
" Kemaren itu gue nolongin a.." Ucapnya terpotong . " Udah udah lo nggak perlu alasan lagi deh ar lebih baik kita ke kelas .
Bentar bentar apa si fina tadi cemburu ya kemaren pas dia lihat gue mboncengin cewek kalo dia cemburu berarti tandanya dia ada perasaan sayang dong sama gue ." Batin arya .
Mereka bertiga pun masuk kekelas dan duduk di bangku mereka masing masing .
" Eh fin lo di panggil pak tio tuh keruangan nya tuh ?" Ucap salah seorang perangkat kelas .
Akhirnya fina pun berjalan keluar kelas menuju kantor .
" Gimana lo udah jadian belom?" Ledek dea sambil menyenggol bahu sahabatnya nya itu .
" Boro boro de baru ngomong aja udah nggak percaya duluan ." Jawab arya sambil memijat kepalanya .
" Lo sih pake acara nggak peka peka dari dulu .." Ucap dea ." Tapi lo tetap harus semangat gue bakal selalu dukung lo ar karna cuma lo kayaknya yang pantes buat si fina."Lanjutnya lagi yang menyemangati arya .
" De.. lo harus bantuin gua pokoknya " Raut wajah arya terlihat sangat serius kali ini dia tidak sedang bercanda seperti arya yang seperti biasanya .
" Tapi lo beneran kan nggak main main sama fina ." Ucap dea yang kurang yakin pasalnya fina itu terus saja bercerita kalo arya itu seorang playboy .
" Bener de serius dah gue mah .. " Jawabnya dengan jelas.
Tak lama kemudian munculah pak tio fina dan juga murid baru perempuan . seketika kelas pun langsung ramain tak tekendali pasalnya murid baru itu sangatlah cantik modif keren berbeda jauh dengan gaya pakaian dengan gaya sekolahan mereka .
" Dewi silahkan kamu bisa duduk di sebelah dita .." Perintah pak tio .
Pak tio pun memulai pelajaran biologi nya .
Saat pak tio menerangkan dewi sibuk dengan hp nya saja dari tadi . "Bodo amat lah yang penting gue bisa dapet uang jajan lagi meskipun harus pindah sekolah kaya gini .." Batin nya dalam hati .
Di harapkan seluruh ketua kelas berkumpul di kantor untuk mengambil daftar absen bulan ini .. " Suara pemberitahuan lewat speaker .
Arya pun bangkit dari duduknya dan meminta izin pada pak tio untuk ke kantor .
Dewi yang mendengar pengumuman itupun langsung refleks memasukkan hp nya ke saku nya ia tidak sengaja melihat sekilas wajah seorang laki laki tampan sedang berbicara pada pak tio .
" Dita cowok itu siapa ya ganteng banget .."Tanya dewi.
" Itu ketua kelas kita namanya arya ." Jawab dita.
" Owhh arya . dia udah punya pacar belom ya dit?. Dewi terus saja melihat arya yang sedang berjalan keluar kelas .
" Kayaknya sih belom .
Fina yang melihat arya keluar kelas akhirnya bisa bernafas dengan lega karena sudah sejak tadi arya selalu menanyakan hal yang sama berulang kali padanya .
" Gue beneran suka sama lo " kalimat itu saja yang sejak tadi dia ucapkan tapi fina terus saja menghindarinya .
" lo kenapa si aneh banget ?" Tanya dea . dia merasa fina sangat aneh nggak biasa biasanya fina melamun seperti ini.
" Gue nggak papa .. " jawab fina singkat.
__ADS_1
Tak lama kemudian terdengar bel istirahat telah berbunyi .
Dea dan fina pun beranjak dari duduknya mereka rencana nya mau makan di kantin seperti biasanya tapi melihat arya yang belum kembali dari kantor dea dan fina memutuskan untuk menunggunya sebentar di dalam kelas.
" Dewi sini .." Ajak dea yang melihat dewi sendirian di bangku pojok belakang . dia pun ikut bergabung mengobrol panjang lebar dengan dea dan fina . tak lama kemudian munculah arya yang masuk kedalam kelas sambil memegang buku absensi siswa.
" Lah kalian nggak ke kantin ?" Tanya arya .
" Gue nungguin lo lah lo lama amat si di kantor .. " Jawab dea .
