
Di lorong Mohammed dan pemain lawan kembali bersitegang
"Maksud kau apa melakukan selebrasi seperti tadi"tanya pemain lawan
"Pikir sendiri bajingan"Ucap Mohammed dengan nada tinggi
"Katakan sekali lagi"ujar pemain lawan
"PIKIR SENDIRI BAJINGAN"Semua pemain Santos city berteriak
"pulang lah dengan menangis manusia sialan"Ujar Ronaldo
Lalu pemain lawan memukul kepala Ronaldo dan kedua tim saling baku hantam sebelum dilerai oleh Wasit dan pelatih kedua tim
Lalu mereka keruang ganti di ruang ganti semua pemain hanya menundukkan kepalanya karena takut dimarahi oleh Pelatih Diego
Namun pelatih hanya memuji mereka dan tidak memarahi mereka sama sekali
Dan saat di bus yang akan kembali ke sekolah mereka melihat pemain yang menendang dada Thiago sedang berjalan akan pulang mereka berteriak kepada pemain itu
"DUDUKLAH DIPANGKUAN IBUMU DAN MENANGIS LAH SEKENCANG-KENCANGNYA BAJINGAN"Ujar semua pemain
Sesempainya di sekolah mereka pulang kecuali Mohammed dan Douglas mereka berdua mengantarkan Thiago kembali terlebih dahulu ke rumahnya karena Thiago harus mengenakan alat bantu pernafasan
"Ada apa ini"tanya Ibu Thiago
"Dada Thiago tertendang saat pertandingan jadi dia harus menggunakan alat bantu pernafasan selama beberapa hari" Douglas menjelaskan
__ADS_1
"Oh... begitu"ujar Ibu Thiago
"Ayo masuk dulu"Ibu Thiago menawarkan
"Tidak usah repot-repot"ujar Mohammed
Saat perjalanan pulang hujan turun sangat deras Douglas dan Mohammed tidak langsung pulang mereka berdua berlatih menendang bola di lapangan setelah lelah berlatih mereka akhirnya pulang
Sesampainya di rumah Mohammed langsung mandi
"Paman Kakak dimana?"Tanya Mohammed
"Dia sudah diterima kerja di suatu Cafe"Jawab Paman Daniel
"begitu ya"ujar Mohammed
Keesokan harinya
Mohammed dan teman-temannya menjenguk Anderson dan Thiago
Setelah menjenguk mereka semua berlatih ke lapangan walaupun hanya dengan 14 orang
Setelah selesai berlatih mereka kerumah Rafinha untuk bermain PlayStation 3 (PS 3)
namun Ronaldo, Lucas, De Asis, Luiz, Dani, dan David memilih untuk langsung pulang
mereka bermain Pes dan mengobrol sampai hampir gelap lalu mereka pulang ke rumah masing-masing
__ADS_1
Setelah beberapa bulan bekerja Ebony kemudian membelikan Mohammed Handphone dan membelikan Paman Daniel Sebuah sepatu baru
Kualifikasi selesai dari ribuan tim hanya tersisa 26 tim yang mewakili provinsi-provinsi yang ada di Brazil Dan Santos city high school masuk mewakili provinsi Sao Paulo
Namun karena ketahuan bermain secara curang wakil dari Bahia dan Moto Grosso mereka membayar wasit untuk memberikan kemenangan kepada kedua tim
Dari 24 tim yang tersisa mereka dibagi menjadi 6 grup setiap grup berisi 4 tim
Nama-nama pemain mulai dibicarakan Seperti James Alexander
Emerson
Pedrinho
Pedro Alonso
Gabriel
Thiago
Mohammed
Top Goal dipimpin oleh James Alexander(21) Runner up adalah Gabriel(18) dan di posisi ketiga ada Mohammed(17)
Top Assist dipimpin oleh Thiago(13)Runner up adalah Mohammed(10)dan di posisi ketiga ada Pedrinho(9)
Dikantornya Pelatih Diego sedang memikirkan cara agar lolos ke final, Hingga akhirnya dia memutuskan untuk tidak memainkan Mohammed dan Thiago agar tidak kelelahan Hingga 16 Besar
__ADS_1
Karena saat itu dia melihat tanggal main tim dan itu hanya ada jeda 1 hari untuk beristirahat Agar kedua pemain sayap itu bisa bermain full saat pertandingan Quarter, Semi ataupun Final dalam keadaan Fit