
Episode Sebelumnya
Huft ayolah Sela, kamu bisa tidur dengan kak Grace ataupun dengan Gravito. "Cassandra dengan polosnya menyebutkan nama Gravito secara ceplos yang membuat Gisella, Gordon dan Grace kaget. Karena cuma Cassandra yang tau jika Gisela dan Gravito sepasang kekasih".
Apa ? Coba ulangi sekali lagi Case ? "Gordon dan Grace kaget dan serentak menyuruh Cassandra mengulangi perkataannya".
Gisela ke.... "Cassandra hendak mengulang ucapannya tetapi Gisella menutup mulut Cassandra".
Iya Case, kamu boleh tidur dengan kak Gordon dan aku bersama Kak Grace. "Gisella dengan cepat menutup mulut Cassandra saat mau mengulang perkataannya kemudian dengan berat hati memberikan Gordon kepada Cassandra".
Baik, karena Sela sudah setuju, Kakak dan Case tidur di pojok sebelah kanan dan Sela dengan Ace tidur di pojok sebelah kiri. Dan selamat malam adik adikku. Mimpi yang indah yah. "Gordon menyetujui keputusan Cassandra dan Gisela lalu menyuruh adik adiknya tidur dan Gordon pun mengunci resleting tenda".
Hai dik, nama kalian siapa ? Sebagai ketua di tenda dua ini nama kakak Gabriella panggil saja Gaby. Kebetulan kita berada di tenda keluarga Smith, kakak rasa kita memiliki hubungan darah yang tidak kita ketahui. Apa kalian tidak curiga ada yang disembunyikan keluarga kita ? "Gabriella mengajak adik adik juniornya berbincang sebelum tidur".
Iya kak. Sebenarnya kami juga curiga sudah lama. Saat kami kecil, kami tersesat di istana. Kami menemukan sebuah ruangan bawah tanah. Saat kami masuk, kami melihat Foto keluarga besar Smith. Yang kami bingung ada gambar seorang gadis kecil usianya tidak jauh seperti kakak. Saat kami di temukan, tak seorang pun di istana yang memberitaukan siapa gadis itu. Apa dia kakak kami ? Di Foto itu, anak perempuan seusia kakak memiliki Gelang Khas tanda keluarga Smith. "Saira dan Seraphina menjawab dengan serentak dan membicarakan rahasia keluarga mereka".
Apa gelang seperti ini yang kalian maksud ? "Gabriella mengeluarkan gelang miliknya dan menunjukkan kepada Saira dan Seraphina".
Iya kak benar. Ternyata kakak adalah saudari kami. Tapi kenapa semua orang di istana merahasiakan dan membuang kakak ? "Saira dan Seraphina masih kaget dan bingung".
Karena kakak bukan Vampire sempurna seperti kalian. Tapi Ayah kakak adalah Raja Werewolf. Kakak anak Immortal. Karena takut Seluruh keturunan Vampire dan Werewolf akan musnah makanya kakak di asingkan. Dan kakak dirawat sama keluarga Elf. "Gabriella menjelaskan kenyataan kepada adik adiknya yang membuat adik adiknya kaget".
Prolog : William, Richard dan Gravito pun akhirnya masuk habis melaksanakan tugasnya.
Wah ada perbincangan apakah para gadis malam ini ? Kalian cewek cewek di pojok kanan dan kami cowok cowok di pojok kiri. "Gravito yang terakhir masuk mengunci tenda dan membagikan tempat tidur".
Baiklah kami setuju Lord. Jangan menghisap darah kami yah. "Gabriella, Saira dan Seraphina pun menjawab dengan kompak yang membuat para Lord kaget dan bingung mengapa cewek cewek ini tau identitas mereka".
Bagaimana kalian Tau jika kami dari ras Lord ? "William yang kaget dan bingungpun refleks menanyakan kepada mereka".
Apakah kalian tidak menyadarinya ? Kami bertiga ini Vampire. "Celetuk Seraphina yang ceplos".
Oh baiklah suda malam tidurlah. Mimpi indah untuk kita semua. "Richard pun mengalihkan untuk menyuruh tidur agar perdebatan yang terjadi tidak panjang".
Hai adik adikku, apa yang kalian lakukan di luar ? Masuklah hari sudah larut, lanjutkan per bincangan di dalam tenda saja. "Grania yang tidak melihat ada orang di tenda, Dia pun keluar untuk mencari dan menemukan mereka berbincang di pohon yang tidak jauh dari tenda lalu menghampiri mereka dan menyuruh mereka masuk ke tenda".
