
Pada suatu kala..... Terdapat 2 Wilayah bernama Vade dengan NeverSoul. Daerah itu menyatu namun berbeda wilayah.... Penduduk antar 2 kubu itu hidup saling berdampingan dan Damai...
Namun, pada suatu Ketika.... terjadi pertempuran di wilayah Neversoul. Rakyat Vade hanya Melihat karena mereka tidak ingin ikut campur akan hal itu.... hal itu membuat Rakyat Vade Jijik dan takut oleh rakyat Neversoul. Rakyat itu pun demo terhadap Freda dan para petinggi Vade lain nya dan terjadilah Rapat antar 2 Wilayah....
//Rapatpun diMulai
Freda(Salah satu Petinggi Vade):Aku tidak mau tahu wilayah kalian harus menjauh dari Vade
Frixa(Orang penting di NeverSoul):Haa, Dan Kau dengan senangnya diam disitu? euy kami enggan!
GreetFather (Ketua wiliyah Vade): Aku memiliki usul.... uhuk uhuk.... untuk menghindari konflik, Kita akan Menjatuhkan Neversoul unt-
Frixa:HEY! MAKSUDMU APA MENGATAKAN-
Diego (Executor Neversoul):Frixa!! sebaiknya dengarkan dulu
GreetFather:Maksud nya.... uhuk uhuk.... Supaya menghindari ada Makhluk yg mencoba Masuk/Keluar dan jika ada, Kalian bisa membunuh penyusup itu.... uhuk.... Kami, rakyat Vade bisa Terbang sedari Kecil dan Rakyat Neversoul tidak dapat Terbang. Jadi Jika ada Orang itu diDaerah kalian, Dia Sengaja
Frixa:Humph.... Benar Juga....
//GreetFather membuat surat perjanjian agar tidak ada Pihak yg masuk ke Daerah masing masing, Dan Jika melanggar maka sudah lepas tanggung jawab. Perjanjian ini Dinamakan "Perjanjian Mutlak" dan diTanda tangani orang orang yg Terkait. Tak lama, GreetFather pun Wafat.....
Frixa:Hiks.... dia sosok ayah dan Pemimpin yg baik
Diego:kuatkan dirimu //Sambil Menangis
//Freda Perlahan Datang
Freda:Sudah membaca Perjanjian Mutlak kita? dan kalian juga setuju kan?
Frixa:Humph Y,
Freda:Tunggu apa lagi? Silahkan Pergi! dan Tenggelamkan wilayah kalian
Frixa:Ayo diego kita Pulang, Ini adalah kali terakhir kita disini!//Menggusur Diego
Setelah itu, Neversoul pun Menjorok ke bawah dan Vade Menjulang ke atas. Perbatasan Vade adalah Jurang sedangkan perbatasan Neversoul adalah Tebing
3 bulan kemudian, diVade, seorang wanita Yg sudah Hamil 9 Bulan sedang Berlutut di depan Foto dan Prasasti sang GreetFather
Samika:Aku Mohon, lancarkan persalinan ku.... sebentar lagi anak ku Akan Lahir... aku harap anak ku dalam keadaan sehat....
kemudian, Wanita itu pergi ke tepi Jurang dan Mengambil Kerangnya lalu mendekatkan kerang itu ke telinganya
Samika:Kuroo, Anak kita akan lahir.... kuharap kau punya Nama yg bagus untuk anak kita.
Kerang:Aku ingin Dia memiliki Nama sesuai keinginan ku, Akan ku Namai dia, Hibiki Kyouzura
Samika:Kamu tahu? anak kita kembar!
kerang:Hebat, Aku harap aku bisa melihatnya
Samika:itu mustahil, Para petinggi melarang itu...
kerang:Kalau begitu, Aku ingin menamainya Yodzuka Kyouzura untuk sang kakak dan Hibiki Kyouzura untuk si Adik
Samika:baiklah.... aku mencintai mu.... Rourke....
kerang:Aku juga mencintaimu... Samika....
Scene berubah ke Freda, diKantornya Freda tampak sedang berkomunikasi dengan kerangnya.
Freda:"Diego, Adakah cara untuk kita bersama?"
Kerang:"Entahlah.... Padahal kita sudah menghabisi si tua bangka itu, tapi kenapa Perjanjian itu bisa tersebar?"
Freda:"Aku tidak tahu.... yg jelas, mengapa semua orang sepakat akan hal itu? Padahal merugikan Sekali untuk kalian"
Kerang:"Sial.... benar juga...."
Scene Berubah diTempat Diego. Frixi mendengar percakapan Diego dan Freda
Frixi:APA!!
Kerang:"Sayang, simulut ember itu kah?"
