
Peperangan terjadi kembali, sekian lama negeri ke negeri damai dan tenang. namun pada tahun 127, Negeri Moonius meminta penyatuan antara Negeri Dhasna dan pulau Matahan untuk mempermudah transportasi antar negeri.
karena di planet Eklesian, mayoritas penduduk nya masih berjalan kaki dan berkuda, hanya ada alat transportasi paling modern, dinamakan berda, atau besi beroda yang di temukan ilmuan dari negeri Maroon pada tahun 125.
Sebuah alat transportasi berbentuk satuan besi segitiga sama kaki dengan 2 roda, dan 1 dudukan panjang, di lengkapi dengan alat kendali di depan yang sudah menyatu dengan roda depan.
Cara menggunakannya dengan cara duduk di dudukan, dan memegang kendali dan mendorong dengan kaki, dan melaju dengan kecepatan kurang lebih 272 Km/ Jam, tergantung penguna dan merk berda yang dimiliki.
Namun hanya kalangan menengah keatas yang dapat memilikinya, karena harganya yang fantastis,
Hanya beberapa negeri yang sudah mendapatkan nya, karena itu Moonius belum bisa mendapatkan fasilitas berda, karena belum memiliki jalanan yang lancar, dan mayoritas penduduk nya memiliki penglihatan yang buruk
Karena produksi berda hanya di produksi di maroon dan gameron, oleh karena itu Negeri Moonius meminta penyatuan jalan, dan membangun jembatan antar negeri yang berdekatan, namun Dhasna menolaknya mentah mentah
Negeri Dhasna saat itu di pimpin oleh Banyu lexyus wg dari suku WaterGod, yang tidak ingin kedamaian di negeri nya di usik oleh negeri lain. karena salah satu dari suku WaterGod akan mencalonkan menjadi Manusia raja pertama yang ada di negeri Dhasna
Suku WaterGod, termasuk dari Suku yang bertahan lama di planet Eklesian, karena banyak sekali kasus pemusnahan Suku, karena alasan takut eksetensi, Suku lain terusik, dan negeri Moonius adalah negeri yang terkenal banyaknya kriminal tingkat tinggi.
Oleh karena itu pemerintahan Negeri Dhasna menolaknya, namun karena sebuah penolakan tersebut, ada sebuah kelompok tidak di ketahui menyerang dan mengsabotase salah satu camp pertahanan Dhasna,
Selain itu kelompok anarkis dari Moonius juga menyerang pulau GoldBirth dimana pulau tersebut banyaknya Suku WaterGod bersemayam.
Leixus pun sebagai pemimpin negeri Dhasna ke 2, meminta Perdamaian tanpa adanya peperangan, namun jawab dari pemimpin negeri Moonius Yudanta Zephyr.
Malah mengacam membocorkan rahasia bahwa negeri Dhasna menyembunyikan Suku terlarang, yaitu Suku Azureal, atau Suku penjaga waktu yang akan di musnahkan oleh pemerintahan Negeri Maroon.
Dan pas di hari itu adalah kelahiran anak pertama kalinya dari Suku Azureal, pertemuan pun antar pemimpin pun di adakan, antara Negeri Moonius dan Dhasna
...****************...
Di sebuah tempat istana mineral atau Istana pertemuan orang orang penting seluas 7,2 hektar dan berada di jantung ibu kota negeri Dhasna
Sejarah Singkatnya dengan meningkatnya kegiatan pemerintah 3 Suku alami negeri Dhasna yaitu WaterGod,Azureal,dan Mathana. untuk sebuah diskusi rencana kemajuan negeri
Pada waktu itu, bangunan yang kini bernama Istana inti mineralitu dianggap kurang memenuhi syarat keperluan.
