![Douluo : Huo Shen Hu [Ace]](https://asset.asean.biz.id/douluo---huo-shen-hu--ace-.webp)
setelah kepergian silvia aceng masih bermain dengan yang lain tetapi agak pendiam, teman temannya merasakannya dan tau sebabnya dari mereka hanya memberikan kata semangat kepadanya.
"aceng ayo pergi berkunjung ke rumahku untuk menonton tv"ucap sandi
"apakah tidak apa apa merepotkan mu dan orang tuamu? ucap aceng karena tidak mau merepotkan orang lain
"tidak apa apa lagian ayahku lagi kerja dan ibuku lagi di kebun, aku juga akan mengajak yang lain aku kemarin menonton beberapa animasi seru yang bernama krisna,bima sakti,shiva, itu animasi pertarungan dan yang paling ikonik dari mereka
adalah bima seperti namanya sakti dan lebih kuat ketika memakan makanan bola kuning yang sepertinya manis... ucap sandi sambil membayangkan betapa manisnya itu sampai air liarnya hampir menetes.
"hey air liurmu keluar! ucap aceng
"ooh?.. ya ucapnya mengusap dengan baju kemudian melanjutkan, "krisna adalah "dewa" yang terlahir kembali dia pernah memakan tanah dan.. setelah dilihat orang tuanya itu sangat mengejutkan...
"apa?? ucap aceng penasaran
"tidak tahu..sambil mengangkat bahu.. tapi dari reaksinya itu pasti sangat mengejutkan dan kerisna selalu memakau 1 bulu merak di atas rambutnya yang seperti diikat lama kelamaan banyak iblis dan "dewa" lainya berdatangan..yah itu kata orang tuaku dari kepercayaan..
"ooooouuuh?! hebat sekali yaah krisna itu itu seperti orang tua bermain dengan anak kecil.. ucap aceng menyimpulkan
"yah kurasa begitu dan shiva adalah seorang... pemuda yang tidak mau di sebut anak kecil dan dia pandai bela diri teknologi dan pintar.. itu menakjubkan kan?
"hhmm yah itu benar tetapi itu seperti krisna tadi.. 'apakah mentalnya orang dewasa?? pikir aceng
"yasudah ayo ajak yang lain kita nonton!
.
.
.
setahun berlalu dan sehari setelahnya itu hari bahagia bagi aceng karena itu hari kepindahan kembali silvia
setahun terakhir aceng hanya bermain bola dan bermain lainya dia juga selalu olahraga agar sehat dan tidak merepotkan panti
tetapi aceng hanya manusia dan dia dua kali tidak enak badan dalam setahun aceng menanyakan selain olah raga agar sehat harus seperti apa lagi??
aceng menanyakannya ke ibu panti dan hanya menjawab "banyakan uang dan kamu tidak perlu pusing"
__ADS_1
aceng tertegun tetapi kemungkinan itu salah satu caranya; dan dia juga menanyakannya ke teman temannya dan sandi menjawab "kata ibuku perbanyak makan sayur sehat agar kamu bisa bermain setiap hari dengan teman temanmu" ucap sandi sedikit bangga
"kata ibuku juga4x
"baiklah aku akan mencoba!
mereka terus bermain dan tak terasa waktu sudah sore aceng pun pulang
keesokan harinya ketika aceng pergi ke kamar madi untuk membersihkan diri kemuadian setelah beberapa menit memakai pakaian dan pergi untuk olah raga dia melihat anak panti yang lain masih tidur
dia langsung berangkat dan setelah lari beberapa menit aceng berhenti dan melihat ke ujung jalan seperti mobil mendekat ke arahnya
aceng pun pergi ke sisi agar tidak tertabrak; setelah mobil berhenti dan seseorang turun itu mengejutkan aceng
itu adalah silvia yang kembali.. aceng menghampirinya dan menyapa
"hay silvia lama tidak bertemu! silvia menoleh dan berkata balik "haii! ace lama tidak bertumu juga!
aceng berhenti dan menatap heran silvia..'kenapa dia menyingkat namaku?
seakan silvia tahu yang dipikirkan aceng dia langsung menjawab "oh? itu aku menyingkat namamu karena terdengar keren!