Diego:"Sebentar..."//Menyergap Frixi dan mengancamnya dengan Kapak
Frixi:"Aaah.... Diego apa yg kau lakukan"
Diego:"Diam!!//Karena emosi, Kapak itu DiLontarkan tepat ke arah Kepala Frixi
Frixi:"a-Aaah" //darah Frixi Berhamburan keluar tak lama di pun tewas?!"
Diego:"Aku membunuh siFrixi dia mengetahui rencana kita"
Kerang:"Bagus.... Dia memang pantas Mati"
Beberapa hari kemudian, Samika melahirkan 1 Bayi, ia namai Yodzuka Kyozura. Perut Samika masih Besar yg tandanya ia masih memiliki Anak diDalamnya..... Namun, selang beberapa hari sekitar 5 hari Bayi ke dua tak kunjung keluar. Tepat pada malamnya, Lahir lah Bayi itu Ia Namai, Hibiki Kyouzura. pada malam nya Freda datang dan Memberkati kedua anak Samika.
__ADS_1
Freda:"Sang kakak, Yodzuka Kyouzura dengan ini, Aku umumkan Kau Akan senantiasa Diberkati dan diSayangi"//Menyiprat dahi Yodzu dengan Air Telaga suci
Freda:"Sang A- " //Dada nya Sakit
Freda:"ugh.... arrrgggh sakit...."
Samika:"Astaga... kenapa ini Freda?"
Freda:"Hibiki.... adalah sumber kehancuran abadi.... kau harus lebih menyayangi Yodzuka ketimbang dia"
Samika:"Apapun katamu.... Petinggi Freda"
Sejak itu, Yodzuka Mendapat Perhatian lebih dari semua orang.... sedang Hibiki Tampak kurang Kasih sayang. Meski begitu, Yodzuka adalah satu satu nya orang yg tulus menyayangi nya.
Beberapa tahun Berlalu, Yodzuka dan Hibiki memasuki Fase Sekolah Dasar.
Samika:"Nak... ayo ibu Tuntun"
Yodzuka:"Tidak mah.... Yodzu bisa sendiri... ibu tuntun Hibi saja"
Samika:"Ah dia juga bisa sendiri pastinya"
//Hibiki Terjatuh karena Tidak sengaja
Samika:"HADUH! DARI DULU KAU MEMANG MENYUSAHKAN SAJA"
Yodzuka:"i-ibu jangan terlalu keras padanya.... aku juga dulu selalu menyusahkan ibu"
Samika:"Itu Beda sayang... itu karena Ibu Sayang pada Kalian"
Hibiki:"Yg kulihat hanya ibu sayang Kak Yodzu saja"//Batin dan sedikit terisak
mereka pun sampai diGerbang Sekolah Dasar.
Samika:"Hati yah nak, Ibu akan tunggu kamu dirumah. Oh ya Yodzu... Ini ibu buatkan Bekal special Buat Yodzu"
Yodzuka:"Terima kasih Ibu"//Bahagia namun melihat hibiki membuat ia sedikit sedih
Yodzuka:"jangan Khawatir, Kita makan berdua"
Samika:"TIDAK, Hibiki Beli makanan nya sendiri saja, Kan masih ada Uang sisa tahun baru kemarin"
Hibiki:"kalau minta uang Selalu saja seperti itu, Terakhir kali diBeri uang adalah pas tahun Baru. Itupun 5 tahun yg lalu... dan hanya 1 Douze hanya cukup untuk jadi pajangan"//Batin
Yodzuka:"ah, baiklah ibu... kami pergi duluan saja"
Samika:"Hati hati, Habis pulang langsung kerumah Yodzu, Hibi.... Aku perlu Bantuan hibi untuk cuci piring dan NgePel"
Yodzuka:"Ayo Hibi... Kita masuk aku sudah tidak Sabar"
Yodzuka Menuntun tangan Hibiki dengan sangat Gembira namun, Hibiki Berhenti dan tidak ingin Masuk Kelas.
Yodzuka:"Kenapa Kau masih sedih? Tidak apa Bekal ku Untuk mu saj-"
Hibiki:"Tidak"
Yodzuka:"Lalu mencuci piring? tenang aku bisa ban-"
Hibiki:"tidak"
Yodzuka Memeluk Hibiki dengan Lembut
Yodzuka:"tenang saja dik, Aku disini.... Sifat ibu memang seperti itu.... Nah sekarang ayo kita Mas-"
Hibiki:"Kak... apa kakak tidak sadar? Kakak selalu dapat perhatian lebih... sedangkan aku? Mungkin ada yg salah, Tapi Aku yg salahnya... Kemana ayah kita? Sepertinya hanya ayah yg Tulus kepadaku"
Yodzuka:"Ibu bilang-"
Hibiki:"Ibu Ibu ibu Ibu saja terus, Kau selalu Manja Kak, Tiap Apapun pasti selalu ibu. Pasti!"
Yodzuka:"Hey dengar...."
