Dijodohkan Dengan Guru Dingin & Galak

Dijodohkan Dengan Guru Dingin & Galak
Part 3


__ADS_3

"Iya pak, Dokter dan suster pun segera mendorong brankas tempat Justin yang terbaring lemah bibir yang pucat, ke ruang UGD.


"Dokter dan suster pun mengecek keadaan Justin di dalam ruangan UGD. Mereka bertiga menunggu di luar dengan serba panik, Pak Depri marah besar kepada muridnya yang tidak bejus mengurus dan menjaga anaknya Justin".


"Iya pak maafkan kami berdua, kami salah, kami lalai mengurus dan menjaga Justin pak. ucap Lilin sambil menangis kepada pak Depri.


"Agrahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh" Sial.


teriak pak Depri.


"Lilin dan Niken sambil menangis tertunduk".


"Tidak beberapa lama, Dokter pun keluar.


Maaf..... pasien yang bernama Justin anak Pak Depri sedang membutuhkan banyak darah," ucap dokter yang berada di depan pintu ruangan UGD."


"Apa golongan darahnya dokter ?"


tanya Lilin.


"Golongan darahnya B Nona," jawab dokter.


"Tapi golongan darah saya O dokter"


"Hahhhh ?.......... bukannya Justin anak Pak Depri ?"


tanya Lilin.


"Pertanyaan Lilin tidak dijawab oleh Depri, karena Justin memang bukan anak kandungnya."


"Dokter golongan darah saya juga B, saya yang akan memberikan separuhan darah saya kepada Justin !" ucap Niken kepada dokter itu.


"Tentu Nona, Siapa nama Nona ?" tanya Dokter kepada Niken.


"Niken Sukma Intan Pertama Laila,"


jawab Niken.


"Niken pun menyumbangkan sebagian darahnya kepada Justin."


"Pak Depri !! Justin selamat,"

__ADS_1


ucap dokter kepada Depri.


"Mereka pun sangat bahagia mendengar kabar dari dokter bahwa Justin selamat, mereka pun langsung masuk ke ruang Justin untuk melihat keadaan Justin."


"Ibu.... Ibu.... Ibu.... Ibu....hiks..... hiks.....hiks.....


teriak lirih Justin."


"Siapa kalian..... ? "


"Ayah...... siapa mereka.....?"


tanya Justin.


"Dok.........!" teriak Lilin memangil dokter.


"Owh iya maaf Pak Depri dan Nona Lilin, Nona Niken, saya lupa memberitahukan bahwa Justin anak Pak Depri, terkena sebuah benturan yang lumayan keras, jadi Justin hanya bisa mengingat separuh dalam hidupnya," jelas dokter.


"Kalau begitu saya permisi pamit dulu Pak Depri dan Nona - nona, pergi untuk memeriksa keadaan pasien yang lainnya."


"Owh.... Iya Dokter terimakasih 🙏."


"Di dalam ruangan itu Pak Depri, Justin yang masih terbaring lemah, Lilin, dan Niken."


"Lilin dan Niken sangat terkejut,


begitu juga Depri.


"Lilin ikut aku keluar,"


ajak Depri kepada Lilin.


"mereka berdua berjalan d koridor di rumah sakit, setelah sampai di taman rumah sakit AR Bunda."


"Depri langsung melepaskan tangannya dari Lilin dengan kasar."


"Justin kecelakaan gara - gara kamu.....!


dan sekarang kamu harus bertanggung jawab....!


menjadi ibunya Justin sampai Justin sembuh."

__ADS_1


Bentak Depri marah.


"Saya mengaku salah pak.........


tapi tolong jangan beri saya hukuman tanggung jawab menjadi ibunya Justin, bagi saya bukanlah hal yang mudah bagi saya pak !"


"Tidak ada syarat lain lagi,


Lilin saya memberikan waktu kepada mu hanya 5 menit untuk berpikir dari sekarang," ucap Depri pelan.


"Lilin hanya terdiam dan berpikir sejenak......"


"Bagaimana ini apa yang harus ku katakan pada ibu..... tapi kalau aku menolak bagaimana nasib Justin," batin Lilin.


"Emzzzzz...... Baiklah aku setuju,"


jawab Lilin langsung pergi meninggalkan Depri.


______________*********_______********_______________


Dukun karya Author,


Jagan lupa tinggalkan jejak kalian,


Dan Like, komentar,


dan jangan lupa Votenya.


Terimakasih 🙏


********************************************************____________________________________________________********************************************************


____________________________________________________


Gimana nih kalau kalian ada di posisi Lilin dan Niken ?


Sabar yah nunggu


Depri sama Lilin dijodohin.


Komen dan Like tinggalkan jejak, jangan lupa juga Votenya,

__ADS_1


Dukung karya pertama Author yang masih pemula.


__ADS_2