Baiklah kak, kita berbincang di dalam tenda. Ayo jalan. "Karen pun mengajak semua ke tenda dan berbincang di tenda sebelum tidur".
Prolog : Rendy, Sellina, George, Grania, Anetta, Karen dan Rekha pun berjalan ke tenda mereka dan memulai perbincangan. Rekha yang masuk paling akhir ke tenda yang mengunci resleting tenda.
Kita ini para werewolf, apa kalian tidak pernah curiga sedikitpun pada Cassandra beserta keluarganya dan Gravito beserta keluarganya ? "Anetta membuka perbincangan".
Iya kakak juga sebenarnya curiga sejak kelas X terhadap Gravito. Tapi tidak ada bukti. Selama ini kakak menyelidiki secara diam diam tetapi tidak menemukan sedikitpun informasi tentang mereka. "Grania pun menjawab pertanyaan Anetta yang memang masuk akal".
Kakak rasa lebih baik mulai besok kita mengawasi mereka saja. Bagaimana jika kita berbagi tugas. Sebelum tidur, lebih baik kita bertelepati kepada werewolf lain dulu tetapi baca mantra khusus werewolf agar bangsa lain tidak bisa mendeteksi pembicaraan kita. "Rekha pun ikut angkat bicara".
Baik setuju, kita lakukan sekarang. Rendy, sebaiknya kamu yang bicara. Walau bagaimanapun kamu pewaris tahta kerajaan dan ras werewolf. "Sellina dan Karen pun menyuruh Rendy yang memimpin di setujui oleh semuanya".
Telepati Khusus ON
Rendy : Terbukalah seluruh telepati khusus werewolf baik yang ada di percampingan maupun yang ada di hutan ataupun yang berada di kota dan negara lain.
Werewolf : Baiklah Yang Mulia, kami mendengarkan perintah.
Rendy : Kita akan berbagi tugas mulai besok. Demi menjaga keamanan Ras Werewolf, Manusia dan Elf, lakukan penyelidikan Apakah ada Ras Lord, Drakula, Vampire ataupun penyihir yang memasuki wilayah kita. Data saja. Jangan ambil tindakan dulu. Karena kita semua masih harus menjaga identitas kita agar tidak di ketahui manusia. Dan juga selain bersekutu dengan Elf, Kita harus mengajak Ras Harimau dan Mermaid bergabung dengan kita dan membuat aliansi.
Werewolf : Siap laksanakan Yang Mulia Wilson.
Telepati Khusus OFF
Prolog : Setelah telepati itu selesai, mereka pun tertidur.
Perhatian Perhatian, dalam 10 menit berkumpullah di lapangan. Kita akan mengadakan senam pagi dan olahraga lain sebelum kita sarapan. Jam saat ini menunjukkan jam 07.20. Terima kasih atas perhatiannya.
•Kepala Sekolah•
Huft apaan sih itu manusia, pagi pagi sudah ribut. Mengganggu ritual makanku saja. "Cassandra yang mendengar teriakan kepala sekolah yang memberi pengumuman membuat Cassandra mengeluh dengan gaya khas manjanya lalu menghentikan ritual makannya yaitu meminum darah kemudian keluar dari tenda".
Prolog : Saat Cassandra keluar dari tenda dan hendak berjalan, Cassandra pun melihat Rendy, Sellina dan Anetta berjalan lalu mereka menghampiri Cassandra melihat air merah seperti darah di ujung bibirnya.
Morning Case, oh iya itu ada apa di sudut bibirmu ? "Sellina yang menghampiri Cassandra dan memeluknya seperti biasa say hello mereka, kemudian melihat sesuatu air di sudut bibir Cassandra sedikit curiga tetapi berpura pura seolah tidak tau agar Cassandra tidak curiga".
Oh ini Lin, Ini jus buah naga. Apa kamu mau ? ini aku membawanya di sakuku. Jika kamu mau, akan kuberikan padamu. "Cassandra membalas pelukan Sellina dan melepasnya karena kaget. Cassandra yang tidak ingin Sellina curiga menunjukkan botol yang di maksud buah naga dan hendak memberinya kepada Sellina".
Baiklah aku mau. Aku tidak pernah makan ataupun minum dari buah naga. Terima kasih yah Case. "Sellina pun menerimanya dan menyimpan di sakunya lalu menggandeng tangan Cassandra berjalan menuju lapangan dan diikuti oleh Rendy dan Anetta".