"kamu membaca pikiranku! apa kamu mempunyai kekuatan!? ucap aceng;
"oh tentu, aku tidak berubah karena aku tidak mempunyai "alatnya" ucap aceng sambil tersenyum bodoh
"..."
setelah silvia sampai dia menceritakan semua pengalamannya sampai mendapat teman baru "beda kelas" karena rumah baru disana dekat dengannya dan sampai ada beberapa anak menyebutnya pelit karena tidak meminjamkan alat alat seperti penghapuh dan dll
aceng yang mendengar bagian teman memberi selamat kepadanya tetapi setelah mendengar bagian yang menyebutnya pelit dia langsung berseru "heii kau pikir kau siapa hah! baru masuk dah minjam alat orang lain dan kau menyebutnya pelit! aceng berseru sampai dilihat oleh ibu silvia dan supir yang membuat mereka menggelengkan kepala 'anak anak..
setelah satu tahun itu silvia masuk sekolah menengah dan katanya bertemu kembali dengan salah satu yang menyebutnya pelit
dan sandi menceritakan ada seseorang yang kebetulan sekelas dengannya ketika dia memberitahunya dia tinggal di daerah pohon berjajar seseorang itu langsung bertanya kepadanya "apakah kamu mengenal silvia?
sandi sedikit kaget tetapi setelah memikirkannya kemungkinan dia "sodara" nya atau dia tinggal di daerah tempat silvia pernah pindah dulu
"iya benar memangnya kenapa? ucap sandi kemudian dia melanjutkan "dia pernah menjadi teman sekelasku 1 tahun 'tetapi aku malah menyebutnya pelit..betapa bodohnya aku dulu aku bahkan mengatakan kepada seseorang yang belum kenal lama menyebutnya begitu.. pikirnya
__ADS_1
"oh.
'anjir ni orang.. pikir seseorang tersebut
"begitulah aku bertemu dengannya menurutmu bagaimana? ucap sandi
"seharusnya dia yang pernah diceritakan oleh silvia dulu waktu dia kembali..
"tunggu, aku tidak mendengar itu saat silvia menceritakannya.. aku hanya mendengar dia mendapat teman baru saja.. ucap sandi heran
"mungkin aku lebih istimewa hahaha" ucap aceng
'dilihat dari tampang mu saja sudah jelas dia akan menaruh lebih.. pikir sandi sedikit iri
dan 3 tahun berlalu kini kalau aceng sekolah itu sudah masuk sekolang atas
dan itulah kisah sebelum aceng di tendang keluar panti dia ingin buru buru ke tempat keluarga ibunya cepat atau lambat setelah ini
kemudian dia menelepon "pamannya" itu di dapat setelah dia mendapat "hp" dan pernah melewati rumah "pamannya" itu kemudia melihat spanduk di depan rumahnya /hubungi nomor ini 08123456789 untuk jasa push rank sebelum "yang asli tiba"(yang asli itu yang ada...nya🗿✌)
setelah menyambung ada suara di sana "halo ini dengan layanan- suaranya terpotong oleh aceng
"apakah paman ada di sana??! cepat beritahu "kakek nenek" kalau aku butuh uang! aku- ucap aceng terpotong karena teleponnya di matikan, sial!
di sebrang yang di telfon aceng tadi terdengar suara marah marah "kenapa anak anak itu selalu menelfon sembarangan!!! ini sudah ke seratus kalinya!!!! aku sudah sabar demi bos tetapi ini kelewatan!!! ucapnya salah sangka;
aceng yang berhenti karena telfonnya di tutup pun terlihat urat urat muncul di dahinya dia menggertakan gigi
"fuuuuuhhh.. sabar... tapi bagaimana.. meskipun aku bisa bekerja tetapi tidak punya tempat tinggal.. sepertinya aku harus merantau..
baiklah aku akan memberi sil- ucap aceng terpotong karena tiba tiba kalung di tangannya bercahaya dan dia nenghilang
kejadian itu tidak ada seorangpun yang menyaksikannya, bahkan kalau ada itu seperti ketika kamu berkedip sedikit saja itu aceng akan menghilang tanpa jejak...
.
.
.
__ADS_1
.
.