Hibiki:"SUDAH, aku tidak ingin berdebat dengan Kakak.... Ayo masuk Kelas sudah hampir dimulai"
Saat diKelas, Guru mereka memperkenalkan dirinya.
Vexi:"Halo semua nya, Nama ibu Vexi.... Kita akan mulai Belajar tapi sebelumnya.... ada Murid Kembar disini.... siapa Nama Kalian?"
Yodzuka:"Aku Yodzu kakak dari-"
Hibiki:"Hibiki"
Vexi:"Waaah Nama kalian Bagus.... Nah untuk murid murid yg lain termasuk Kalian Berdua silahkan Pakai Kartu Nama kalian"
Semua memakai kartu Nama, Kecuali Hibiki.
Vexi:"Dimana kartu nama mu Nak Hibi?"
Hibiki:"Dimana mendapatkan benda itu?"
__ADS_1
Vexi:"Kau membuatnya sendiri dirumah, Bukan kah ibu kalian Sudah memberitahu itu?"
Hibiki:"Ibu kami tida-"
Yodzuka:"Ini Kartu nama mu, Ketinggalan diTas ku Kemarin; Beruntungnya aku sudah Membuat kan nya untuk mu //batin"
Ibu Vexi pun Memulai Pembelajaran tentang Per tambahan.
Vexi:"Ixli, Berapa 1+1?"
ixli:"eh.... satu tambah satu.... Dua bu"
Vexi:"Yap Betul, Sekarang.... Yodzu kamu akan lebih sulit, Berapa 10 + 13?"
Saphire:"hah.... memang dia bisa?"// batin
Yodzuka:"23 bu"
Vexi::Waaah Yodzu Pintaryah... kalau begitu... Hibi pasti lebih pintar.... Hibiki, Reaksi Ionisasi KOH adalah?"
Hibiki:"Apa aku tidak salah Kelas?//Batin; K+ OH- bu"
Vexi:"Sebentar, Ibu ke ruangan ibu dahulu"
Saphire:"Keren sekali.... dia bisa"
Sugino:"Keren.... ayo berteman dengan ku"
Akami:"Kau sangay pintar Aku harap aku bisa berteman dengan mu"
Hibiki Sedikit Bahagia
Hibiki:"Tenang tenang, kalian semua bisa menjadi Teman ku"
Akami:"Apa yg Kau katakan? Kau saja tidak bisa menjawab pertanyaan bu Vexi"
Sugino:"Kami bertanya kepada Yodzuka bukan kau!"
Saphire:"Huuuu"
Mendengar itu, Ia pun Pergi keluar.
Ixli:"Loh.... Anak Baik... KALIAN APA APAAN SIH? BERTEMAN PANDANG PANDANG ORANG, DIA JUGA BISA MENJAWAB PERTANYAAN BU VEXI, KALIAN SAJA YG TIDAK MENGERTI!"
Yodzuka:"Benar, Adik ku sangat pintar dalam Kimia... Sebaiknya kalian minta maaf padanya"
Akami:"Kami Enggan, Lagian Kamu punya adik Sangat Bodoh"
Saphire:"Xixixi,Bodoh...."
Sugino:"Adik Bodoh"
Yodzuka pun Geram dan mulai membentak
Yodzuka:"CUKUP, SETELAH MENGHINA ADIK KU KALIAN MASIH INGIN BERTEMAN DENGAN KU? AKU ENGGAN UNTUK MEMILIKI TEMAN SEPERTI KALIAN"
Akami:"Oh yah, Jika kau bilang begitu. jangan salahkan kami jika adik mu Terluka"
Yodzuka:"Jika kau menyentuh adik ku, Tak akan ku maafkan kalian"
Ditengah perdebatan, Ixli keluar dan mencari hibiki. Ia menemukan hibiki yg sedang sedih sambil merangkul kakinya
ixli:"Hey, Hey anak pintar.... Jangan sedih"
Hibiki:"Pergilah...."
ixli:"Humph.... padahal aku Mengagumi mu"
Hibiki:"serius?"
ixli:"tentu.... Aku Carmi la lixli, panggil saja Ixli"
Hibiki:"Aku Hibiki...."
ixli:"Nama yg Keren..... Kau beruntung memiliki kakak Seperti Yodzu, dia Terus terusan membela mu di Kelas sana"
Hibiki:"Jika ibuku tahu akan hal itu, bisa bisa aku di Kunci di Toilet"
Ixli:"GASP.... kejam nya"
Hibiki:"Sebaiknya kita ke kelas, Aku Khawatir Bu Vexi mencari kita"
ixli:"Hmmm ayo"
Setelah mereka berdua kembali, Bu Vexi juga datang dan Terkejut melihat kelasnya berantakan
Vexi:ASTAGA!!! kenapa kalian bertengkar?
Yodzuka:"dia mulai duluan bu, jadi saya-"
__ADS_1
Akami:"BOHONG"