
...****************...
Karena tanpa sadar dengan langkah kecilnya, zoyya malah masuk kerumah Attar dan melambaikan tangannya pada Attar..
" dah, patung dingin."
attar malah diam dan melihat zoyya, dan tersenyum kecil. beberapa detik kemudian Zoyya keluar kembali dan menatap Attar dengan tertawa kecilnya sambil menutup wajahnya dengan tangan.
"๐๐ถ, maaf aku masuk rumah kamu๐คฃ.. "
kemudian zoyya berlari dan masuk kerumahnya, melihat tingkah zoyya yang menggemaskan Attar tersenyum dan tiba-tiba ada perasaan aneh yang timbul dalam hati Attar..
......................
keesokan harinya, mereka kembali berangkat bersama namun suasana yang biasanya ceria. kini menjadi canggung satu sama lain, Zoyya yang biasanya jahil malah diam tanpa suara. Attar merasa tidak nyaman dengan keadaan itu, dan memulai percakapan.
". hey penyihir kecil, mengapa kau diam tanpa suara. aku tidak terbiasa."
". mulai sekarang, kamu harus terbiasa."
Attar bingung dengan jawaban zoyya.
".. zoyya tidak nyaman berangkat bersamaku.??."
".. hmmm entah, aku sedikit canggung."
" soal kemaren aku minta maaf jadi bersikaplah biasa, yah."
".. hmmm baiklah."
sesampainya di sekolah zoyya seakan menghindari Attar, Attar mencoba menemuinya zoyya malah terus menghindar dan seakan tak ingin bertemu dengan Attar.
".. kak saya boleh meminta bantuanmu?."
siswi baru itu bernama Inggit, kemaren dia pernah berpapasan bersama dengan Attar namun Attar malah melewatinya. dia malah ingin mendekati Attar, kemanapun Attar pergi dia selalu mengikuti. tanpa sadar zoyya memperhatikan gerak-gerik inggit, dan mulai menahan dan menegur Inggit.
". hey, kamu siswi baru yah?.๐".
"eh iya, kak mohon bimbingannya.."
"iya, aku perhatikan dari tadi kamu ikutin Attar Mulu, kenapa?.."
"hmmm, gak kok kak๐. Kaka salah kali.."
". hmmm yah mungkin aku salah liat, ๐ kenalin nama aku zoyya. nama kamu siapa?.."
". eh Iyah, aku inggit dari kelas X ekonomi.."
". oh, aku zoyya sekelas dengan Attar XII IPA.."
".. benarkah, kak bisakah aku meminta nomer kak attar.."
" .. hmmm soal itu gampang๐๐..."
zoyya memberi inggit nomer telfon Attar, karena itu Inggit sangat bahagia dan pergi tanpa berterimakasih pada zoyya.
".. eh .."
"
......................
". dasar bocil, gak berterimakasih dulu kek. beliin aku ice cream kek... hmmm.."
__ADS_1
tanpa sadar, Attar melihat semuanya dan sedikit risih. iya berencana mencari tahu perasaan zoyya terhadapnya dengan memanfaatkan Inggit. tanpa sengaja setelah selesai kelas dan waktu pulang Inggit menemui Attar dan mengobrol.
".. kak, aku inggit. ."
Attar melihat zoyya sedang mengintip dan menguping di balik pohon, Attar tersenyum kecil dan menyapa Inggit kembali.
" hmmm, yah ada apa yah.??".
" bukan apa-apa kak, cuman pengen kenal aja."
". oh iyah, aku Attar aku fikir kamu sudah tahu."
sambil melirik kearah pohon.
".. Iyah kak, tadi aku ngobrol sama ka zoyya.๐."
". oh zoyya.."
"Iyah, ka Attar kenal yah sama kak zoyya..??"
Attar mengeraskan suaranya dan berkata mengenal zoyya, akan tetapi tidak dekat.
"oohh, kenal sih tapi tidak terlalu dekat kok.."
tiba-tiba zoyya keluar dan menjewer telinga Attar ..
".. oooh jadi seperti itu, setelah dapet temen baru kamu lupa aku sahabat kamu .???. "
...----------------...
Inggit terdiam melihat zoyya dan Attar, sekaligus bingung orng yang begitu dingin malah tunduk pada seorang cewek seperti Zoyya. tanpa sadar Inggit sedikit kesal. dan memiliki rencana yang jahat.
Inggit adalah seorang anak orang kaya yang berasal dari sebuah kota besar, dia pindah karena mengikuti ayahnya yang pindah tugas di sebuah perusahaan yang akan di bangun.
...----------------...
