
Assalamualaikum temen-temen,, sebelumnya aku minta maaf nih author baru comback lagi hehe setelah sekian bulan gak lanjutin ceritanya, ada yang kangen gak kira-kira ya sama ceritaku🤭 jadi jangan lupa dukung dan vote cerita aku ya temen-temen hari ini aku bakal lanjutin ceritanya..... Selamat membaca🤗
**Keesokan paginya seperti biasa Anisa sarapan pagi lalu berpamitan kepada orang tua nya yang sedang duduk di teras,,ibu yang sedang menemani bapak duduk bersantai sambil memberikan segelas kopi dan beberapa gorengan. Tak lama setelah semuanya selesai anisa pun menyusul kedua orang tua nya untuk segera berpamitan pergi menuju kampus karena dia harus tepat waktu sesuai janji dosen kiler jika Anisa telat dia tidak akan dapat nilai dakwah.
tepat pukul 07:05 akhirnya Anisa sampai di kampus dan menuju kelas untuk mengikuti aktivitas pagi ini diapun bergegas dengan keadaan tergesa gesa karna dia tau waktunya telat 5 menit, ketika sampai di kampus Anisa sedikit tenang karena dosen kiler itu belum datang akhirnya anisa bisa mengikuti pelajaran sebelum dosen itu datang.
" Nisa kenapa kamu terlihat tergesa gesa seperti orang yang habis dikejar kejar maling
" Iyah fatt aku lari lari dari gerbang karena aku liat jam waktuku telat 5menit aku takut jika perkataan dosen kiler itu tidak main main untuk tidak mengijinkan ku ikut pelajarannya dan tidak mendapatkan nilai dakwah semester ini aku cape fatt hauss (dengan gerakan mulut yang cepat tanpa henti sambil tergesa gesa Anisa menjawab pertanyaan Fatimah)
" Masha Allah anisa coba pelan pelan kalo bicara ambil nafas dulu baru kamu bicara dan jangan lupa gunakan titik koma kalo hendak berbicara rasanya aku lelah mendengar kamu berbicara seperti ini,,nih minum dulu kebetulan aku bawa air minum (terlihat raut fatimah yang campur aduk akibat Nisa yang berbicara tanpa titik koma)
Setelah fatimah memberikan air minum lalu anisa perlahan mulai tenang dan duduk sebelahan dengan Fatimah sambil meminum air pemberian fatimah disanalah mereka berbicara dengan tenang, tak lama kemudian dosen kiler itu datang tepat pukul 07:30 dosen sedikit terlambat karena ada urusan mendadak yang harus diselesaikan.
" Assalamualaikum, pagi anak-anak.
"Waalaikumsallam pagi juga pak (jawab semua murid)
" sebelumnya bapak minta maaf karena terlambat tiba tiba ada urusan mendadak pagi tadi. Okeyyy sepertinya pagi ini kamu aman dari hukuman saya anisa karena saya telat masuk kelas bukan berarti kamu datang tepat waktu (tanya dosen kiler itu)
Anisa yang terlihat raut wajah kesal itu menggerutu didalam hatinya"(sepertinya saya ini selalu salah dimata dosen kiler itu padahal saya sudah berusaha tepat waktu masih saja dikomentari, sabar bisa sabar).
__ADS_1
" baik semuanya kita akan bahas materi untuk persentasi dakwah aja karena disini saya juga tidak bisa mengikuti pelajaran dengan waktu yang lama karena saya mesti pergi ke kota untuk acara penting, jadi disini bapak ada sedikit perubahan bahwa persentasi dakwah dipercepat Minggu besok kalian harus sudah siap membuat materi dakwah, apa disini sudah sebagian tergambarkan materi apa yang akan kalian jelaskan didepan nanti?(tanya dosen kiler itu)
Semua murid terkejut karena materi dakwah seharusnya Minggu depan
" loh pak ko dipercepat padahal kita belom juga tergambarkan materi apa (jawab salah satu murid)
" bukannya saya sudah kasi tau materi dakwah bertemakan menghormati orang tua apa kurang jelas, itu mudah loh
" iyah pak kan belom tergambarkan isi ceritanya seperti apa kan susah pak (jawab salah satu murid)
" ya bapak gak mau tau Minggu depan kalian mesti sudah persentasi hasil karya dakwahnya,kalian kan bukan anak SD lagi ini sudah kuliah jadi mesti serius jika ditugaskan oleh dosennya faham
1jm sudah terlewatkan pelajaran dosen kiler itu karena dia ada urusan mendadak akhirnya dosen memberikan waktu 1jm untuk mempersiapkan isi dari tema yang telah ditentukan.
