
setelah mendengar instruksi dari sang manajer mereka semuanya bubar dan kembali ke kesibukan nya masing-masing.
...,,Kak Santi kenapa senyum-senyum sendiri,,,??...
tanya Nadhira sambil menata rapi bunga di atas meja,yang melihat sahabatnya senyum2 sendiri,
,,,,gimana enggak senang gue nadh,,,,pujaan hati gue nanti bakalan datang,,,
jelas Santi sambil membayangkan betapa tampannya bos nya itu.
...,,,pujaan hati,,,...
titah Nadhira bingung.
,,,"ia Nadhira,orang yang di bilang pak Nurdin barusan merupakan bos sekalian pemilik restoran ini,
dan dia sangat tampan nadh,
karyawan-karyawan wanita disini semua tergila-gila sama pesona bos kita itu,,,"
jelas Santi dengan bahagia,dan dia juga tidak heran jika Nadhira tidak mengetahui pasal bosnya yang tampan itu,toh Nadhira masi baru bekerja disini pikir nya.
...,,,hey kalian berdua,,, titah rina...
Santi dan Nadhira yang mendengar suara Rina langsung menoleh ke belakang
,,,iisshhh,,, apa lagi sih tu mak lampir,,,
gerutu santi dengan malas sambil melihat ke arah Rina yang berjalan ke arah mereka
Nadhira yang mendengar omelan Santi seketika tersenyum
,,,iiissh kak,tidak baik ngomong seperti itu,,
__ADS_1
titah Nadhira sambil menggenggam tangan Santi pelan
... apaan,,,!! titah santi cuek...
,,eehh lo udah berani ya sama gue,,
geram Rina
... ngapain gue takut sama Lo,," ...
...balas santi tanpa rasa takut...
Nadhira yang mendengar perdebatan di antara keduanya langsung menengadah
...ia kak, Kaka panggil kami,,,...
titah Nadhira sopan,sambil menarik tangan Santi pelan agar mundur satu langkah dari depan Rina
,,eehh anak kampung bilangin sama teman lo yang songong ini jangan kurang ajar ngomong sama gue,gue disini senior kalian,jangan kurang ajar kalian,,
bentak nya sambil menunjuk-nunjuk muka Santi dan Nadhira
...apa lo,lo pikir mentang-mentang lo senior disini gue takut sama Lo,jangan mimpi kamu...
titah santi tak kalah keras
... elo,,," geram Rina sambil mengangkat tangan kanannya berencana menampar pipi Santi...
Santi yang bisa membaca pergerakan Rina langsung menahannya Dengan cepat
,,,apaa lo,kita di sini sama-sama karyawan jadi enggak usah sok berkuasa Lo,Lo disini juga BAWAHAN, enggak usah songong Lo,,,
jelas Santi dengan emosi sambil menekan kata bawahan di hadapan Rina
__ADS_1
suara Santi yang tak kalah keras terdengar oleh beberapa karyawan disitu,dan mereka semua menahan tawanya,karna pasalnya hampir seluruh karyawan di restoran itu tau akan sikap Rina yang suka semena-mena sama karyawan baru,dan mereka semua juga tau akan sikap tegas yang Santi miliki,
banyak dari mereka yang mendukung sikap tegas Santi,dan ada beberapa juga yang mendukung sikap Rina yang sok berkuasa,karna Meraka tidak berani melawan geng Rina suka mengadu domba,mereka semua sangat lihai dalam mengadu domba,apa lagi Rina,sangat pandai dalam memerankan aktingnya di depan para atasanya tak terkecuali pak Nurdin.
Rina yang melihat karyawan yang menahan tawa semakin emosi di buatnya.
...,,,, apa kalian liat-liat,,,...
gerutu Rina emosi
mereka yang melihat Rina emosi langsung bubar
...,aduhh,udah dong kak,san...
titah Nadhira menenangkan Santi
Santi yang mendengar suara Nadhira langsung tersadar, setiap dia chekchok dengan Genk nya Rina selalu Nadhira yang meluluhkan hati nya.
,,,,"ya udah yuk cepat,males banget lama-lama berdebat sama mak lampir,,,"
titah santi dengan nada mengejek ke arah Rina sambil menarik tangan Nadhira pelan
sambil berlalu ke dapur.
Rina yang mendengar ucapan Santi semakin emosi dibuat nya.
awas lo,,akan gue kasih perhitungan lo
batin Rina geram,
setelah beberapa jam dari chekchok tadi,kini tamu penting yang tak lain adalah
PEMILIK RESTORAN MAHENDRA STEAK yang di maksud pak Nurdin tadi pagi telah sampai.
__ADS_1