......................
zoyya dengan wajah judesnya melirik pada Attar, Atar malah terdiam dan menelan ludah.. namun Iyah memberanikan diri memanggil zoyya..
". penyihir kecil.."
zoyya memelankan langkahnya dan berhenti, namun tak ingin membalik badan.
". hmm ada apa."
Attar dengan memasang wajah sedikit sedih, melangkah menuju zoyya dan memeluknya dari belakang, zoyya terkejut dan ingin melepaskan pelukannya namun pelukan Attar sangat kuat hingga Iyah menyerah melepaskannya.
" .. ada apa, kenapa memelukku, akhir-akhir ini kamu bersikap agak lain... kenapa..??? bukanya tadi kau tak ingin mengakuiku?"..
". hmmm baiklah penyihir kecil aku salah, maafkan aku yah, tadi aku hanya kesal mengapa kau memberi nomer telfon aku pada siswi baru itu. padahal kamu tahu aku tidak ingin orang lain tahu."
".. baiklah-baiklah aku salah.. lepaskan pelukanmu dan kita bicara baik-baik ok...!!!."
". emm."
kemudian Attar melepaskan pelukannya dan duduk berbicara..
".. penyihir kecil berjanjilah untuk tidak berbuat seperti tadi lagi..!!!"..
". hmmm baiklah aku tidak akan berbuat seperti itu lagi.,"
" .. jangan ada canggung-canggung lagi, jangan ada diam-diamman lagi yah,."
__ADS_1
" .. ih, kok kamu gak kayak biasanya sih ..??? biasanya dingin banget..."
".. ehm.."
zoyya merasa ada sedikit kelainan pada sikap dan sifat Attar terhadapnya, attarpun bingung dengan perubahan sikapnya.
...----------------...
keesokan harinya zoyya dan Attar berangkat ke sekolah seperti biasa, zoyya bingung sikap Attar kembali kesifat dia yang agak dingin dan pendiam, zoyya berjalan maju namun berbalik badan pada Attar. zoyya tersandung dan Attar menangkapnya, suasana menjadi sunyi mereka saling menatap dan Inggit melihat semuanya, kemudian tambah marah dan sengaja menyenggol zoyya lalu mereka berdua terjatuh bersama dan tanpa sengaja Attar jatuh dan mencium bibir zoyya.
zoyya dan attar tersadar dan langsung berdiri sambil memegang bibir mereka masing-masing, melihat adegan itu Inggit semakin kesal dan benar-benar membenci zoyya. dengan tatapan kesal Inggit meninggalkan mereka.
.." hey Inggit." sapa zoyya.
...***...
Inggit malah melewatinya dan duduk di samping Attar. zoyya sedikit tidak nyaman, kemudian Attar pindah duduk di samping zoyya seperti biasanya Attar kembali kesikao biasanya menjadi cowok dingin.
..." .. ka Attar, nanti siang bisa mengajariku..??"....
..."----------------"...
Attar hanya melirik tanpa kata, lalu Inggit mencoba memeriahkan suasana.
"oh Iyah dia pasti bisa Inggit, tenanglah."
Inggit malah melihat zoyya dengan tatapan penuh kebencian dan menyeringai, lalu pergi meninggalkan mereka berdua..
" ... hey patung dingin, kalau kau bersikap begini pada semua wanita selain aku. aku benar-benar akan mati ditusuk tatapan tajam mereka.."
" jangan hiraukan mereka."
Attar malah dengan santainya menyimpan piring makannya dan pergi, zoyya mencoba membujuknya mengajari Inggit.
"ajari dia yah, ๐.."
". tidak."
". yah ajari dia..??? karena jika aku yang mengajarinya dia akan sama gobloknya sepertiku๐๐๐."
". ๐."
Attar malah memalingkan wajahnya dan masuk ke kelas, sementara itu zoyya selalu menggodanya agar mau mengajari Inggit. karena melihat zoyya berusaha keras, dia menyetujuinya ...
". baiklah."
". ok ๐๐."
setelah pelajaran selesai, Attar keluar dan mengajari Inggit . zoyya melihatnya hanya dari kejauhan, agar Inggit tidak marah lagi.
". kenapa saat melihat Attar bersama Inggit, perasaanku sedikit tidak menyukainya yah..!!!". bergumam sendiri.
Attar melihatnya dan tersenyum kecil.
" membujukku tapi terus mengawasiku๐.." tersenyum kecil sambil menatap zoyya .
melihat itu Inggit semakin marah saat mendengar suara ball pulang Inggit pergi tanpa pamit. tanpa peduli Inggit pergi Attar kembali menemui zoyya, dan pulang bersama.
...----------------...
...****************...
uups ... baca episode selanjutnya yah Kaka..๐๐
__ADS_1