" Iya gue ngurusin absensi nya si dewi de .." Jelas arya sambil memberikan absensi nya ke tangan fina.
Sedangkan gadis yang bernama dewi itu terus saja menatap arya yang sedang bicara dengan dua gadis di sampingnya .
" Dewi salam kenal gua arya ketua kelas lo .."Sapa nya yang melihat dewi diantara dua sahabatnya .
" Iyaa .. " Jawab dewi .
" Arya ntar pulang sekolah belajar bareng yuk gue kan murid baru jadi belom punya buku sama sekali dan kata temen temen lo pinter jadi pas deh buat ngajarin gue . " Bujuk dewi dan arya mengiyakan saja toh dia hanya berusaha baik kepada setiap temanya dan lagi pula dia juga ketua kelas jadi itu sudah tanggung jawab nya..
Tak lama setelah mereka berdua mengobrol banyak sedikit tentang pelajaran akhirnya arya tersadar kalau dua orang teman nya sudah meninggalkan nya duluan ke kantin .
" Gue mau ke kantin ni lo mau ikut nggak.." Ucap Arya dan dewi pun mengangguk .
Entah kenapa ketika fina melihat arya bicara dengan dewi rasa kekesalan nya itu tiba tiba saja muncul begitu saja, sejak dari tadi fina memperhatikan gadis baru itu yang tatapan mata nya itu beda untuk arya . gadis itu melihat arya begitu lama entah apa yang ada dipikiran gadis itu.
Kemudian fina pun menarik tangan dea agar mengikutinya ke keluar kelas menjauh dari arya . " Lah si arya gimana fin?" Ucap dea . " Udah biarin aja lagian dia juga sibuk sama cewek baru itu ." Gerutu fina .
" Lo bener bener udah jatuh cinta fin sama si arya .." Jelas dea . Fina yang sedari tadi menggerutu akhirnya diam mendengar ucapan dea. " Kok lo bisa ngomong gitu sih de gue aja sama sekali nggak ngerti sama perasaan gua.. yang jelas gua sekarang kesel banget sama itu orang ." Ucap fina sambil terus menuangkan sambal ke mangkok bakso nya.
" Gila lo .. bisa sakit perut lo ntar udah jangan di makan . Dea menyingkirkan mangkok fina ke pinggir .
" Biarin gue lagi kesel . Fina pun memakan bakso nya dea hanya bisa geleng geleng kepala melihat kelakuan teman nya itu.
Sampai beberapa detik fina merasa sangat kepedesan dan tidak kuat .
" Airrr .. " Teriaknya arya yang melihat fina kepedesan akhirnya dengan cekatan dia mengambilkan nya air es .
Di minumlah air itu dengan segera tanpa melihat siapa yang memberikan nya .. " Huhh rasa nya sampe mau mati ." Gumamnya lirih .
" Pake sok sok an makan pedes sih ." Ucap arya di belakang kursinya membuat fina terlonjak kaget .
" Suka suka gue .. " Ucap fina nyolot .
dia berusaha beranjak berdiri tapi arya langsung menahan bahunya .
" Ini biar gue aja yang abisin .. " Ucapnya yang langsung mengambil mangkok di tangan fina.
Arya duduk di samping fina sedangkan dewi duduk di depan nya bersebelahan dengan dea.
Saat arya mulai memakan makanan yang sangat pedas ini fina mulai berusaha untuk kabur dari nya belum sempat ia berdiri sela sela jarinya sudah di genggam oleh arya karena refleks.
" Rasanya mau mati fin gue mohon lo jangan kabur bisa bisa gue mati disini ." Bisik arya .
Fina yang mendengarnya hanya diam tanpa menjawab tapi terlihat senyuman sekilas dari bibirnya dan tentu saja arya melihatnya .
Tak lama kemudian makanan ketiga gadis itu datang juga tak lupa makanan fina yang di pesankan oleh arya tadi.
"Sekarang lo pilih lo mau makan sendiri atau lo mau gue suapin didepan umum.." Ancamnya seketika itu juga fina pun mulai memakan makanan nya .
Bersambung..
Simak terus kelanjutan ceritanya ya ..
__ADS_1
Jangan lupa like dan komentar masukan nya .
Terima kasih .