
Hari ini Emily berada di caffe tempat dia bekerja,,, tadi sewaktu pulang sekolah Emily langsung ke tempat nyah bekerja,,,
Emily bekerja sangat giat,,, ini adalah Caffe paman Jonatan dan Emily bekerja pada nyah,, yah walau pun paman jo tak mengijin kan nyah bekerja,,,namun karena Emily ponakan kesayangan nyah jadi Jonatan menstujui nyah,,,
" Nona,,,,,?! teriak salah satu pelanggan,,,dan Emi pun menghampiri nyah
" Ada yang bisa saya bantu tuan,,,?! kata Emi sopan
" saya pesan cafucino 1 , dan kue tar coklat nyah satu,,,?! kata pelanggan
" tunggu sebentar ya tuan,,,?! kata Emi sopan
" tunggu nona,,,,?! kata pelanggan itu lagi
"iya tuan,,,?! kata Emi masih tersenyum
" Nama mu siapah,, dan nomor hp mu berapah,,,,?! kata pelanggan itu spontan
" Maaf tuan,,,maksud anda apa,,,!? kata Emi
" saya mau tau nama mu dan Nomor hp mu,,,?! kata pelanggan itu lagi
" maaf tuan,,, saya tidak bisa,,,?! kata Emi pelan
" kenapa tidak bisa,, saya kan cuma mau tau nama mu dan no hp,, itu sja,,,?! kata pelanggan itu kesal
" baik lah,,,,?! kata Emi pelan
" Nama saya,,, Emi dan maaf tuan saya tidak Punya nomor hp,,?! kata Emi,, masih dengan tersenyum
" kau tidak membohongi ku kan,,,?! selidik pelanggan itu
" tidak tuan,,,,saya tidak berbohong,,,?! kata Emily menahan amarah nya
" kalo begitu saya permisi,,,?! kata Emily lagi dan meninggalkan pelanggan itu,,,
__ADS_1
spontan pelanggan itu kesal
" dasar cewek sok jual mahal,,,?! kata pria itu
" lihat saja nanti,, apa kau masih mau jual mahal padaku,,,?! kata pria itu lagi,,, dan tersenyum sinis
Emily pun ke ruang dapur Emi kesal sama pelanggan itu,,
" Emily ada apa,,,?! tanya seorang gadis yang seumuran Emily
" aku kesal sama pelanggan laki laki itu,, dia dia maksa banget minta no hp ku,,,?! kata Emi kesal
" pelanggan yang mana,,,?! kata teman Emi
" tuh yang duduk di meja no 9 ,,?! kata Emi
" itu kan pak Mike,, kamu harus hati hati dia itu sering banget ngincer pelayan caffe ini,, dan berbuat senonoh pada mereka,,,?! kata gadis itu
" yang benar kamu mer,,,?! kata Emily pada gadis itu yang bernama Meri
" iya,,, aku serius,, kamu harus hati hati ya,,,,?! kata Meri cemas
PUKUL 5 SORE
Caffe pun tutup,, dan Emily akan pulang,
" dah Emi,,,,,,?! kata Meri
" dah mer,,,,?! kata Emi dan berjalan untung tidak terlalu jauh dari rumah nyah,,, sehingga tiap hari Emi hanya jalan kaki menyusuri gang yang terbilang sepi,,,
Emi terkejut ketika jalan nyah di hadang 2 pria,, dan salah satu nyah Emi kenal,,,
" maaf ada perlu apa lagi tuan,,,,?! kata Emi sopan
" sudah jangan banyak bacot,,,loh sudah mempermalukan gue,, kini gilliran gue yang bakal mempermalukan loh,,,?! kata pria yang bernama Mike itu
__ADS_1
" Maafkan saya tuan,,, ,?! kata Emi tenang
" Maaf,,, kalo kamu mau melayani dan tidur dengan saya,, saya akan Maaf kan kamu,,,?! kata Mike sinis
" Maaf,,, kalo saya tidak mau,,,?! kata Emi menantang
" saya akan paksa kamu,,,?! kata Mike cengengesan
" coba saja,,,?! kata kata emi membuat Mike kesal dan mendekati nyah
" ***,,,,,,?! maki Mike,,, dan mendekati Emi untuk memaksa membawanya namun
bruuugh
tendangan Emi mengenai alat kelain pria itu dan pria itu pun merintih kesakitan
" aaaaaaaaaaahh burung gue, setan luh,,,?! maki pria itu dan kembali menyerang Emi
brruk,, braaak bruuug,,,,
Emi sigap menendang dan meninju perut dan wajah pria itu hingga tersungkur
pria yang satu nyah memeluk Emi dari belakang,, dan membuat Emi tak bergerak,,,
" hahahahaha loh udah gak bisa lolos dari gue,,,?! kata pria itu di telinga Emi, Emi pun membentur kan kepalanya ke dagu pria itu,, dan pria itu pun menjerit ke sakitan,,
spontan Emi langsung menginjak kaki pria itu dan ada peluang untuk menyikut pipi pria itu dengan tangan nyah,,,
dan Emi pun menendang perut pria itu dengan keras,,,, dan pria itu pun tersungkur **** pria yang tersungkur duluan,,,
" ayo cabut,,,,?! kata pria itu mengajak teman nyah dan pergi terbirit birit meninggal kan Emily,,,,
" Dasar pengecut,,, ?! teriak Emily
" Berani nyah cuma lawan perempuan,,,?! kata Emily lagi
__ADS_1
Emily tidak tau kalo dari tadi ada yang memperhatikan nyah
dan orang yang memperhatikannya pun tersenyum