
sesampainya di kamar, arnold membaringkan gaby di atas kasur.....
arnold sesekali tersenyum menatap wajah gaby...
cup.....
arnold mencium kening gaby, lalu menuju kamar mandi yang berada di kamar gaby.......
...----------------...
sementara itu di rumah jefri dan istrinya, mereka sedang bermain bersama ke 4 cucu mereka...
mereka tak akan bosan jika bermain bersama sangat cucu....
sementara arline yang mengantuk sejak tadi pun tertidur di pangkuan sangat kakek...
"astaga cucuku sudah tertidur, ini sudah malam, kalian bertiga lebih baik tidur juga" ucap jefri menyuru ke 3 cucunya tertidur.....
"tapi kan belum selesai opa" ucap evan
"besok di lanjutkan ya sayang, kalian tidur dulu, tuh arline udah tidur" ucap nenek sambil menunjuk arline....
mereka pun akhirnya setuju, mereka ke kamar masing-masing, sementara arline dan arlie di antar sangat nenek, arlond dan evan di antar sangat kakek....
...****************...
sementara itu, gaby terbangun karna merasa lapar...
saat bangun dia merasakan berat di perutnya....
__ADS_1
dia mengira mungkin anak-anaknya yang memeluk, namun saat mengingat jika anak-anaknya bermalam di rumah orang tuanya dia kaget dan melihat tangan kekar di perutnya dan hampir mengenai dadanya....
"astaga kenapa dia bisa berada di sini" ucap gaby sambil mendorong lengan arnold....
dengan susah paya dia mendorong, namun lengan itu tetap kokoh dan bertahan....
gaby berbalik ingin membangunkan arnold agar mau menyingkirkan tangannya, namun saat berbalik, gaby malah terpesona melihat dada bidang arnold dan wajah tampannya, gaby tanpa sengaja menyentuh bibir arnold dan menatapnya...
namun dia kaget karna arnold makin memeluknya erat....
apa lagi sesuatu di bawah menusuk-nusuk di perut gaby...
gaby yang merasakan tusukan keras itu, ingin memaksa keluar dari pelukan arnold, namun sayang, gerakannya kalah cepat dari tusukan di perutnya, yang kini berpindah ke tempatnya...
"akh" tusukan arnold yang piNdah ke bawah membuat gaby kaget....
dia baru sadar jika dia juga tak memakai apapun 😳😳....
"kita bikin buat dek anak-anak" ucapnya sambil bergerak dan menahan tangan gaby...
"akh.... mmmm dasar duda nafsuan" ucap gaby yang mendesah....
"anggap saja seperti itu, dan nafsuku hanya sama mom anak-anak ku" ucap arnold yang masih berpacuh..... dengan keringat....
"kita itu belum men.... ahhhh stooop akhhh" ucap gaby terhenti karna arnold makin berpacu dengan cepat....
"belum menikah kan maksud kamu sayang" ucap arnold yang melembutkan gerakannya, gaby tidak bisa apa-apa karna kedua tangannya di ikat oleh arnold...
arnold menunjukan sesuatu di hadapan gaby, mata gaby melotot....
__ADS_1
"kapan kita nikah" ucapnya....
"tadi siang" ucap santai arnold....
"jadi tidak ada larangan lagi kan kita buat satu lagi untuk anak-anak" ucap arnold....
gaby merasa senang namun juga kesal...
beberapa jam kemudian, arnold membawakan gaby makanan....
jam sudah menunjuk angkah 12 : 34
gaby yang memang lapar dari tadi ahirnya memakan makanan itu, gaby memakannya dengan lahap....
"pelan-pelan, nanti tersedak" ucap lembut arnold....
"aku tuh laper dari tadi bapak arnold, bapak gempurnya ampe jam berapa, makin laper lah" ucap gaby yang masih memakan makanannya....
arnold Geleng-geleng dan memberikan gaby air.....
cup.... arnold mencium pipi gaby dan kembali ke kamar untuk membereskan baju gaby dan anak-anaknya....
dia ingin membawa gaby dan anak-anaknya kembali ke rumahnya....
di mana rumah itu penuh kenangan orang tuanya....
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
bersambung....