Dokter Somplak Milik Bu Guru

Dokter Somplak Milik Bu Guru
chapter 5


__ADS_3

wargaaaaaaa!!!!!!!


baca lagi yah, chapter ini tentang bang Dimas dong lanjut aja dah nanti author update lebih banyak ya.


oke jangan lupa tinggalkan jejak yah


Marca --> selamat membaca wkwkwk


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


“ nah kan ada juga yg ga lu punya hahaha” ujar Kenzo


“ akhirnya Nemu juga “ ujar Dion mengagetkan mereka berdua


“ woy lu Nemu apa sampe bikin kita kaget “ ujar Kenzo kesal


Dimas sendiri sudah tidak ingin mengubris mereka berdua duduk di sofa dan bersandar


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...next cerita ...


“ Ini nih cemilan punya Dimas, dia unpetin di bawah kolong meja “ ujar Dion


“ pinter juga lu carinya, kuy lah kita makan “ ujar Kenzo


“ Masih kurang nih, minum nya belum” ujar Dion


“ dim bikin minum sana “ ujar Kenzo


“ enak banget yah lu merintih gue “ ujar Dimas kesal


“ ayolah, kita tamu nih” ujar Kenzo


“ herrr, dah lah ngalah gue bentar tak buatkan, pake gula apa garam?” ujar Dimas


“ Gula dong, lu kira kita apaan pake garam, pokonya yang enak “ ujar Dion


“habis ini bayar yah, udah makan berapa lu awas aja, bisa rugi bandar gue “ ujar Dimas lalu dengan pasrah Dimas membuatkan Kopi untuk mereka bertiga


Tak selang lama, kopi ala Dimas pun jadi, pasti sangat enak dan nikmat.

__ADS_1


“ Nih gue kasih kopi ala Dimas ganteng “ ujar Dimas


“ idih narsis tu dokter “ ujar Dion


“ Udah yang penting dapet kopi, Markam, mari kita makan “ ujar Kenzo


“ Btw lu pada ngapain, kesini ganggu idup gue aja “ ujar Dimas


“ Ya elah, main aja ga boleh” ujar Dion


“ ga boleh, gue sibuk bat nih, lu pada habisin terus bayar “ ujar Dimas


“ herrr, Tetang aja deh tar gue transfer, lu butuh berapa?” kesal Kenzo


“ oke sekopi bayar 5jt, jajan lu makan 6jt jadi sekitar 11jt transfer skrg” ujar Dimas


“ ya lu merasa gue, lu ga ada akhlak lu, oke deh, mana no rekening lu” ujar Kenzo


“ hehe akhirnya, uang gue nambah, lumayan buat modal nikah” ujar Dimas


“Somplak lu dim, manfaatin kita semua “ ujar Kenzo


“ hehehe, udah- udah nih no rekening kirim kontan ga boleh kridit yah” ujar Dimas


Kenzo pun mengirim uang yang Dimas minta, tanpa berlama-lama lagi masuk pun notifikasi transaksi berjalan


“ oke, bagus lu, emang sang ceo kaya raya, ikhlas ga nih“ ujar Dimas


“keselin banget sih lu, baru tanya ikhlas engga, dari tadi kemana woy “ ujar Kenzo kesal begitu pun dengan Dion yg diam saja because tidak ingin di palak


“ Udah yang ga ikhlas di ikhlasin aja hehe” ujar Dimas


Setelah percakapan itu semua terdiam tengelam dalam pikiran masing-masing. Sembari menikmati kopi dan makanan ringan


Triiiinggggg........


“ Hp gue, bentar gue cek sapa nih yg ganggu “ ujar Dion


Sedangkan Kenzo hanya mengangguk paham tak mau mengimbrung menikmati makanan dengan santai


“Haloo sat, Napa lu telvon? Pentingkah?” ujar Dion kepada sang penelfon yang tak lain teman akrabnya satria


“ lu pada dimana? Gue cari ga ada ?” ujar Santi di telfon


“Lu nyarinya dimana ?” tanya Dion


“ kolong jembatan, sumpah gue ga Nemu lu pada” ujar satria enteng


“Wah, ga bakal ketemu dodol, ya elah Maemunah lu cari ampe Kunti jadi manusia lagi juga ga bakal ketemu, orang kita lagi gangguin Dimas di rumah sakit” ujar Dion kesal


“ Oh, bilang dong dari setahun lalu, jadi nya kan gue ga usah ribet kaya gini, otw gue “ ujar satria langsung mematikan telfon


“Kenapa lu, kesel banget muka lu” ujar Dimas


“ sebel gue sama tu satria, masa cari kita di kolong jembatan, dikira gue penunggu jembatan apa “ ujar Dion kesal


“Hahahah, muka lu tuh mirip penunggu jembatan “ ujar Kenzo celutak


“Ah tambah betmood gue “ ujar dion


“ udah ah males gue “ ujar Dion lain


Setelah itu hening tak ada percakapan


...............................

__ADS_1


..............................


2 menit kemudian


................................


3 menit kemudian


.................................


4 menit kemudian


“ dim gue tadi lihat Helena di kantin, habis ketemu sama lu ya” ujar Dion


“eh tutup panci, kenapa di bahas sih, bikin gue pilek aja, nih suasana jadi dingin nih “ ujar Kenzo kesal


“Ya namanya juga tanya, sensi amat lu” ujar dion


“gue udah ga ada hubungan lagi sama tuh cewek, gue udah move on “ ujar Dimas


“ ngeri bet deh dengar anak beruang bilang move on, dapet kata dari mana tuh” ujar Kenzo


“ dari kamus lah sama dari pertigaan dasar, makanya belajar “ ujar Dimas


“Udah, terus skrg lu, lagi cari gebetan baru ga nih? “ ujar Dion


“ buat lu aja deh, gue masih pengin sendiri, sapa tau datang sendiri yang lebih baik” ujar Dimas


“ iyaa udah gue doain ya biar ga nganggu lu, Kasin juga yang lain pada bilang malem ayangebeb lu malem guling hahahah” ujar Kenzo


“Wah parah Lu gue sumpahin dapet jodoh anak pendidikan lu “ ujar Dimas


“ Iya ga papa, biar gue di ajarin cara mencintai tanpa berniat mendua wkwkwk” ujar Kenzo lagi


“ dah ah kesel gue, habis ini beresin ya gue mau pulang istharat “ ujar Dimas


“ Oke, oh iya nanti anterin gue bentar ya, ke bengkel Alien , mobil gue belum di servis kasian nanti mogog cantik lagi” ujar Kenzo


“iyaa deh “ ujar Dimas


Mereka menikmati kebersamaan hingga satria datang pun masih mengobrol dengan santai sampai hari menjelang sore


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


halooo


selamat malam warga hehe


chapter baru nih , sampai disini dulu ya lanjut nanti .... roman- roman nya bakal ketemu tuh beruang kutub sama marmut wkwkwk


oke deh tungguin aja


lest next cerita yah


jangan lupa tinggalkan jejaknya di kolong jembatan eh salah komentar heheh, like and share biar banyak yang baca yah warga

__ADS_1


terima kasih


__ADS_2