GADIS CANTIK

GADIS CANTIK
Episode 1


__ADS_3

** pagi hari


"cintaaaa, bangun kamu atau mamah dobrak pintu nya" - teriak mamah ku diluar kamar


"iya mah tar dulu, pagi pagi udah ngomel aja"


"buruan mandi, ini udah siang, mamah tunggu dibawah sama papah" -ucapnya berlalu pergi.


"iyaaaa"


dengan males nya aku bangun dari tempat tidur, ingin rasanya aku berhenti kerja mengingat betapa sombong dan pemarah bos nya itu.


"hanya iseng untuk melamar pekerjaan di daerah ku, malah aku mendapat bos pemarah seperti dia, andai saja dulu aku nurut waktu ayah menyuruhku untuk mengerjakan perusahaannya mungkin aku tidak akan seperti ini" -gumamku kesal


. ya aku seorang anak dari seorang ayah yang bernama Akhmad, dia pemilik perusahaan terkenal kedua didaerahnya, karna perusahaan terkenal pertama itu dimiliki oleh ayahnya Dicky, dan Dicky adalah bos nya cinta.


Cinta tergolong perempuan sederhana dikeluarga nya yang kaya raya itu, dia memilih untuk bekerja sendiri diperusahaan lain,


*diruang makan.


"pagi mah pah" -sapaku pada orangtua ku.

__ADS_1


"pagi juga sayang, oh iya papah buru² mau langsung ke kantor banyak urusan soalnya, andai saja cinta mau mengelolah perusahaan papah, mungkin papah tak akan secape ini" -ucap nya dengan nada menyindir


"iya cinta, kmu sudah besar harunya nurut sama orang tua, kasian papah kmu" -ucap mamahku membela suaminya


"apa apaan, cinta gamau, kalian tau ga kalo cinta megang perusahaan papah gimana nasib cinta kedepannya? semua lelaki pasti segan pada ku mah pah, dan tentunya aku gabakal dapet jodoh" -itulah yang ku katakan pada mamah papah ku, "sial bisa² nya mereka menyuruhku mengelolah perusahaannya, pokoknya aku tidak mau" -batinku


"kenapa kalian tidak menyuruh kak rangga saja? bukankah dia sudah cukup tau tentang perusahaan? pasti perusahaan papah lebih maju jika kak Rangga juga ikut ke perusahaan papah" -ucapku kesal.


"ide bagus tuh pah, pulangkan saja Rangga daripda papah cape kerja" -saut ibu ku.


"yaudah aku pergi kerja dulu, assalamualaikum"


"waalaikumsalam" -jawab ayah dan ibu ku.


*di kantor


"cintaaaa" -panggil Ana dan Dian


ya mereka sahabatku sedari SMP, mereka tahu latar belakang dan keluarga ku


"pagi pagi udah berisik" -saut ku

__ADS_1


"aduh pagi pagi gini udah memasang muka asam, kenapa Lo?" -tanya Ana


" males gue, tiap hari gue disuruh kerja diperusahaan papah gue, bisa bisa gila beneran nih gue" - ucap ku kesal


"hustt gaboleh gitu cinta, harunya kamu bersyukur di lahirkan oleh keluarga yang serba ada" -ucap Dian.


"iya iya" -jawab ku cuek.


sedikit cerita tentang sahabatku, Dian dan Ana.


yaa mereka sangat berbeda sekali sifat nya, Ana yang centil serta mempunyai nyali yang tinggi, dan Dian dia sangat alim dan lembut.


beruntung aku memiliki mereka. dan kami sepantaran, umur kami sama sama 23 tahun,


"yasudah gue pergi ke ruangan dulu ya, takut pak bos marah takut juga gue kalo dia marah" -ucap ku.


"hati hati ya cinta, kalo si bos dicky marahin Lo, Lo tonjok aja muka nya" -ucap Ana sambil tertawa


"kamu tuh, gaboleh gitu tau, dia kan juga bos kita" -ucap Dian.


"udah udah gue pergi dulu yaa" - ucapku sambil berlali

__ADS_1


* kira kira lanjut gak ya? tolong bantu like dan komen ya Kaka Kaka *


terima kasih☺️


__ADS_2