Prolog : Akhirnya Rendy, Anetta, Cassandra dan Sellina pun sampai di lapangan di tengah hutan tempat berkumpul mereka saat tiba dan mengadakan kegiatan yang tidak jauh dari camp mereka. Begitu juga Siswa dan siswi lainnya pun sudah berkumpul semua di lapangan. Kepala Sekolah pun mengabsen berdasarkan kelompoknya masing masing.
Selamat pagi semua seluruh siswa siswi kelas X, XI, dan XII serta para guru pembimbing sekalian. Sebelum kita memulai kegiatan di hari kedua ini, kita akan berdoa dan absen. "Kepala sekolah mengumumkan dengan memakai toa".
Selamat pagi juga pak. "Seluruh siswa siswi pun menjawab".
Berdoa dimulai menurut kepercayaan masing masing. Doa dimulai...
Doa selesai....
"Kepala sekolah menunduk saat berdoa lalu mengakhiri doa dan mengangkat kepalanya lagi setelah tunduk".
Absen saya mulai.
Cassandra Cleo Ventura ...
"Kepala sekolah memanggil".
Hadir pak. " Cassandra menjawab dengan gaya khas manjanya".
Rendy Johan Wilson...
"Kepala Sekolah memanggil".
Hadir Pak. "Rendy menjawab dengan gaya khas cueknya".
Sellina Johan Wilson...
"Kepala Sekolah memanggil".
Hadir Pak. "Sellina menjawab dengan gaya khas cerianya".
Anetta Steven Wilhelmina...
"Kepala Sekolah memanggil".
Hadir pak. "Anetta menjawab dengan gaya khas pemalunya".
Gisella Claud Ventura....
"Kepala Sekolah memanggil".
Hadir Pak. "Gisella menjawab dengan gaya khas cerianya".
George Johan Wilson....
"Kepala sekolah memanggil".
Hadir Pak. "George menjawab dengan gaya coolnya".
Grace Claud Ventura...
"Kepala sekolah memanggil".
__ADS_1
Hadir Pak.
"Grace menjawab dengan gaya khas juteknya".
William Dark Lord...
" Kepala sekolah memanggil".
Hadir Pak.
"William menjawab dengan gaya khas coolnya".
Saira Stuart Smith...
"Kepala Sekolah memanggil".
Hadir Pak.
"Saira menjawab dengan gaya khas centilnya".
Seraphina Stuart Smith...
"Kepala Sekolah memanggil".
Hadir Pak. "Seraphina menjawab dengan gaya khas pemalunya".
Gordon Claud Ventura...
"Kepala Sekolah memanggil".
Hadir Pak. "Gordon menjawab dengan gaya khasnya cool dan cuek".
Gabriella Stuart Smith...
"Kepala sekolah memanggil".
Hadir pak... "Gabriella menjawab dengan gaya khas cerianya".
Richard Dark Lord...
"Kepala sekolah memanggil".
Hadir pak. "Richard menjawab dengan gaya khas juteknya".
Karen Steven Wilhelmina...
"Kepala sekolah memanggil".
Hadir pak. "Karen menjawab dengan gaya khas juteknya".
Rekha Steven Wilhelmina...
"Kepala sekolah memanggil".
Hadir pak. "Rekha menjawab dengan gaya khas cerianya".
Gravito Dark Lord dan Grania Steven Wilhelmina ajaklah teman dan adik adik kalian menuju lokasi 1. untuk Bu Raisa, Pak Rio dan Pak Dirga bimbing siswa siswi kelompoknya di lokasi. Kemudian absen kelompok kedua akan di lanjutkan oleh ibu wakil kepala sekolah.
"Kepala Sekolah mengumumkan arahan".
Veronika Stuart Smith...
"Wakil kepala sekolah memanggil".
Hadir bu. "Veronika menjawab dengan gaya khas cerianya".
"Wakil kepala sekolah memanggil".
Hadir bu. "Callista menjawab dengan gaya khas pemalunya".
Carlos Steven Wilhelmina...
"Wakil kepala sekolah memanggil".
Hadir bu. "Carlos menjawab dengan gaya khas frontalnya".
Merista Michael Rosario...
"Wakil kepala sekolah memanggil".
Hadir bu. "Merista menjawab dengan gaya khas centilnya".
Riana Aron Anov....
"Wakil kepala sekolah memanggil".
Hadir bu. "Riana menjawab dengan gaya manjanya".
Margaretha Oliver Clifton.
"Wakil kepala sekolah memanggil".
