
tidak berpa lama erland pun sampai di rumah mami nya lalu erland pun memarkirkan mobil nya di depan rumah orang tua nya itu
asalamualaikum "terdengar suara erland mengucap kan salam kemudian ia masuk dan duduk di ruang tamu"
bu siska: waalaikumsalam "jawab bu siska seraya duduk di sopa samping erland"
Erland:ada apa mam tiba-tiba nyuruh aku ke rumah? "erland pun bertanya pada mami nya karena ia penasaran ada hal penting apa yang ingin di bicarakan bu siska".
bu siska: kamu sudah punya pacar? "pertanyaan bu siska tentu mengejutkan erland"
Erland: what pacar?! tumbenan mami perduli sama maslah pribadi aku "kata erland sambil mengernyitkan dahinya ia heran kenpa tiba-tiba mami nya bertanya demikian.
bu siska:sudah jawab saja jangan banyak bicara "ucap bu siska cuek"
kalo belum ada pacar kamu akan mami jodoh kan sama anak temen mami
"kata bu siska lagi yang memang berniat menjodohkan erland dengan putri teman nya itu"
__ADS_1
Erland: apa mih di jodohkan mami gak salah "erland benar-benar kaget sekali gus tidak percaya kalo mami nya akan mengambil keputusan seperti ini"
enggak mih aku gak mau di jodoh-jodohin gitu aku juga punya pilihan sendiri!
"jawab erland tegas ia pun bernjak dari duduknya dan pergi tanpa menoleh ke mami nya"
dasar anak bandel gak pernah nurut sama kata-kata orang tua mau jadi apa orang ini!
"terlihat bu siska sangat kesal dan kecewa terhadap penolakan erland"
setibanya di luar erland terus masuk ke dalam mobil lalu menyalakan mesin nya dan melaju dengan kecepatan penuh ia benar-benar tidak habis fikir atas keputusan mami nya itu
erland: ya tuhan apaan lagi sih ini gak ada mata kali ni orang "gerutu erland semakin kesal"ia pun turun dari mobil dan menghampiri mika.
Mika: ya ampun pak kalo bawa mobil tuh jangan ngebut-ngebut kaya jalan punya nenek moyang sendiri aja deh " ucap mika yang kesal karena ini kedua kali nya ia hampir tertabrak oleh erland"
kalo saya ke tabrak terus mati gimana hah?!
__ADS_1
"kata mika lagi dengan nada bicara yang lumyan cukup keras"
Erland: ya bagus lah! lagian nyebrang juga gak liat kiri kanan " erland yang terus saja berusaha membela diri"
mika hanya menghela nafas panjang dan menghembuskan kasar melalui mulut nya
ia sudah paham bosnya ini sangat egois dan tidak mau mengalah
Mika: sudah lah tidak ada guna nya bicara panjang lebar sama bapak "kata mika lalu pergi meninggal kan erland"
belum sempat mika melangkah erland menarik lengan mika dan menariknya paksa masuk ke dalam mobil
aduh sakit tangan saya pak! "pekik mika kesakitan karena erland cukup erant menarik pergelangan tangan mika"
bapak kenapa sih galak banget sama cewek kalo kaya gini terus mana ada cewek yang mau sama bapak
"kata mika yang terus mengomel sedari tadi"
__ADS_1
Erland: bisa diem gak sih tuh mulut "kata erland lalu ia mendekat kan wajahnya dengan wajah mika" seketika wajah mika pun memerah enath kenapa tatapan erland selalu membuatnya merasakan getaran yang berbeda.