Dimensi Waktu

Dimensi Waktu
chapter 4


__ADS_3

Cklek


"siapa? eh tapi apartemen ini kan ada kata sandi nya mana mungkin ada orang lain bisa masuk kecuali aku, atau jangan jangan dia pencuri yang membobol kata sandi pintu rumah ku" tebak jae sung


jae sung pun mengambil sesuatu untuk memukuli pencuri itu


jae sung berjalan menindik nindik seperti dia yang pencuri nya tapi apa boleh buat agar dia tidak ketawan si pencuri nya kalau dia ingin mengebuki pencuri yang berani beraninya masuk ke dalam apartemennya


"suara itu berasa dari dalam kamar, ruang kerja ku" kata jae sung pelan


dengan pelan pelan dia membuka pintu kamar itu dan yang benar saja ia melihat seorang wanita berpakaian warna putih dan berambut panjang warna hitam agak kecoklatan itu lagi duduk


jae sung hanya melihat itu semua dari belakang dia tidak tahu pasti wanita itu siapa yang jelas dia tidak mengenalnya


'dia siapa' batin jae sung sambil bergemetar dan badannya sekarang lemas


'apa dia seorang.....................


............. hantu' batinnya lagi


" seorang penghianat tidak akan pernah mengakui penghianat an yang ia lakukan kepada kekasihnya" kata wanita itu


"kasus pembunuhan kakaknya tidak kunjung selesai selesai karna sang penghianat itu tidak berani mengungkapkan hal yang sebenarnya terjadi kepada kakaknya itu" katanya lagi


"apakah kau tahu gadis malang yang kau belum selesai kan kasusnya itu sekarang dia lagi depresi, apakah kau tidak ingin menghiburnya, apakah kau aka membiarkan dia seperti itu terus atas apa yang dilakukan kekasihnya itu?" katanya dia yang ke 2 kalinya


"siapa kau?" kata jae sung kepada wanita itu


karna wanita itu tidak mendengarnya dia mengetuk ketuk pintu kamarnya lumayan keras


*tok


tok


tok


tok*


"kau sebenarnya siapa, berani sekali masuk ke dalam ruangan kerjaku" kata jae sung lagi


karna perempuan itu tidak menjawabnya, dia pun pergi ke ruang tengah untuk menonton televisi film yang tadi dengan keadaan yang masih bergemetar


...****************...


Na Yeon berbalik ke belakang karena tadi dia mendengar orang mengetuk ketuk pintunya itu namun ternyata tidak ada orang disana dan akhirnya dia kembali menulis cerita novelnya lagi dengan memakai airphon itu lagi

__ADS_1


NA Yeon melepaskan masker topeng nya itu karena waktu untuk memakai masker itu sudah habis dan ia membuangnya


setelah membung masker itu dia memijat pijat wajahnya itu dengan pelan agar gel yang ada di masker tadi berfungsi dengan baik di wajahnya


setelah itu dia melanjutkan menulis cerita novel dia kembali


...****************...


"wanita itu siapa? ah tidak seertinya aku kebanyakan minum tadi" kata jae sung


karena dia sudah mengantuk dia pun pergi ke kamar tidurnya untuk tidur mengistirahatkan otak, pikiran dan badannya


beberapa jam kemudian


(pagi or morning)


pagi hari jae sung sudah mandi dan ingin memasak untuk dirinya sendiri


bagaimana lagi dia juga seorang diri di apartemen nya ini dan tidak seperti biasanya, biasanya jae sung bangun jam 6.00 pagi dan sekarang masih jam 5.00 pagi dan dia pun sudah mandi tapi itu tidak masalah yang penting dia bangun dari pada dia tidak bangun


selesai ia memakan makanan yang ia masak tadi dia menonton televisi karna ini masih pagi sekali masih pukul 5.35 a.m dan dia berangkat kerjanya pukul 6.30 dan dia masih memiliki waktu sekitar 1 jam lebih


jadi dia memutuskan untuk menonton siaran berita di pagi hari ini


drt drt


jae sung pun mengambil handphone nya dan mengangkat telepon itu ternya dari atasan kerjanya


"halo"


"...."


