
Waktu cepat berlalu uda 3 bulan semenjak ibuk di kampung nenek dari ibuk, belum ada kabar atau perkembangan kesehetan ibuk.sekali sebulan bapak pergi untuk lihat keadaan ibuk.setiap bapak pulang dari tempat nenek selalu bapak sedih dan sering melamun.tiap kami tanya tentang ibuk selalu bapak bilang ibuk baik baik aja.
setelah dalam tiga bulan itu datang dari keluarga ibuk mau bawa kami sama adek ke kampung ibuk.org bapak gak mau kalau kami di bawa tampa ikut bapak.lalu keluarga ibuk pulang tanpa membwa kami.
sebulan kemdian datang ibuk marah marah sama nenek dari bapak.untuk mengambil aku sama adek sampe di tarik ibuk tangan si togi kuat yang hampir patah, sampe tangan adekku begkak dan adekku nangis kencang karna sakit nya.sampe nenek berantam.
" kenapa ya kau ibuk erna kata nenek"
" aku mau bawa anakku buk kata ibuk"
"kami mau tinggal di cinta dame aja"
"kalau kau mau tinggal di sana biarkan cucuku tinggal sama ku.
" gak ada hak ibuk ini anakku kata ibuk."
" apa kau bilang gak ada hakku kau bilang ini cucuku dari anakku."
aku nangis sama adek banyak tetangga melihat dan melerai ibuk sama nenek. Ibuk kayak org kerasukan jadinya.sampe dtg keluaga satu marga ibuk dari kampung sebelah untuk mendamaikan ibuk.tetap ibuk ngamuk mau ambil aku sama adek dari pelukan nenek dari bapak.bapak lagi gak ada di rumah pas ibuk datang, bapak lagi pigi nangkap ikan kelaut.
" kenapa ya kau masta "kata keluarga dari ibuk.nama ibukku si masta.
" aku gak mau lagi disini tulang kata ibuk sama tulangnya."
__ADS_1
" kenapa gak mau kau tinggal disini kan disini ya rumahmu di sininya anak dan suamimu tinggal."
"pokoknya aku harus bawa ke dua anak ku ini."
" gak bisa masta kan disini bapaknya ngapain kau pisahkan anak sama bapak."
" bapaknya gak bisa ngurus anak anakku ini."langsung datng nenek.
" apa kau bilang gak terurus selma di cinta damai kau selma tiga blan lebih aku yg urus ke dua cucuku ini ha kata nenek."
" kita tunggu dulu bapak si erna biar ngomong dari hati ke hati kita semua."
" sekarang ayok ikut tulang kerumah nanti kita datang lagi kesini."
" gak tulang aku mau bawa anak anakku sekrang "
" kami pergi dulu nantulang kata tulang ibuk."
adekku masih nangis terus.
" nek sakit..sakit tangan ku nek kata adekku."
" coba dulu di bawa kusut nenek erna kata terangga."
__ADS_1
" ia bawa kusut dulu pasti sakit kali itu ditarik tarik gtu kata yang lain."
" ia kata nenek."
datang bapak tuaku.
" kenpa jadi gini nek erna kata bapa tua."
" aku juga gak tau nak kata nenek."
" nanti kalau uda pulang bapak erna jgan dulu pigi dia lagi. Biar diskusi biar clear apa sebenrnya yang terjdi."
" ia nak."
lalu bubar para tetangga tadi.klau bapak tua sma mamak tua masih masuk ke rumah nenek.mau lihat kondisi tangan adek sambil diskusi.
ternyata tangan adek uda bengkak.
" sini erna kata bapak tua."
" jangan takut ya nak semua akan baik baik saja" di peluk mamak tua aku sambil di elus elus rambut ku.
bapak uda pulang dari danau, bapak pun heran kenapa ada bapak tua sma mamak tua dirumah.
__ADS_1
" knapa kalian nak kata bapak sma ku dan togi." adek langsug lari peluk bapak sambil nangis.
" pak ibuk datng kesini sambil narik narik tangan adek.tangan adek sakit pak ." lalu di lihat bapak lah tangan adek yang merah dan bengkak bekas tangan ibuk.bentr ya nak ganti baju dulu bapak biar gak basah adek .lalu setelh bapak ganti baju bapak duduk gabung sma org nenk bapak tua mamak tua., lalu cerita lah org itu sambil nenek kusut tangan adekku.