
"hm.. Hitoshi..tanganku.. " ucap Mina gugup karna tangannya masih dipegang oleh Hitoshi sambil berjalan, Hitoshi yang menyadari nya lalu berhenti dan melepaskan tangan Mina dari genggaman nya
"ah.. maaf.. " Hitoshi memalingkan wajahnya
"itu.. kenapa kau ada direstoran tempat ku bekerja?? apa karna Ryuko san yang meminta mu menjemput ku lagi? "
Hitoshi diam sejenak menatap wajah Mina
"tidak,ini karna kemauan ku sendiri.. " ucap Hitoshi sambil perlahan mulai melangkahkan kakinya kembali berjalan didepan Mina
"a... apa maksudmu?? "
"Jangan tanya.. "
Mendengar jawaban Hitoshi malah membuat Mina semakin bingung dengan nya,sangat mengherankan melihat orang yang dingin tiba tiba bergerak atas kemauan nya sendiri
Tanpa berkata kata apa apa lagi Mina ikut berjalan dibelakang Hitoshi.
Dia tidak tau lagi harus mengatakan apa, entah mengapa situasi nya kini menjadi sangat canggung bagi keduanya
…
Saat sampai di penginapan, Hitoshi berhenti dan menatap Mina sejenak
"Dengar...jangan ketiduran disembarangan tempat..kau tidak tau apa yang akan terjadi jika kau terus begitu.. " Di mengatakan nya dengan menatap Mina sejenak dan membalikkan badan lalu pergi tanpa sepatah kata apa pun lagi
Mina yang kaget hanya terdiam membeku tanpa sepatah kata pun karna kaget atas perkataan Hitoshi
'apa dia mengawasi ku dari tadi? ●_●'
Mina membual sendiri..dia masih berusaha memproses apa yang Hitoshi katakan
'Seperti..... perhatian?
apa itu kata yang tepat? untuk Hitoshi seorang paling dingin yang pernah ku temui? '
'tidak tidak pasti bukan begitu kan ๏_๏'
Mina tersadar dari lamunannya dan bergegas masuk kekamar
…
Beberapa hari kemudian, kelompok sosialisasi mereka mengadakan pertemuan untuk memberikan arahan kepada anggota-anggota baru seperti Mina dan Riku
"ahh.. kita benar benar akan terlambat!!" ucap Riku yang berlari bersama Mina tergesa gesa
mereka baru saja pulang dari kampus dan langsung bergegas kesebuah restoran tempat pertemuan diadakan
"kau benar! kita akan memberi kesan buruk dihari pertama!! "
Saat sampai direstoran mereka langsung menghampiri para anggota lain untuk bergabung
"ah m.. maaf kami terlambat" ucap mina sambil membungkuk pada semua orang diikuti oleh Riku
__ADS_1
"kalian anggota baru bukan? kali ini aku maafkan tapi jangan diulangi lagi,mengerti?!" ucap seorang perempuan yang ternyata adalah ketua dari tom sosialisasi itu.
"baik!!" ucap keduanya serentak
mereka langsung duduk dikursi kosong yang sudah disiapkan, semua mata tertuju pada mereka sejenak tak terkecuali Hitoshi yang sudah berada disana
"ahh Hitoshi melihatku!!" bisik Mina pelan kepada Riku
"tenang saja.. "
Setelah perkenalan diri, ketua organisasi mulai Bicara
"Baiklah semuanya aku ada informasi penting bagi kalian semua. besok kita akan melaksanakan kegiatan sosialisasi disebuah tk untuk 1 bulan kedepan kita akan tetap disana untuk mengawasi sekaligus untuk menjadi guru di Tk xxx,jadi mohon untuk kerja sama nya untuk menjaga para murid dengan sabar dan semangat kita pasti berhasil!! " ucap sang ketua kepada para anggota dengan semangat
"Siap!! " ucap para anggota serentak
tak berapa lama kemudian, Pertemuan
dibubarkan. Mina dan Riku sudah akan pergi saat akan keluar mereka berpaspasan dengan Kurou.
"Tak kusangka kau datang kemari, Padahal aku harap kau tidak ikut kesini" ucap Kurou mulai memulai perang dunia kedua
"Ah.. lihat siapa ini.. si LELAKI MENYEBALKAN!" Riku mengeraskan suaranya diakhir kata
"Kau memancing ku ya?? " ucap Kurou meninggikan alisnya
"hah aku? bukannya kau yang tiba tiba muncul dan memulai pembicaraan ini" ucap Riku mulai kesal
Mina yang ada diantara perdebatan mereka berdua tidak mau ikut campur dan mundur beberapa langkah
Setelah melihat sekeliling, mata Mina terhenti pada dua orang yang tak jauh darinya
itu adalah Mina dan salah satu perempuan anggota organisasi. Mereka terlihat sedang mengobrol bersama
Mina yang melihat nya dari kejauhan merasa sedikit kesal.
