
*Riyu POV*
__ADS_1
Aku sedang bersantai di ruang keluarga yang dekat dengan pintu taman.Aku melamun sambil bersender di sofa berbentuk L tapi sampingnya kutekuk karena menyempitkan ruang,bagiku.Sofa yang empuk dan berwarna kelabu cocok menemani hariku minum,tapi kenapa dilemariku minumannya sudah habis?mungkin gegara kemarin.Ku setel televisi yang memunculkan banyak berita,huh berita berita terus gak ada gitu acara lain,tapi aku berhenti memencet tombol remote karena ada 1 berita luar biasa.Isi berita itu,"Hadirin permirsa,berita siang ini dikota lancheng ada 2 makhluk aneh yang datang entah dari mana dan sedang menyerang para iblis dan ....uh.Seseorang tolong kami!!Tolong ah!"desah tolongan reporter tersebut,ketika asyik melihat televisi tiba tiba. DAR... .Aku pun menoleh ke arah pintu taman menampakkan security taman ngos-ngosan,keringatnya keluar seperti habis dikejar anjing setan,ngganggu banget."T-tuan ada seorang perempuan marah-marah,dia ngotot ingin bertemu dengan tuan"ujar security itu ketakutan dan ngos-ngosan,akupun mulai berpikir siapa perempuan keras kepala itu?aku hanya tahu Onii saja."AKHH!!!"Teriak kesakitan security hingga pingsan,aku pun berdiri semua pelayan dan pembantu berada di belakangku.perempuan itu datang dengan mengepalkan tangannya,kedua tanduknya menjulur ke atas dan ada benda melingkar melebihi kedua tanduk itu,tunggu sepertinya aku mengenal dia.Aku pun kembali tenang dan bersiap melakukan ancang-ancang."Huh...ONII!!!!"bentakku keras hingga semua menutupi telinganya masing masing."Haduh..aku ini punya tujuan"ujar Onii sambil memegang kedua tanduknya.Aku pun mengernyit bingung kenapa dia pengan tanduknya?
__ADS_1
"Hei kok lu pegang tanduk lu?terus mana tuh dekker kesayanganmu?tujuan apa lu kesini?"tanyaku bertubi tubi,Onii melepaskan tangannya dari tanduk yang tajam itu."Huh.. Akukan jawab pertanyaan tak jelasmu itu,pertama kenapa aku pegang tandukku?aku memegangnya agar kekuatan tandukku ini tak menyusut,Kedua kemana dekkerku?Doski dan Noski berkata bahwa RUH DAN RYIH MENGMBIL DEKKERKU KEMARIN YANG KULETAKKAN DI ATAS MEJA SAAT KITA MABUK!tujuanku untuk.."ucap Onii marah "Mengambil dekker itu"sambung dari samping Onii yang tengah asyik duduk ditubuh securityku.Dasar baji*gan lu Mizu."Ishh..lungapain kesini?"Tanya Onii kesal.Mizu bangkit dari tempat duduknya yaitu tubuh security."Emang gak boleh aku datang kesini dengan tujuan yang sama!"Ujar Mizu.Mizu membuka penutup topinya yang berwarna merah agak maroon dan memperlihatkan telinganya.Apaan coba yang salah orang telinganya masih utuh gak dimakan hantu atau apa.Aku mulai bingung,seperti bukan Mizu,tunggu anting tangga Mizu yang berwarna hitam gak ada."Lah anting lu mana?"tanyaku.Muka Mizu menjadi merah karena pertanyaanku apa ada yang salah?."Ini semua karna lu!!anting ini ilang gegara lu!!"bentak Mizu sambil mengangkat kedua tangannya ke atas dengan memasang muka ngambek.Tunggu aku salah apa?Onii bilang ini salah Ruh dan Ryih terus Mizu bilang ini salah ku yang benar yang mana.Aku harus panggil tuh Ruh an Ryih.Aku menoleh kebelakang dan menggunakan isyarat mata.Salh seorang bibi langsung menuju keatas dimana kamar Ruh dan Ryih berada.20 menit bibi turun dengan membawa Ruh dan Ryih,Ruh dan Ryih hanya menunduk dan pergi kesampingku.Kutatap sinis mereka hingga membuat mereka ketakutan."Katakan apa yang terjadi kemarin,jika tidak aku akan mengurung kalian!"Ancamku hingga keringat dingin mereka keluar.
__ADS_1
"Ruh..Ruh..(sebenarnya)"
__ADS_1
Bersambung.....
__ADS_1