" baik sampai disini saja materi pagi ini karena saya harus pergi, sekian pagi ini dan jangan lupa tugas saya Assalamualaikum wr wb.
" siap pak Waalaikumsallam wr wb
Akhirnya Anisa terbebas dari dosen kiler itu karena dia akan merasa disindir jika dia terus terusan mengajar, anisa bukan benci terhadap materinya namun dia kesal karena dosen itu selalu menandainya sebagai murid terlambat dan selalu mengerjainya rasanya Anisa berkuliah seperti sedang di mata mata dia tidak bebas melakukan apapun karena seperti ada yang selalu memperhatikannya,ya siapa lagi kalo bukan fakhri ialah dosen kiler yang bertugas membimbing muridnya terutama anisa wanita yang akan dia nikahkan nanti namun disisi lain rehan yang begitu menyukai anisa rehan pun tak akan kalah untuk memperjuangkan anisa juga. entahlah waktu yang akan menjawab siapa yang akan Anisa pilih nantinya sebagai calon imam
🌷Lobi Sekolah
__ADS_1
...****************...
" Niss gimana kamu udah dapat bayangan tentang dakwah Minggu besok belom? akusi baru aja bikin sebagian itupun baru pengenalan awal dakwah
" Hemmm ,,, sedikit si tapi aku belom sempet soalnya aku di rumah juga bantu ibu pergi ke ladang bapak tapi akan aku usahakan supaya materiku tepat waktu sesuai aturan dosen kiler itu yang bikin aturan mendadak rasanya kesal sekali dikira berfikir itu mudah apalagi ini disuruh mencari materi belom juga dihafal sepertinya ini dakwah versi tertekan
" Hahahaha ya sih kesal akupun tapi mau gimana lagi diakan dosen kita sekaligus calon imammu juga kan
" Iiiihhh gak mau gak mau aku punya suami menyebalkan seperti dia gak fatt di kampus aja dia banyak sekali aturan gimana kalo udah jadi suami, iii gak mau
" Yakan jodoh gada yang tau niss kebanyakan guru menikah sama murid, tapi siapasi yang gak mau sama pak Fakhri dia walau dosen menyebalkan kiler tapi dia ada loh sisi perhatian sisi romantis menurutku siapa tau setelah jadi suami dia akan lebih romantis kan rasanya beda murid kalo sudah jadi istri, siapa tau kalo kamu bikin dia kesel hukumannya di kamar.. upsss( rayu Fatimah)
" Masha Allah fatt hayalanmu jauh sekali akupun tidak sempat memikirkan kesana loh(terkejut Anisa) yaudah kamu aja sanah nikah sama pak Fakhri dosen kilerrr yang galak itu biar setiap hari kamu dikasih tugas
" Gak niss aku rasa pak Fakhri ini sengaja bikin kamu terhukum sengsara di kelas hahaha (canda Fatimah)
" Sudahlah rasanya aku malas bahas dosen itu, sekarang ini fikirkan aja materi untuk Minggu depan supaya segera terbebas dari dosen itu,
Setelah mereka tengah sibuk mempersiapkan materi Nisa yang sibuk membuat isi dakwah begitupun Fatimah tiba tiba ada laki laki yang berbadan tinggi putih matanya sipit selalu memakai peci karena sesuai jurusannya bisa dibayangkan wajahnya seperti apah, siapalagi kalo bukan rehan yang diam diam mengagumi anisa dia dan temannya hendak menuju mushola untuk sholat dhuha namun matanya terlintas melihat wanita yang tengah duduk berdua di lobi dia sadar bahwa menghampiri tanpa suatu kepentingan itu bisa menimbulkan jinah hati karena setiap bertemu dengan Anisa rasanya ingin sekali mengutarakan namun rasa itu lebih baik dipendam agar tidak timbul suatu dosa rehan akan mengatakannya pada waktu yang tepat itupun jika memang dia adalah jodohnya, lalu rehan bergegaslah menuju mushola bersama temannya.
** Hari menuju jam pulang semua aktivitas kampus telah selesai sebagian ada yang masih di kampus dan sebagian telah pulang termasuk anisa,seperti biasa anisa yang hari ini diantarkan lagi oleh Fatimah menuju rumahnya dan kembali beraktifitas untuk segera membereskan rumah dan setelah itu Anisa menyusul ibu dan bapaknya pergi ke ladang
__ADS_1