Fans Berat Demon Slayer Bereingkarnasi Ke Dunia Demon Slayer Itu Sendiri

Fans Berat Demon Slayer Bereingkarnasi Ke Dunia Demon Slayer Itu Sendiri
Bab 5 keluarga


__ADS_3

"kamu sedang apa shillia?"


ucap Shinobu, kemudian shillia pun tersadar dari renungan nya,


"eh kak Shinobu...."


"kamu mau pulang yahh?"tebak Shinobu, lalu shillia sontak menundukkan kepala nya merasa bimbang pada keinginan nya sendiri,


"apa aku gak bisa pulang lagi yah?" tanya shillia merasa khawatir bila ia tak dapat pulang, "apa..." Shinobu merasa kasihan pada shillia namun Shinobu ingin shillia sendiri yang mengatakan apa yang ia ingin kan,


"aku gak mau pulang... tapi terkadang aku rindu suasana kehidupan ku dulu,"jujur shillia,


"kamu takut gak bisa pulang kan?"tebak Shinobu dan benar saja, itu lah yang sedang di khawatirkan oleh shillia saat ini,


"shillia muka kamu pucat...kamu sudah berjemur berapa lama? ayo kita masuk dulu,"ajak Shinobu, peka dengan kondisi shillia,


"iya"


dalam ruangan,


"Sumi...kiyo....naho...." panggil Shinobu, "iya.....Apa yang bisa kami bantu...." sahut Sumi kiyo dan naho serempak,


"salah satu dari kalian ambilkan air putih...dan yang lain duduk di sini temani kak shillia okeh" suruh Shinobu. yang kemudian beranjak meninggalkan ruangan,


"Haaik (baik)" ucap Sumi kiyo dan naho serempak,


kemudian naho pun berlari keluar ruangan sambil berkata "aku ambil air dulu..."


lalu Sumi dan kiyo mendekati shillia,

__ADS_1


"kakak kami sedari tadi sudah melihat mu berjemur begitu lama...kamu bisa demam"ucap Sumi menyentuh kening shillia,


"sentuhan ini....seperti ibu..... huh aku seperti sedang dikelilingi keluarga ku,"batin shillia sambil tersenyum,


"huaaaa..kenapa kakak tersenyum??!"sontak Sumi terkejut dan menjauhkan tangan nya,


"tak apa kok...cuma rindu keluarga"


jujur shillia, "huh ternyata begitu...pasti berat yah harus berpisah dari keluarga tiba tiba begini" ucap Sumi mencoba mengerti kondisi shillia, "tapi kakak jangan khawatir, kamu bisa jadi keluarga kakak,"ucap kiyo bersemangat,


"haha terima kasih yaah "akhirnya shillia bisa ceria kembali,


kemudian naho datang sambil membawa segelas air putih dan mendekati shillia "ini kakak...minum lah"ucap naho ramah, "iya terima kasih.."ucap shillia,


detik berikutnya shillia meminum habis air tersebut,


Sumi kiyo dan naho pun bercerita dengan shillia mereka berbincang bincang sampai siang dan mereka pun tertidur,


sore hari jam 05:25


shillia terbangun dari tidur nya dan melihat ruangan sudah sepi "kemana Sumi kiyo dan naho?"batin shillia kemudian beranjak dari tempat duduk nya dan keluar dari pintu, shillia menengok kekiri dan ke kanan tak ada satu orang pun yang ia lihat,


"ke mana semua nya?" batin shillia


kemudian shillia berjalan ke halaman dan tetap tak ada orang yang ia lihat dan berjalan meninggalkan rumah kupu kupu,


saat berada di sekitar markas pertemuan, shillia melihat ibu dan ayah nya berdiri sambil tersenyum hangat pada nya, sontak kedua sudut bibir tipis hillia terangkat membentuk senyuman kebahagiaan yang mendalam


"ibu...ayah...."shillia pun berlari mendekati ibu dan ayah nya dengan perasaan bahagia, saat hampir mendekati ibu dan ayah nya shillia terkejut karena melihat senyum ramah yang tadi Ter ukir di wajah ibu dan ayah nya kini berubah menjadi wajah datar yang dingin saat itu pula shillia memberhentikan langkah nya

__ADS_1


"ada apa ibu? ayah?...."tanya shillia khawatir,


"kamu bilang tak mau pulang"


ucap ibu nya dingin


"kamu bahagia di sini kan?"


terus ayah nya lebih dingin,


"kenapa diam?"


bentak ibu shillia


"kata kamu kamu lebih suka di sini..."


sindir ayah shillia jahat


"kenapa sekarang mau pulang?..."


tambah ayah nya dengan senyum sindiran yang terang terangan,


air mata shillia pun jatuh dan mulai mendekat "ibu...ayah....bukan seperti itu...aku mau pulang ....."ucap shillia bersalah,


"jangan mendekat....!!!" bentak ibu shillia kejam,


"selama ini kami sendiri....merasa kesepian dan sunyi .!! sementara kamu bahagia di sini... senang senang dengan idola mu!!" sindir ibu shillia dengan tatapan sinis,


"ibu bukan seperti itu...." shillia terduduk tak tau harus berkata apa,

__ADS_1


kemudian shillia melihat asap keluar dari tubuh ibu dan ayah nya yang kemudian mulai menghilang,


"ibu...?ayah....?!!"


__ADS_2