Elsya

Elsya
Bab 1


__ADS_3

"Aaauuuuu..." ringis elsya, saat tiba-tiba ia didorong dengan paksa oleh seseorang.


"Heh,minggir lo dasar anak haram" Teriak orang tersebut sambil menarik rambut panjang elsya.


"Lepasin gak!!" Bentak elsya, sambil menepis tangan cerry yang ingin merusak rambut cantiknya."apa lo!"nyolot cerry. "jangan lo sentuh sentuh gue lagi"kata elsya


"Berani lo ya sekarang" Kata cerry. "Dasar  gatau malu, ingat lo udah sebatang kara. nyokap lo kan dah mati gara-gara penyakitan " Kata cerry tersenyum sinis."dasar anak pembawa sial"lanjutnya


"Brengsek lo, gue udah sabar selama ini ngediemin lo. tapi lo ga pernah mau berhenti ngeganggu hidup gue dari dulu!mau lo itu apa sih?!" karena Kesal elsya menampar cerry dan mendorong nya  hingga jatuh tersungkur.lalu pergi meninggalkan cerry.


"Sial, liat aja nanti pembalasan gue " Gumam cerry menatap murka kepergian elsya. "Gue bakal bikin lo malu seumur hidup lo sya, liat aja" Sambil tersenyum jahat.


Setelah selesai menghindari cerry, elsya berlari kearah kelas namun...


"Braak,aduuuh... Ma..maaf gue lagi buru-buru sekali lagi maaf" Ia menunduk sambil mengucapkan kalimat tersebut dan langsung berlari meninggalkan orang tersebut tanpa melihatnya.

__ADS_1


Pria yang ditabrak tersebut menatap tajam punggung wanita yang telah menabraknya, nampak jelas kilatan amarah terpancar dari mata pria tersebut.


Sesampainya dikelas, elsya langsung mencari naya.


"Naay...  Maaf ya gue lama. tadi ada masalah bentar" Menatap Naya penuh penyesalan karena melihat tatapan nay yg tajem, agar sahabatnya tersebut mau memaafkannya.


"Hahahaha...  Santai aja kali sya, gue mah ga marah kalo nungguin lama. asal gak lo tinggalin gue aja hehe.. Kalo berani lo ninggalin gue, bakal gue berantakin rumah lo sya,biar ancur sekalian" Puas  naya tertawa setelah jailin elsya. "Udah deh.. Kita pulang yuk keburu malam ntar"


"Ayook nay, kita kehalte kuy nunggu angkutan biasa" Ajak elsya.


Dan mereka pun menunggu hingga bus tersebut datang dan mereka pun pulang kerumah.


~selanjutnya~


Saat sudah sampai dirumah mereka. Elsya membuka kunci pintu rumahnya dan memasukinya, "haaah...capeknya" Ia bermonolog sendiri sambil melempar tasnya ke sofa. Lalu melanjutkan langkah kedapur "degg"  tiba-tiba jantung nya terasa sakit dan pupil matanya berubah secara perlahan. "Sial, gara-gara lupa ga minum darah dah semingguan lebih. Haaah... Gini nih kalo baru tau tentang diri sendiri, mana belum kebiasa pula, huh" Dengusnya kesal

__ADS_1


"Masih ada gak ya stok darahnya dikulkas,kalo ga ada ****** gue" Ucapnya sambil berfikir dan lanjut berjalan ke kulkas. "Untung masih ada, ya walau stok terakhir sih. Gapapa deh ntar gue beli lagi huft..." Ucapnya lagi, lalu pergi ke sofa untuk mengambil tas yang ia lempar dan lanjut berjalan ke kamarnya yang terletak dilantai dua rumahnya.


Dikamar


Elsya kembali membuka surat terakhir dari mamanya. lalu elsya berkata "mam, elsya ga tau gimana cara ketemu dengan kakak. Elsya bahkan ga ingat gimana wajah kakak yg el tau cuma wajah kakak dari foto yang mam kasih, yang elsya ingat nama kakak itu cuma kak ar elsya ga ingat nama lengkap kakak"sambil menahan tangisnya dan mengingat kejadian pas dulu.


Flashback


"Di panggil elsya naubilla segera ke kantor guru" Suara dari speaker dikelas


To be continiu


See you next chapter gaes


maaf kalo amburadul ketikanya, karena ini pyur dari pikiran sendiri jadi ya gitu  gajelas kaya yang buat :v

__ADS_1


Kalo bisa kasih saran kasi aja, biar bisa direnungi dulu hmmm...  Udah deh sampaibaybay love you buat yg liat wkwk :'


__ADS_2