Hadir bu. "Margaretha menjawab dengan gaya khas culasnya".
Marry Raphael White.
"Wakil kepala sekolah memanggil".
Hadir bu. "Marry menjawab dengan gaya khas pemalunya".
Lester Dark Lord.
"Wakil kepala sekolah memanggil".
Hadir bu. "Lester menjawab dengan gaya khasnya cool, cuek, dingin tetapi penuh kharisma".
Rainer Steven Wilhelmina...
"Wakil kepala sekolah memanggil".
Hadir bu. "Rainer menjawab dengan gaya khas frontal dan jahilnya".
Oliver Eson Sanders...
"Wakil kepala sekolah memanggil".
Hadir bu. "Oliver menjawab dengan gaya khas coolnya".
Monica Aron Anov...
"Wakil kepala sekolah memanggil".
Hadir bu. "Monica menjawab dengan gaya khas pemalunya".
Ralph Steven Wilhelmina....
"Wakil kepala sekolah memanggil".
Hadir bu. "Ralph menjawab dengan gaya khas frontal dan isengnya".
__ADS_1
Vesta Johan Wilson....
"Wali kelas memanggil".
Hadir bu. "Vesta kembaran Vesto menjawab dengan gaya khas cerianya".
Vesto Johan Wilson...
"Wali kelas memanggil".
Hadir bu. "Vesto kembaran Vesta menjawab dengan gaya khas cerianya".
Rhea Stuart Smith....
"Wakil kepala sekolah memanggil".
Hadir bu. "Rhea menjawab dengan gaya khas tomboynya".
Edward Steven Wilhelmina dan Ester Raphael White bawa teman dan adik adik kalian menuju lokasi kedua. Kepada pembimbing Bu Naina, Pak Robert, dan pak Storm silahkan mengawasi kelompoknya di lokasi yang ditunjuk. Dan absen kelompok akan dilanjutkan bapak ketua komite.
"Wakil kepala sekolah memberikan arahan".
Frans Johan Wilson...
"Ketua komite memanggil".
Hadir pak. "Frans menjawab dengan gaya khas frontal dan cerianya".
Jennifer Raphael White...
"Ketua komite memanggil".
Hadir pak. "Jennifer menjawab dengan gaya khas pemalunya".
Elliot Oliver Clifton.....
"Ketua komite memanggil".
Hadir pak. "Elliot menjawab dengan gaya khas frontalnya".
Resta Aron Anov...
"Ketua komite memanggil".
Hadir pak. "Resta menjawab dengan gaya khas mentelnya".
Farrah Alexander Elizabeth...
"Ketua Komite menjawab dengan gaya khas cueknya".
Ellia Jovita Diana...
"Ketua Komite memanggil".
Hadir pak. "Ellia menjawab dengan gaya khas cerianya".
Errica Elviana Phillips...
"Ketua komite memanggil".
Hadir pak. "Errica kembaran Errico menjawab dengan gaya khas pemalunya".
Errico Elviano Phillips...
"Ketua komite memanggil"
Hadir pak. "Errico kembaran Errica menjawab dengan gaya khas frontalnya".
Leonardo Dark Lord...
"Ketua komite memanggil".
Hadir pak. "Leonardo menjawab dengan gaya coolnya tetapi tetap berkharisma".
Serenity Dark Lord...
"Ketua Komite memanggil".
Hadir pak. "Serenity menjawab dengan gaya khas juteknya".
Prolog : Setelah absen selesai, kegiatan pun di mulai di lokasi masing masing yang telah di tunjuk. Kalau di hari pertama kegiatan mereka pencarian jejak harta karun, pencarian kayu bakar dan pembersihan area, di hari kedua ini kegiatan mereka adalah menuliskan nama nama pohon atau tumbuhan di area tempat masing masing yang telah ditetapkan, permainan dare or truth, dan api unggun lalu pulang ke tenda masing masing.
Huft kenapa juga ada acara nulis nulis segala sih, aku kan tidak bawa pulpen dan kertas. "Cassandra menggerutu kesal dengan wajah cemberut dengan gaya khas manjanya duduk dekat pohon".
Ini pulpen dan kertas. Aku tau pasti kamu tidak membawa. Jadi aku menyediakan lebih. Ambillah, aku pusing dengan ocehanmu itu. Dan jangan berisik, aku butuh konsentrasi untuk menuliskannya. "Rendy yang melihat wajah frustasinya Cassandra mulai kesal lalu menghampiri Cassandra dan memberikan Cassandra sebuah pulpen dan secarik kertas cadangan milik Rendy".
