
Saat Vica menyebutkan nana Arsenio, Nio sayang bahagia sehingga ingin sekali dia mendatangi Vica dan berkata " terima kasih", tapi ia berfikir tidak mungkin dia mendatangi Vica yang saat ini vica tidak tau kalau dosen killer tersebut mencintai dia.
dilain tempat Katrine dam Vica masih sibuk dengan kerjaan mereka masing masing
" ca, kamu enggak pusing baca sebanyak itu?" tanya Katrine
"enggaklah kat, aku udah biasa begini" jawab vica
" hem, yaudah ulah yuk, capek aku" Katrine
" yaudah kita pulang aja" jawab vica
pada saat vica dam Katrine pulang ada seseorang yang masih bingung dengan kepergian mereka dan selalu bertanya tanya, sedangkan vica dan Katrine langsung pergi dan tidak ada keperluan yang akan dia butuhkan lagi, mereka pulang tapi tidak langsung pulang kerumah melainkan mereka akan pergi ketempat kerja mereka yang toko tersebut dimiliki oleh orang tua Katrine sendiri, dan vica bisa bekerja ditempat tersebut karena dia adalah teman Katrine sejak dia masih sekolah.
dilain tempat ada yang kebingungan
"mereka mau kemana ?" tanya Nio pada die sendiri
__ADS_1
dengan rasa bingung akhirnya Nio balik lagi ke ruangan nya untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan yang belum terselesaikan olehnya
POV VICA
" alhamdulillah akhirnya sampai juga" kata Vica
" iya ca, yaudah masuk, habis itu kita langsung kerja deh" jawab Katrine
tidak menunggu lama Vica dan Katrine langsung berganti pakaian dan mereka sibuk dengan pekerjaan dan melayani pelanggan yang ada, karena rasa kasian Katrine melihat Vica yang tidak bisa terbantu dengan ramainya pelanggan, akhirnya Katrine membantu Vica untuk melayani pelanggan yang ada, dengan rasa semangat yang membara mereka melakukan itu semua.
Ditempat Nio bekerja dia sibuk dengan pekerjaan yang sangat menumpuk, apalagi dia bekerja sebagai dosen, seorang ustad dan CEO dari perusahaan yang sangat terkenal, siapa yang tidak mengenal MUHAMMAD ARSENIO DANUARTA dari keluarga DANUARTA di negara tersebut, keluarga yang sangat terkenal dengan kekayaan yang melimpah. tidak terasa akhirnya pekerjaan Nio yang menumpuk akhirnya selesai dan Nio langsung buru buru pulang tapi tidak lupa dia mampir ketoko kue langganan ibunya. Nio langsung mengendarai mobilnya yang mewah dan bagus tersebut, ketika Nio sampai pada toko tersebut, hampir saja tokonya akan tutup, Nio langsung pesan kue yang dia inginkan tanpa dia sadari kalau yang melayani saat ini adalah wanita pujaan hatinya yaitu Vica
"assalammualaikum, selamat malam pak ada yang bisa saya bantu" kata Vica
"oh ya, saya mau pesan chess cake nya satu ya" jawab Nio dengan nada yang dingin dan datar
tanpa berfikir lama Vica langsung menyiapkan kue yang dipesan oleh Nio tersebut, tetapi Vica merasa kalau Vica mengenal orang tersebut, Vica mencoba mengingat hal tersebut dan selalu berfikir dan akhirnya Vica mengingat kalau itu adalah dosen killer yang teman temannya bilang, tidak lama kemudian kuenya jadi dan Vica langsung memberikan kuenya ke Nio, tapi tidak lupa untuk membayar
__ADS_1
"ini pak kuenya, harganya 300 ribu pak " kaya Vica
"oh iya sebentar, ini uangnya kembaliannya ambil saja" kata Nio
" iya pak, terima kasih, tapi pak ini tidak baik untuk saya, jadi sebagai kembaliannya saya akan memberikan kue berbentuk emoji ini ke bapak, tanda kembalian dari uang bapak yang tadi" kata Vica
" yaudah kalau begitu" kata Nio
akhir ya Vica memberikan satu kitak kue berbentuk emoji tersebut
"terima kasih pak" kata Vica
tapi Nio langsung pergi tanpa berkata kata lagi.
... ...
semoga kalian suka ya, dengan novel ini , selamat membaca, maaf kalau membosankan karena baru belajar buat novel, terima kasih
__ADS_1