
"harus" suara lirih zie terdengar saat exle berada didekatnya.
''exle yang mendengar berlari memanggil dokter, hanya dia berada di ruangan tersebut, karna gemal keluar menerima telepon.
gemal yang mendengar exle berlari ke arah ruangan zie. betapa kagetnya gemal melihat zie hendak mengambil minum.
''aku bantu sayang''ucap gemal dan membantu zie minum.
dokter datang dan memeriksa keadaan zie.
''kondisi sangat baik, tingal pemulihan saja saya akan melaporkan kepada dokter jin.
''trimakasih dok''ucap gemal.
exle berlari memeluk zie tak henti-hentinya berujap sukur atas sadarnya adek keduanya.
tak lupa gemal memberitahu semua kluarga besar park dan Wijaya.
''kapan Hyung datang? kenapa aku tidur disini''ucap zie yang polos.
''kemarin aku datang beby dan kau bertunang dengan pria disamping ku,kenapa tidak ku tahu, apa si tua itu memaksamu?ucap exle tampa takut.
gemal yang mendengar hnya bisa melongo dengan ucapan calon kakak iparnya.
''hais jangan asal bicara Hyung mencintai-Nya dia segalanya untuk ku''ucap zie yang melirik gemal, sontak gemal menjadi malu dan wajahnya memerah.
''hais bucin muembuatku muak''kesal exle.
__ADS_1
tok...
tok..
tok..
tok..
suara ketukan pintu ruang zie.
gemal membuka pintu dan di sambut senyum dari orang tua calon istrinya, tak luput suga yang memeluk nya.
''sayang ucap''ayah zie.
''appa, apa terlalu lama aku tidur?''ucap zie dan menangis di pelukan ayahnya, karena dia lebih dekat dengan ayahnya.
''tidak syang kamu tidur cuma sebentar, tpi membuat appa dan amma sampai hampir mati karna takut kamu meninggalkan appa''ucap sedih tuan park.
''jangan pergi lagi maafkan appamu yng egois ini tolong tetap tinggal xel''ucap sedih tuan park.
exle yang mendengar berbalik dan memeluk ayahnya, ibunya yang dari tadi melihat berlari dan memeluk exle dengan erat.
''Amma minta maaf syng maafkn ibu tua ini yang selalu buat kamu sedih''ucap sedih nyonya park.
zie dan gemal yang melihaterasa bahagia.
''sutttt suttt''panggil zie untuk gemal
__ADS_1
gemal yang mendengar hanya melongo tak percaya tunangan nya memanggil dengan nada seperti suara tikus baginya.
''apa baby''ucap kesal gemal.
zie yang melihat muka kesal tunangan nya hanya tersenyum.
''peluk kangen apa kamu gak kangen aku, ya sudah kalau gak, aku cari tunangan baru aja''ucap zie yang asal membuat gemal kalang kabut langsung memeluk zie.
''hais sayang jngan gitu, aku disini selalu menunggu kamu bangun dan selalu berdoa kamu cepat sadar, masak sudah sadar mau cari tunangan baru, tega banget''ucap merajuk gemal sambil memeluk zie.
zie yang mendengar terkekeh.
''tidak ada yang bisa mengatikan kamu untuk ku bboy''ucap syng zie.
''bboy''ucap ulang gemal.
''yes, bboy nama kesayangan aku buat kamu''senyum zie.
''hemmm apa kalian tidak lihat ada kami kenapa bucinnya gak ketulung sih''ucap exle kesal.
''Amma pengen pulang, ''lirih zie.
''besok tanya uncle Jin ok''ucap appa zie.
''baik appa''lirih zie.
gemal dan exle yang tadinya saling diam sekarang mengobrol dengan santai, sampai terdengar kegaduhan diluar kamar zie.
__ADS_1
brak...
''siapa yang ribut diluar''ucap appa zie.