
Ch 8 Situasi Di Dunia Ninja
"Situasi medan perang saat ini sedang panas panasnya".
"Di Amegakure terjadi perang 3 desa besar, Konoha, Suna, Dan Iwa".
"Disisi Konoha Ada Jiraiya dan Tim Ino-Shika-Cho, Disisi Suna ada Pakura, Di sisi Iwa ada Kitsuci, dan Hanzo dari Amegakure".
"Di tanah Otogakure yang belum dibangun terjadi bentrok Antara Kumo dan Iwa".
"Di perbatasan negara Batu dan Api terjadi gesekan gesekan ninja Konoha dan Iwa".
"Di dekat Suna ada medan perang Konoha Dan Suna, yang dipimpin Tsunade dari Konoha dan dua Tetua Suna Chiyo dan Ebizo".
"Di Negara Air Panas terjadi perang Konoha dan Kumo yang dipimpin oleh A Dan B bersaudara, dan Orochimaru".
"Sedangkan Kiri Tidak Memasuki perang".
"Itu saja yang ku tahu, selama sebulan aku fokus mengurus kamar dagang".
Jennifer menjelaskan situasi dunia ninja.
Setelah mendengarnnya Kelvin merasa pusing, walau sudah membuat rencana tetap saja kalau sudah terjadi rasanya berbeda.
"Oke, kalau gitu mungkin kamu bisa merekrut sisa-sisa klan Uzumaki di seluruh dunia untuk kembali ke sini Uzushiogakure", Kelvin memberi saran.
"Aku juga memikirkan itu tapi, mungkin membangkitkan kewaspadaan desa desa yang berperang", jawab Jennifer.
"Mungkin setelah kamar dagang kita sudah memiliki koneksi dengan daimyo negara besar", lanjut Jennifer.
Setelah Berdiskusi dengan Jennifer, Kelvin Keluar untuk melihat pemandangan di reruntuhan desa Uzushiogakure.
__ADS_1
-Negara Api, Konohagakure, Kantor Hokage
Sarutobi Hiruzen membolak balik kertas.
Tiba tiba pintu dibuka, lalu Hiruzen menoleh dan melihat itu adalah teman lamanya Danzo Shimura.
Hiruzen mengerutkan kening "Ada apa kau kesini Danzo ?".
"Hiruzen, apakah kau tahu tentang kamar dagang arcadia?".
"Hahh?", Hiruzen bingung, dia mengira danzo akan melaporkan situasi penting dari medan perang.
"Apakah kamu tahu?", Danzo bertanya lagi.
"Ya aku tahu sedikit dari anbu" Jawab Hiruzen "Tapi itu cuman kamar dagang yang baru dibentuk", Hiruzen menambahkan.
Danzo lalu melemparkan Ak-47 ke meja hiruzen,
"Apa kami tahu benda ini digunakan oleh orang orang kamar dagang arcadia".
"Ini bisa membunuh Genin dan Chunin juga bisa terbunuh kalau lengah".
Setelah mendengar perkataan Danzo, Hiruzen tahu apa yang akan di katakan Danzo selanjutnya.
"Hentikan, walaupun ini kuat tapi cuma bagi Genin lebih baik fokuskan pasukan Root mu ke perang ini".
"Tapi dengan memiliki benda ini kita bisa meningkatkan keselamatan genin kita".
Sarutobi Hiruzen merasa aneh dengan perkataan Danzo, karena dia tahu Danzo tidak akan mementingkan Genin Genin itu.
Padahal yang tidak diketahui Hiruzen, Danzo juga meras aneh setelah mengatakan itu.
__ADS_1
Setelah memikirkannya sebentar, wajah Hiruzen tampak tidak baik.
"Kamu mau membiarkan seluruh genin di desa pergi ke medan perang".
"Ini untuk kemenangan Konoha".
"Tidak".
Setelah ditolak Hiruzen, wajah Danzo tidak terlalu bagus.
"Ini untuk Konoha".
"Cukup Danzo" Hiruzen berkata sambil membentak meja.
"Hiruzen kamu terlalu lembut", Danzo merasa marah di hatinya, Hiruzen ini tidak memberinya wajah
"Cukup, aku Hokage" Hiruzen Menegaskan.
"Kau akan menyesal Hiruzen". Danzo berkata.
Mendengar kata kata yang akrab dari Danzo, Hiruzen menggelengkan kepala, dia juga tergerak tapi setelah memikirkannya dia dengan tegas menolak.
"Sekarang mari kita bahas perang ini'.
"Huhh", Danzo tidak mendengarkan Hiruzen, dia berdiri dari bangku dan keluar dari ruang hokage.
-Uzushiogakure
Kelvin dan Jennifer tidak tahu kalau kamar dagang mereka akan di awasi oleh Danzo.
~Bersambung
__ADS_1