
"ya ya ya lain kali aku akan bercerita kepadamu" ucap Falah dengan malasnya
"tapi ngomong ngomong kenapa kamu mudah sekali jatuh cinta kepada gadis tersebut, setahuku kau itu tipikal orang yang tidak mudah jatuh cinta" ucap Hisyam yang heran dengan sahabat nya tersebut
"entahlah aku juga gak tau, yang pasti saat aku melihatnya entah kenapa hatiku terasa tenang namun saat melihat matanya hatiku deg deg kan dibuatnya jujur saja baru pertama kalinya aku seperti ini kepada wanita" ucap Falah
"kalo kamu mencintainya terus gimana dengan dia yang sekarang tengah mengejar cita citanya di London suatu saat dia pasti akan kembali fal untuk mendapatkan cintamu" ucap Hisyam yang khawatir dengan seseorang yang akan kembali mengusik Falah suatu saat nanti
"hm aku akan bertindak tegas kepadanya saat dia mendekatiku kembali, aku gak mau sampai melukai perasaan istriku nantinya jika aku tidak bertindak tegas kepadanya dan malah membiarkannya terus berada di dekatku" ucap Falah
"belum nikah udah bilang istri saja kau ini" cibir Hisyam
"ya kan sebentar lagi aku akan punya istri nggak kayak dirimu yang jomblo karatan" ucap Falah yang mengejek sahabatnya tersebut, membuat sang sahabat mendengkus kesal
"meskipun jomblo tapi gue tetep happy dengan kehidupan ini, ya mungkin suatu saat aku akan menemuka bidadariku sang tambatan hatiku" ucap Hisyam
"ya ya ku doakan semoga bidadarimu itu datang dan tak menyesal saat bersanding dengan jomblo karatan macam dirimu" ucap Falah yang kembali mengejek sahabatnya
__ADS_1
"kurang asem lho fal, gak pernah gitu lho bicara baik baik kalo dengan gue. sekali kali gitu gak usah ngejek" ucap Hisyam dengan kesalnya
"ya terserah diriku orang mulut mulutku" ucap Falah
"ya tapi gak gitu juga kalik, lama lama gedek gue sama Lo. huh kalo Lo udah nikah gue bongkar semua aib lho ke istri Lo biar tau rasa" ucap Hisyam membuat Falah melotot ke arahnya
"ngapain Lo melototin gue" lanjut Hisyam
"ya Lo ngomong asal jemplak aja pake acara mau bongkar semua rahasia gue segala, kesel gue lama lama sama lo. punya sahabat kok ya gak waras banget kenapa gak masuk rumah sakit jiwa saja sih" ucap Falah membuat Hisyam teramat kesal
"enak aja gue masih waras ya ngapain juga bilang gue gila kalo pun gila ya pasti gue akan gila karena cinta gue kepada bidadari masa depan gue nantinya" ucap Hisyam
"kayak Lo nggak aja" cibir Hisyam
"dih aku kan gak pernah bucin sama sekali kepada wanita" ucap Falah
"dulu memang nggak lha sekarang kau bucin banget kepada Yeni" ucap Hisyam
__ADS_1
"hey aku gak bucin ya, mencintai bukan berarti dia menjadi seorang buciners juga kan" ucap Falah
"ya ya ya terserah Lo saja awas aja kalo Lo suatu saat jadi bucin, Lo harus beliin gue jam tangan limited edition" ucap Hisyam kepada Falah
"dih enak bener lho dikira jam begitu murah apa ya" ucap Falah yang tak terima saat Hisyam meminta begitu
"ya sekali kali gitu beliin gue barang" ucap Hisyam dengan entengnya
"ya ya untuk kali ini akan ku belikan jika memang itu benar terjadi padaku tapi saat kau nantinya juga begitu kau harus membelikanku mobil sport keluaran terbaru gimana setuju nggak" ucap Falah membuat Hisyam berfikir kemudian meyetujui apa yang diminta sahabatnya tersebut
"baiklah gue setuju, yaudah mending pulang udah sore ini" ucap Hisyam yang diangguki oleh Falah, mereka pun kemudian pulang sebelum magrib tiba
.
.
.
__ADS_1
makasih yg udh baca maaf kalo byk typo see you next part guys assalamualikum warahmatullah wabarakatu