
Sore itu tidak seperti biasanya, ayah Keyla pulang dari tempat kerjanya duduk menunduk termenung dan matanya berkaca- kaca diruang tamu. Dan hanya melihat amplop coklat dipeganginya yang berisi uang dari tempat kerjanya. Uang itu pesangon dari mandor tempat kerja ayah Keyla yang diberhentikan karena wabah virus covid-19.
Dan dari kejauhan nampak Keyla baru saja sampai dirumahnya, dan melihat pintu rumahnya sudah terbuka.
"Tidak seperti biasanya ayah jam segini pulang kerja, " gumam Keyla
Sambil melihat arloji hitam di pergelangan tangannya baru menunjukkan pukul 15.20.
"Assalamualaikum ayah"
Masuk rumah ingin salaman mencium tangan ayahnya, den melihat ayahnya sedih.
"Waalaikumsalam salam,anakku" Berusaha tegar didepan Keyla dan akhirnya tangis ayahnya pun pecah.
"Maafkan ayahmu ini nak, selama ini belum bisa mbahagiakanmu, ayah tidak becus membuatmu bahagia. Ayah gagal menjadi ayah yang baik untukmu" sambil memukuli dadanya dan menangis tersedu-sedu.
"ayah jangan bilang begitu, Keyla bahagia asalkan sama ayah. Ayah kenapa,sebenarnya apa yang terjadi" ujar Keyla sambil menarik tangan ayahnya yang memukul dadanya. Sambil menangis haru.
"Aaa aaayah diberhentikan dari tempat ayah kerja Key, ayah sekarang pengangguran"
Masih menangis sedih sambil memegangi tangan Keyla
"Itu bagus yaah, jadi ayah tidak perlu capek-capek kerja, tangan dan kaki ayah tidak akan luka karena terkena bahan material lagi"
Sambil mengelap air mata ayahnya, dan berusaha tegar didepan ayahnya.
"Ayah tidak tega melihatmu kerja sendiri Key,ayah merasa berdosa membiarkanmu mencari nafkah sendirian"
Ujar ayah Keyla sambil mengelus rambut Keyla
"keyla tidak apa-apa yah, keyla malah senang ayah dirumah tidak bekerja. Jadi kalau keyla pulang ada ayah yang menjawab salam keyla bukan malaikat lagi yang menjawab"
Keyla tersenyum menghibur ayahnya
Ayah keyla pun tersenyum dan memeluk putri semata wayangnya...
Sementara itu dirumah Remon, Citra sedang menonton tv dengan remon tiba-tiba Naufal datang dengan mogenya
Ttiit tttiiiit tttiiiiiitt
" ni rimah ada orangnya gak siiih sepi amat kaya kuburan aja"
Ujar Naufal sambil memenceti bel motornya
"Iiyaa iyaaa sebentar"
Sahut ibu remon dari dalam
"Siapa sih ma berisik amat"
Tanya Citra ngedumel
"Gak tau cit, apa mungkin om Naufal. tapi kata paman kamu besok baru kesini"
membuka pintu rumah.
Ceklak
"Oh kamu fal"
Jalan keluar dan membuka pintu gebang
dan Naufal pun masuk dan menyetandarkan mogenya.
"tanteeee"
Mencium tangan ibu Remon
"ayo masuk fal, sudah lama kamu tidak ke rumah tante"
Menepuk lengan Naufal dan jalan menuju pintu rumah.
__ADS_1
" iya tante"
Jalan dibelakang ibu Remon.
" oooommm Noop Noooop"
teriak Citra dan lari memeluk Naufal
"Halooo sepupu om yang cantiiik"
Menggendong Citra
"Aduuuhhh, kamu sekarang tambah berat aja Cit"
jalan menghampiri Remon diruang tengah.
"Iya dong om Citra kan makannya banyaaak"
Tertawa bangga.
"Hai Re,apa kabar?"
Menurunkan Citra dan duduk disamping Remon.
"Baik, katanya kamu besok kesininya fal kok sudah datang sekarang.
tanya Remon.
" iya Re, abisnya nyokap dirumah udah marah-marah terus jadi gua tinggal aja.
Hahahaha tertawa lepas
"Jangan bilang kamu tidak pamit om dan tante?
Tanya Remon sambil mematikan Tv.
"Hahahaha tau aja lu Re"
Menepuk punggung Remon
berdiri jalan ke kamar
"Ehhhh tunggu Re"
Lari mengejar Remon
Setelah masuk kamar mereka ngobrol berdua.
"tadi gua nyrempet cewek Re, dekat konter Hp lu. gua lihat-lihat ceweknya cantik sih"
merebahankan tubuhnya dikasur Remon
"Emang mata lu aja kalau lihat cewek cantik jadi ijo. makanya kalau nyetir motor jangan meleng, jadi tidak nabrak anak orang"
Mengambil handuk dan ke kamar mandi.
"tapi ada yang beda dari cewek itu Re, tapi gua gak tau apa. lagian gua kan buru-buru, ehhhh cewek itu tiba-tiba keluar dari gang, gua kan kaget jadinya"
Tidak mau disalahkan.
"Emang dasar mata kamu yang meleng kalau lihat cewek cantikfal fal,
menyahut dari kamar mandi
setelah selesai mandi dan Remon pun keluar dari kamar mandi.
"Fal cepat mandi ayo sholat bareng"
Melempar handuk bekas Remon mandi ke wajah Naufal.
"Aahhhh gila lu ndro"
__ADS_1
Celetuk Naufal kepada Remon, sambil tertawa dan melempar handuk balik
ke Remon.
"Lu aja dulu Re, gua nitip do'a agar gua dapat pacar yang baik"
senyum simpul.
"enak aja kamu bilang nitip"
mengambil sajadah dan sholat
sementara Remon sholat, Naufal keluar kamar dan ikut dengan Citra yang sedang ditaman depan rumah bersama ibunya.
"Citra lagi ngapain kamu cantiiik"
sambil mencubit pipi citra.
"aaduuuh om sakit tau,maaaa om Naufal ni nyubit pipi Citra"
sambil mengelus elus pipinya.
"Naufa**al"
sahut ibu Citra sambil menyiram tanaman dengan selang.
"iyaaa tante, habisnya Naufal gemess sama Citra"
mencubit pipi Citra lagi.
"mama dan papa bagaimana kabarnya Fal?"
tanya ibu Remon.
"baik tan"
jawab Remon
"Alhamdulillah, kalau begitu. tante senang mendengarnya.
ujar ibu Remon
"oohh iya kamu sudah mandi belum?"
tanya ibu Remon.
"belum tan"
jawab Naufal,meringis.
"cepat gih mandi, bentar lagi sudah mau masuk waktu maghrib. gak baik mandi malam-malam nanti rematik"
kata ibu remon sambil tersenyum
"iihhh om Naufal jorok, makanya dari tadi Citra cium bau asem ternyata om Naufal tohhh"
sahut Citra sambil menutup hidungnya.
"iya tante"
jawab Remon sambil mencubit pipi Citra lagi
"mamaaa om Naufal naakaal"
merengek sambil menghentakkan kakinya.
"sudah gak apa-apa citra, mungkin om nya kangen sama citra jadi mencubit pipi citra"
mematikan keran air dan mengelus-elus pipi Citra dan mengajak Citra masuk kerumah.
dan selang 1 jam suara adzan pun berkumandang, dan seperti biasanya Remon dan keluarganya selalu melaksanakan sholat berjama'ah...
__ADS_1
jangan lupa jempolnya kritik dan sarannya novelers 😊
terima kasih🙏🏿