"oke"


Tut Tut


" masih pagi juga, tapi nanti meeting pasti mereka akan membahas kasus yang aku selesaikan kali ini" kata jae sung


"auah, aku tidak peduli" katanya lagi


pukul 8.56........


"bagaimana kau bisa membuat kesalahan seperti itu jae sung " kata atasannya nya itu dengan tegas dan kedudukannya lebih tinggi dia sih tapi ya gitu jae sung tidak takut selama dia merasa benar


"iya aku tahu, aku akan selesai kan kasus min jee dengan baik sama seperti sebelumnya" jawab jae sung tak kalah tegasnya

__ADS_1


"kau berani seperti itu kepada ku" kata atasannya itu lagi


"kenapa aku tidak berani, aku tidak merasa bersalah kepada mu" jawab jae sung


"kau yang benar saja" kata atasannya itu bergegas ingin menghajar jae sung tapi di halangi oleh pengacara di sebelah dan juga asisten jae sung


"aku akan buktikan kepada kalian semua kalau aku bisa selesai kan kasus ku itu sendiri" kata jae sung


karena dia tahu kalau mereka semua membantu nya maka masalah min jee tidak akan selesai mereka hanya memperburuk keadaan saja waktu itu juga sudah pernah kejadian seperti ini mereka semua membantu jae sung tapi masalahnya malah semakin besar alhasil dia juga harus menyelesaikan 2 kasus sekaligus yaitu kasus klaennya dan kasus yang telah mereka buat itu


"dasar keras kepala" kata atasannya itu dengan keras dan tegas


"aku tidak perlu bantuan mu, kalau kau bantu aku nanti kau malah memperburuk keadaan saja" kata jae sung


"kau berani beraninya berbicara seperti itu kepada ku" kata atasannya


"aku akan selesaikan kasus ku sendiri tanpa bantuan dari mu" kata jae sung dan langsung pergi meninggalkan ruangan meeting itu bersama asisten nya dari belakang


"maaf kan atasan ku" kata asisten nya itu sambil membungkuk dan langsung pergi tanpa mendengarkan mereka berbicara apa


"lebih baik kau keluar saja dari perusahaan ini jae sung" kata atasannya itu berteriak


jae sung masih bisa mendengarnya karena dia masih satu langkah keluar dari ruangan meeting itu dan ditambah lagi pintunya belum tertutup tapi jae sung tidak menghiraukannya dia terus saja berjalan


"kau seharusnya tidak berbicara seperti itu tadi jae sung" kata Jung soung (sekertaris nya atau asistennya)


"iya aku tahu, seharusnya aku tidak berbicara seperti itu tapi bagaimana lagi dia ngeselin banget" kata jae sung


mereka berdua masih berjalan menuju tempat pengambilan barang kerja mereka karena jae sung ingin keluar dari perusahaan itu dan dia ingin menjadi pengacara tanpa berada di naungan perusahaan


jae sung dan Jung soung sudah mengambil barang barangnya dan pergi menuju lift


Jung soung ingin memencet tombol lantai satu tapi jae sung menghalangi nya meskipun begitu Jung soung tetap saja bisa memencet tombol itu


" biar aku saja, kan sudah terbiasa jadi biarkan aku saja kak" kata Jung soung


Jung soung itu sebenarnya adalah adeknya sendiri yang ingin bekerja sebagai asistennya tapi dulu pernah menyuruhnya bekerja di perkantoran saja tapi dia menolak ya sudah jae sung menuruti apa yang di inginkan adeknya itu


mereka pun masuk kedalam lift itu karna sudah terbuka


thank you for reading


see you next time


jangan lupa masukkan ke halaman favorit kalian terimakasih

__ADS_1


__ADS_2