"kenapa rasanya aneh sekali, dada ku terasa sesak.. ini.. kenapa Hitoshi terlihat dekat sekali dengan perempuan itu.. " ucap Mina berbicara sendiri melihat pemandangan didepannya
"Mina!" ucap Riku mengejutkan mina dari belakang
"Riku! kau mengagetkan ku!"
"hehe lagian kok kamu melamun gitu ada apa" mata Rikupun ikut tertuju pada Hitoshi
"Hitoshi? dia..tumben sekali dia mau bicara dengan orang lain terutama seorang perempuan..ohhh.. aku paham.. Mina! kau cemburu ya..?" Ujar Riku yang melihat wajah Mina cemberut
"Ce.. cemburu? yang benar saja! aku gak cemburu kok"
"tapi wajahmu berkata lain"
"apa.. ada apa dengan wajahku??!"
"hahaha kalau kau penasaran kenapa tidak tanya saja langsung kepada Hitoshi?"
__ADS_1
"tanya apa??"
"siapakah perempuan yang begitu dekat dengannya itu~"
"u-untuk apa aku menanyakan nya"
"ya.. terserah kau saja sih, oh dia kesini.. Mina aku pulang duluan ya.. sampai jumpa besok~" Riku yang menyadari Hitoshi mulai mendekati mereka berdua langsung memutuskan untuk pulang duluan membiarkan dua sejoli ini.
"eh..Riku!! hmm Hitoshi..k-kau belum pulang?"
"aku baru saja akan pulang, ayo pulang bersama hari mulai gelap"
"ah baiklah"
Mina pun mengikuti Hitoshi berjalan dari belakang nya
Mina masih memikirkan tentang perempuan yang bersama Hitoshi tadi, kenapa dia bisa begitu dekat dengan Hitoshi? Hitoshi yang biasanya jarang mengobrol dengan orang lain tetapi jika bersama perempuan itu Hitoshi seperti biasa saja mengobrol dengannya..bagaimana mungkin itu??
itulah yang ada dibenak Mina sekarang sambil berjalan dibelakang Hitoshi ia terus memikirkan itu semua
Mina tau dirinya penasaran sekali siapa perempuan tadi, dan ia tak bisa mengelak dari pendapat Riku bahwa dirinya jelas cemburu. Mengapa perempuan lain bisa sangat dekat dengan Hitoshi,sedangkan dirinya saja untuk mengobrol biasa saja tak bisa
Sampai pada Akhir nya ditengah perjalanan pulang langkah kaki Hitoshi terhenti dan ia berbalik menatap Mina
"apa ada yang salah? kulihat kau dari tadi hanya melamun.. itu tak seperti kau biasanya"
Mina yang kaget langsung tersentak dari lamunannya sendiri
ia ingin bertanya kepada Hitoshi siapa perempuan yang begitu dekat dengannya tadi tapi ia tidak bisa mengatakan nya ia terlalu malu untuk bertanya
"eh.. ti-tidak apa apa jangan khawatir kan aku"
Jawaban yang diharapkan Hitoshi bukanlah seperti itu ia tau kalau Mina sedang memikirkan sesuatu. wajah Mina dan matanya mengatakan itu semua
"Kau tau? ku kira kau adalah orang yang selalu ceria dan gembira setiap harinya, tapi setelah melihat mu sekarang seperti nya manusia memang selalu punya saat dimana mereka tidak memiliki itu semua"
Hitoshi berkata sambil menatap mata Mina.
Mina tak tau apa yang dipikirkan kulkas 1000 pintu didepannya ini, apa dia tau kalau Mina cemburu?
"a-apa maksudmu"
"sepertinya kau punya masalah yang tak bisa diceritakan ya?"
Mina kaget mendengar Hitoshi, dan kini Mina tau sepertinya wajahnya memang tak dapat bekerja sama dengannya
"i-itu bukan masalah besar jadi tidak perlu Dipikir kan"
Hitoshi berbalik kejalan dan kini hanya punggung nya yang tegap yang dilihat oleh Mina
" kau bisa bicarakan padaku, mungkin aku bisa membantu mu" Hitoshi berkata dengan suara pelan dan mulai kembali berjalan kedepan
Mina hanya terdiam. walau suara Hitoshi pelan itu masih terjangkau oleh pendengaran Mina.
__ADS_1
'kau ingin membantu ku?? masalahku itu adalah dirimu tau!!!( TДT)' batin Mina
ia lalu melanjutkan perjalanan pulang dengan mengikuti Hitoshi dari belakang. kini mereka benar benar diam tanpa ada pembicaraan apa pun hingga sampai kepenginapan.