
Mentari pagi mengusik tidur pengantin wanita itu... Bella langsung bangun dan menepuk pipinya ia berharap bahwa yang dilihat nya semalam adalah mimpi... Dan bundanya masih hidup... Ya itulah harapan Bella saat ini
"Bell..kamu udah bangun.." ucap Alex sambil membawa sarapan untuk Bella
"Lexx...kenapa kamu pake baju hitam kaya gitu?..."
Tanya Bella curiga
" Bell... Kamu harus tabah...kau harus sabar bell... ikhlaskan bunda kamu bell..."
Ucap Alex menenangkan Bella
" Gak...gakk...Lex...bunda gak mungkin pergi... Aku baru semalam ngasih bunda tempat tinggal Lex..gak mungkin..!!!"
Ucap Bella terisak
"Bella.....sabar bell.."
Ucap Alex memeluk tubuh Bella
Bella manangis didalam pelukam Alex ia menumpahkan semua kesedihan nya pada Alex yang terus memeluknya dan memberikannya ketenangan
**
Bella sudah ada di depan makam yang bertuliskan FATIMAH AZ-ZAHRA hati Bella begitu tersayat nya hati Bella saat melihat makam itu... Belum sempat lagi Bella untuk merasakan kasih sayang bunda nya bahkan belum juga bisa Bella membahagiakan bundanya itu dan sekarang Bella sudah melihat bundanya terkubur didalam tanah...
Bella menangis meremas tanah kuburan Fatimah, rasanya sangat cepat bundanya itu pergi bahkan baru kemarin Bundanya itu datang dan ingin kembali lagi dengan Bella dan ayahnya tapi sekarang.... Bundanya itu sudah pergi lebih dulu...
"Bunda... Bunda yang tenang ya disana.... Bella sama ayah maafin bunda kok... Bunda tetap bundanya Bella untuk selamanya...."
__ADS_1
Ucap Bella sambil mencium batu nisan Fatimah....
***
Setelah menghabiskan waktu sekitar 1 Jam di makam Fatimah akhirnya Bella dan Alex pulang kembali kerumah mereka...tapi sebelum itu Bella ingin pergi ke rumah ayahnya karna ada barang yang harus di ambil
"Ayah... Bella pulang..."
Ucap Bella memasuki rumah ayahnya
" Bella... Ada barang yang ketinggalan?"
Tanya Anton menebak
" Ehm..iya yah.. mau ambil barang.."
"Bella... Ikhlas kan bunda mu ya nak... bundamu sudah tenang disana..."
Ucap Anton memberi nasihat kepada putrinya itu...
" Ehmm..iya ayahh..."
Ucap Bella sambil mengusap matanya yang berair kembali
" Ini... Ada surat untuk Bella dari bunda..."
Ucap Anton menyerahkan secarik kertas pink yang terlipat cantik...
" Untuk Bella ayah?... Dari bunda?... Terimakasih ayah"
__ADS_1
Ucap Bella mengambil keras itu dan menetes kan satu air matanya
***
Bella sudah sampai dirumah barunya dan juga Alex... Saat ini Bella sedang duduk dikamar menunggu Alex selesai mandi..
Bella teringat dengan secarik kertas yang diberikan oleh ayahnya tadi.. dan ia langsung mencari kertas itu didalam tas nya
" Nah ketemu juga"
Ucap Bella memegang kertas pink yang cantik itu...
Bella membuka dengan perlahan dan membaca nya
Dear... Anakku Isabella Bella....
Hai putri bunda...
Gimana kabarnya nak?... Kamu baikkan? Bunda selalu berdoa agar kamu diberikan kebahagian nak... Begitu juga dengan ayahmu. Bella... Tentang apa yang bunda bilang waktu itu didepan suami bunda dan juga kakek unjin... Itu semua drama bunda nak... Bunda sengaja untuk tidak mengakui kamu sebagai anak bunda... Kamu tau kenapa Bella?... Karan bunda gak mau kamu celaka... Jika Bunda tetap menerima kamu dan mengakui kamu sebagai anak bunda... Maka kamu dan ayah kamu akan menjadi sasaran bagi kakek unjin. Bella mengerti lah nak... Sesungguhnya bunda sangat menyangi kamu juga ayahmu...kalian tetap keluarga yang paling bunda rindukan Juga bunda sayangi... Kamu tau Bella? Saat kami datang kepada bunda... Bunda ingin sekali memeluk kamu nak... Bunda sangat rindu kepada putri kecil bundaa.... Bunda tidak pernah lupa dengan kamu nak...kamu tetap anak bunda...anak yang lahir dari rahim bunda...anak yang menyusu dari darah bunda... Bella... Bunda seperti ini juga terpaksa nak... Kamu harus tau... Bunda tidak pernah lupa akan kamu ataupun ayah mu... Kamu adalah cintanya bunda nak... Kamu permatanya bunda.... Pasti kamu ingin sekali kan dipeluka bunda bel??... Maafkan bunda ya Bella sayang... Kamu harus menerima kenyataan pahit ini sendirian... Tapi kamu harus selalu ingat Bella... Kamu adalah anak bunda... Kamu kesayangan bunda...Kamu sangat berarti bagi bunda... Walaupun saat kamu membaca ini bunda sudah tidak ada di dunia ini... Bunda akan selalu menjaga kamu dari atas nak... Bunda sayang sekali dengan Bella....dan tolong nak jangan benci bunda..
Salam hangat untuk Isabella dari
Bunda Fatimah Az-Zahra
Ingat nak...bunda selalu sayang
Kamu lebih dari diri bunda...
Bella telah selesai membaca surat dari bundanya, tangis Bella sangat pecah saat itu juga... Bella tak menyangka bahwa bunda nya menyembunyikan ini semua darinya dan juga ayahnya... Hati Bella benar benar terasa mati... Bella Tak henti hentinya menangis dan memeluk secarik kertas itu... Kertas itu berawna pink dan itu warna favorit nya dan bundanya tau akan hal itu...
__ADS_1