Terima kasih yah. Kamu penyelamat. Yah walaupun kadang kamu cuek, jutek dan ngeselin tapi kamu tau aja apa yang sedang kubutuhkan. "Cassandra mengambil pulpen dan kertas yang diberikan oleh Rendy lalu memeluk Rendy tanpa sadar karena kesenangan ada dewa penyelamatnya yang membuat Rendy mematung dan wajahnya merona merah seperti kepiting rebus dengan jantung berdebar yang meronta ronta minta keluar yang diikuti senyum kecil di wajah Rendy dan membalas pelukan Cassandra sambil menepuk nepuk punggung belakang Casaandra kemudian mengelus elus kepala bagian belakang Cassandra".
Prolog : Akhirnya semua telah menyelesaikan tugas tulis menulis mereka. Seluruh Siswa siswi pun di minta kembali ke lapangan hutan yang berada pada depan tenda untuk melakukan permainan Dare or Truth menjelang sebelum kembali pada tenda mereka masing - masing.
Gravito kemarilah. "Kepala Sekolah memanggil Gravito untuk memberikan tugas padanya".
Saya pak, ada apa bapak memanggil saya ? "Gravito yang di panggil kepala sekolah pun datang menghampiri bapak kepala sekolah".
Instruksi kan teman - teman dari Osis untuk memberikan kertas dan pulpen ini kepada semuanya agar mereka menuliskan dare dari mereka. "Kepala sekolah berbisik kepada Gravito agar yang lain tidak mendengarnya".
Siap laksanakan pak. "Gravito menerima kertas - kertas dan pulpen dari bapak kepala sekolah dan berjalan menuju luar lapangan sambil mengotak - atik ponselnya".
Via Whatsapp Grup Osis
Ketua Gravito : Semuanya kemari berkumpul di luar lapangan, ada tugas dari kepala sekolah yang diberikan kepada kita.
Wakil Grania : Ada tugas apa ketua ? Jika kita para Osis pergi dari kelompoknya, siapa yang menjaga kelompoknya ?
Ketua Gravito : Oh iya hampir aku lupa. Gini ajah, sebelum kalian kesini, bilang pada anak kelas XII yang berada di kelompoknya untuk menjaga adik kelas selama 15 menit.
OSIS : Siap ketua, kami akan laksanakan.
Prolog : Semua anggota Osis pun menutup ponsel mereka dan mengerjakan tugas mereka sebagai Osis.
Perkumpulan Kelompok 1
Kelompok 1 berkumpul dan ikuti kakak. "Grania memanggil anggotanya dan mengajak kelompoknya untuk menepi ke belakang tenda".
Huft kak, mau kemana lagi sih ? Capek kak. Baru juga duduk di lapangan udah pergi lagi. "Cassandra dengan gaya khas manjanya berjalan mengikuti Grania sambil menggerutu karena masih kelelahan".
Oh ayolah anak manja, jika kamu menggerutu seperti itu terus, maka permainan dare or truth kita takkan bisa memulainya. "Rendy yang tergoda dengan keluhan manjanya Cassandra itu pun berjalan mengikutinya sambil berpura - pura mendengar gerutu manjanya Cassandra tetapi merasa senang sebenarnya dan sedikit menggoda Cassandra".
Apa itu benar ? Hmm kalau gitu baiklah. Tapi aku capek. Sela kesini jalannya dekat padaku, aku haus. "Cassandra berhenti sejenak dan memanggil Gisela dan kembali berjalan setelah Gisella berada di sampingnya".
Oh iya Case, ini minum dulu. "Gisella yang dipanggil Cassandra menghampiri Cassandra dan mengambil botol minuman milik Cassandra yang berisi darah dari tas Gisella lalu memberikan kepada Cassandra setelah Gisella berada disamping Cassandra".
Prolog : Saat Cassandra membuka tutup botol itu, para werewolf itupun mencium ada bau darah. Grania, Rendy, Sellina, Anetta, George, Karen dan Rekha pun seketika mengendus dan melirik botol yang diminum oleh Cassandra. Mereka semua yang berada di depan menoleh kebelakang melihat Cassandra setelah mengendus aroma darah tersebut. Para werewolf yang menyadari mencoba mendekati Cassandra tanpa membuat Cassandra dan yang lainnya curiga.
Hak Cipta Dilindungi Oleh : Mangatoon Terbit Tahun 2018.
08
__ADS_1