Sang pemimpin negeri Moonius pun di undang ke Istana mineral, untuk membicarakan jalan tengah perdamaian selain perang, dan berdiskusi agar tidak membocorkan tentang info Suku Azureal yang masih ada di Negeri dhasna
Yudanta Zephyr, pemimpin negeri Moonius saat ini datang memasuki istana dengan di jaga 5 panglimanya di depan istana, ia memasuki istana dengan 2 pengawal pribadinya,Jingga dan Tere
__ADS_1
Duduk di sebuah kursi yang sudah di siapkan untuk orang orang penting dengan meja yang luas melingkar dengan panjang 5 meter
dan orang dari Dhasna hanya ada Lexyus dengan 1 pengawal 2 pengawal yang berdiri di belakangnya Ecko dan Nino, dan serta penjaga di depan istana
Diskusi pun di mulai
"Dengan segala hormat saya kepada negeri Moonius, bagaimana jika kita lewat jalur tengah perdamaian selain ada konflik diantara kita, dan tidak terjadinya perang dan tumbangnya antara Suku dan manusia yang masih hidup karena peperangan." tanya Lexyus dengan nada seorang pemimpin negwei
"Ternyata pemimpin seperti anda di negeri semakmur ini, Dhasna masih naif juga ya" jawab Lexyus dengan sombong
terlihat 2 pengawal masing masing saling bertatapan tajam setelah Lexyus menjawab dengan nada sombongnya
"oh maaf yaa tuan Lexyus, yang terhormat, bukan maksut saya mengolok-olok anda, sekarang anda gunakan logika murni anda, apabila kita ber aliansi kita akan menjadi satu negara dengan kesatuan yang kuat, bahkan kita bisa mengimbangi negeri Maroon, tapi anda singkirkan dulu suku suku pembawa bencana seperti Suku Azureal atau Azure, ah sama saja pembawa bencana" tawaran Yudanta, dengan nada sarkas ke Suku Azure
"Oh jadi niat anda demi perdamaian penghapus Suku Azure dan menyatukan antara Negeri Dhasna dan Moonius, dengan cara itu apakah perdamaian terjamin "
"Dan asal anda tau sejarah nyata Suku Azure lah yang memulai dan membangun 2 Negeri Dhasna dan Maroon, sebelum pemusnahan Suku oleh Suku Goldenio, dan Suku Azure atau Azureal memang sama hanya beda penempatan nya, sejarah nyata mereka lah yang berjasa terbentuknya dan bersatunya Suku Suku yang ada di negeri ini" jawab tegas Lexyus
"Wahahaha"
Yudanta dan 2 pengawalnya tertawa mendengar jawaban dari Lexyus
"sudahlah, pilihan nya hanya 2 kita ber aliansi dan menghapus suku Azureal yang tersisa di negeri ini atau agar kemampuan militer 9 tanda cahaya malam yang menjawabya" jawab Yudanta dengan meremehkan fakta yang di beri Lexyus
"Kalau itu mau anda saya akan memulai dan menjawabnya dengan senang hati, dan dengan keputusan yang mutlak"Tangan Lexyus mengengam (memberi kode) seketika Lexyus Berdiri dan berubah wujud menjadi air
Dezhingg
Dezhingg
Dezhingg
tembakan cahaya berwarna ungu mengarah ke Lexyus yang sudah berubah menjadi air
serta ke arah Ecko dan Nino, 2 pengawal Lexyus pun langsung menunduk menghindari tembakan cahaya dari Tere pengawal Yudanta
Yudanta melihatnya dengan heran kemampuan suku WaterGod yang tidak ia ketahui
Air tersebut pun mengisi kepala Yudanta, hingga ia panik dan menghancurkan sekitaran tempat duduk diskusi itu mengunakan tongkat dari cahaya unggu
__ADS_1
Sebuah air muncul membentuk kepala Lexyus dan berbicara mengertak
"sebelum anda memutuskan jawaban anda, saya harap anda bisa bertahan dan tidak bernafas sekejap atau selamanya"
2 pengawal tersebut pun panik dan berusaha menghilangkan air di kepala Yudanta namun semua itu sia sia, pada akhirnya 1 pengawal Tere menyiapkan kuda- kuda siap siap memberi serangan tehnik baru ke sekitar
"Apabila anda tidak melepas tuan Zephyr (Yudanta) saya akan menghancurkan istana ini" teriak Tere
setelah 2 menit berlangsung Yudanta pun terjatuh pingsan dengan senjata di tanganya memudar dan hilang, setelah sekitar 120 detik Yudanta berusaha menghilangkan air yang memenuhi kepalanya hingga ia kehabisan nafas
seketika Tere teriak
" Tuan Zephyr!!! "
Dezhingg serrrrrrrth
Tere memutarkan tubuhnya 360° dan tanganya mengarah ke kanan dan kekiri bersamaan memancarkan cahaya ungu panjang yang menghancurkan bangunan istana mineral
"Berani juga bocah pengawal satu ini" Ujar Ecko(pengawal Lexyus) sambil menghindari Laser dari cahaya tangan tersebut
secara reflek Ecko pun melemparkan 9 pisau sekaligus e arah Yudanta dan Jingga (pengawal ke2)
Namun seketika Jingga mengangkat kedua tanganya ke arah kanan dan kiri dan munculnya cahaya ungu melingkari Tere, Yudanta dan dirinya, Jingga sosok dengan tinggi 189 cm dengan kedua mata yang di tutup oleh kain putih dengan lambang bulan sabit.
seolah olah Jingga, dapat melihat dengan matanya yang di tutup, terbukti bahwa penduduk Moonius dapat bertarung tanpa melihat
Seketika istana Mineral pun sekejab akan runtuh karena serangan dari Tere
Namun Lexyus tidak tinggal diam ia merubah wujud dirinya menjadi air mancur yang arah ke atas untuk melindungi Ecko dan Nino, dari runtuhan istana yang akan terjadi
Nino pengawal ke2 Lexyus pun seketika keluar insang dari lehernya, ia adalah salah satu suku WaterGod atau suku yang hidup beradaptasi dengan dunia lautan dan air
Dezhingg Dezhingg Tere menembakan laser ungu tidak beraturan ke arah bangunan dan ada juga yang mengarah ke Nino dan Ecko
Seketika bangunan semegah istana mineral pun perlahan lahan hancur, tere dengan di lindungi kemampuan Jingga yang dapat menangkap seluruh proyektil atau menghalau dengan lingkaran cahaya bewarna ungu yang melindunginya
...(Lexyus) POV...
"Berani sekali kalian menghancurkan, asset negeri ini, lihat saja saya tidak akan membiarkan kalian bisa pulang dengan selamat" ucap dalam pikiran Lexyus yang wujudnya membentuk air
__ADS_1