
Teeett teeett teeett.....
Bel yang menunjukkan bahwa jam pelajaranpun telah usai,
Nara mulai memasukkan semua buku pejaranya kedalam tas dan bergegas untuk pulang.
sesampainya Nara di parkiran ia melihat sahabatnya Moli sedang duduk di bawah pohon sambil melamun
"kamu kenapa mol..? .tanya Nara kepada sahabatnya itu.
tanpa menjawab molipun semakin Terisak dan mengingat kembali ketika Vino memilih wanita lain dari pada dirinya .
"hiks hiks hiks. aku sedih Ra,aku gatau harus gimana kamu tau vino kan dia pacaran sama aku udah lama banget tapi kamu tau dia lebih memilih serli dari pada aku dia selingkuh Ra di belakang aku hikshikshiks . Tangis Moli semakin menjadi - jadi ketika menceritakan masalahnya kepada Nara.
__ADS_1
Mendengar cerita Moli spontan Nara langsung memeluk dan menenangkan sahabatnya itu, tanpa Moli sadari Nara sedari tadi sudah menahan emosinya untuk memberi pelajaran kepada vino karena vino telah mengkhianati sahabatnya itu, ya Moli dan Nara bersahabat sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Atas dan memutuskan untuk kuliah di satu perguruan tinggi ternama dikotanya.
"Ayo aku antar pulang mol aku gak tega biarin kamu pulang sendiri dalam keadaan kaya gini.!
Tanpa sepatah kata pun yang keluar dari bibir Moli ,Moli langsung mengikuti Nara dan membiarkan sahabatnya yang menyetir mobilnya kali ini.
Suasana ibukota sangatlah padat dan bukan Jakarta namanya kalau tidak ada macet ditengah keramaian jalan raya yang dikelilingi Gedung yang menjulang tinggi kelangit biru yang cerah hari itu.
sesekali Nara menoleh melihat sahabatnya itu yang masih terlihat sedih dan memilih untuk memandang kesamping kaca dan sesekali menyeka bulir bulir air matanya yang membasahi pipinya
"Loe tau kan Ra betapa cintanya gue sama Vino betapa sayangnya gue sama dia ,gue bener - bener gak nyangka dia tega banget sama gue,salah gue apa Ra sampe dia hianatin gue.?
Tak tahan dengan sakit hati yang ia rasakan Moli tidak bisa Menahan kesedihannya itu dan memilih untuk menangis sambil menutup wajahnya yang sudah terlihat sembab dan pucat pasi.
__ADS_1
"Gue tau apa yang loe rasain mol ,tapi gue mohon loe jangan terus-terusan larut kaya gini, gue janji gue bakal kasih si vino pelajaran karena dia udah hianatin sahabat terbaik gue." Bujuk Nara meyakinkan sahabatnya itu.
Hening....
suasana dalam mobil ,tak terasa mereka sudah sampai di kontrakan, Moli dan Nara turun dari mobil mereka dan memutuskan untuk masuk ke kamar masing-masing untuk membersihkan diri.
****
Malam yang dingin ,angin yang berhembus menyaksikan seseorang yang sedang menatap keluar jendela dengan wajah penuh amarah dan emosi, yaah Nara sedang memikirkan cara untuk memberi pelajaran kepada vino.
"Gue gak trima sahabat gue di sakitin sivino dan perempuan Uler itu,Awas loe berdua bakal rasain akibat nya.
Disebelah kamar yang berbeda Molipun sudah terlelap saking capeknya menangis mata indah itu terlelap dengan keadaan sembab .
__ADS_1
HAY KAAAA VOTE,LIKE ,DAN KOMENTAR YA KAK INI KARYA PERDANA AUTHOR MINTA KRITIK DAN SARANYA YA KAK
DAN JANGAN LUPA DUKUNG BERI POINNYA .. TERIMA KASIH