Gadis Imut Kesayangan

Gadis Imut Kesayangan
Kehebohan Di Pagi Hari


__ADS_3

Didalam kamar seorang gadis yang sangat cantik dan imut memiliki tinggi badan 165cm, manis , bola mata warna biru muda seperti bule, hidung mancung seperti perosotan, bibir tidak tebal dan tidak kecil, pipi gembul jika dia berbicara pipinya ikut bergerak. Sungguh menggemaskan


Hari ini dipagi hari tampak heboh terjadi, seorang gadis yang sedang menatap dirinya dari pantulan kaca dengan mata yang terlihat berbinar senang. Ya hari ini dia diterima bekerja disebuah perusahaan yang namanya sudah terkenal dimana - mana


Panggil saja dirinya Mikayla Beby Ayana si gadis imut tinggi semapai itu


"Duh Mikayla cantik sekali seperti Mommy xixixi" ocehnya senang


Sungguh dia sudah tidak bersabar untuk segera berangkat kerja. Dia keluar kamar dengan memakai tas bewarna ungu itu dipunggungnya, berlari menuruni tangga dan segera menghampiri mommynya yang sedang berada di dapur


"Mommy apakah Mika sudah cantik?? " tanya Mika kepada mommynya


Mommy Mika yang mendengar suara keras anaknya itu seketika terkejut, Mommy menoleh menatap anaknya dan seketika tersenyum


"Mikayla selalu cantik" ucap Mommy lembut


"Cantik seperti mommy xixixi" ucap Mika. Mommy Mika yang mendengar itu menggelengkan kepalanya gemas


"Apa Mika sudah siap untuk pergi ke kantor?? " tanya Mommy


"Sudah mommy xixixi, Mika sudah tidak sabar sekali" jawab Mika dengan raut mata yang berbinar


"Ya sudah ini sarapan dulu , sudah mommy siapkan" ucap Mommy Mika


"Terimakasih mommy" balas Mika


Mommy Mika hanya tersenyum saat menatap anak gadisnya


10 menir kemudian


"Mommy ayo antarkan Mika mom" ucap Mika yang sudah tidak sabar


"Iyaya ayo ini bekalmu dibawa" kata Mommy Mika dengan lembut


Mika langsung membawa tas berisi bekalnya itu dan menyusul mommynya yang sudah keluar rumah. Selama diperjalanan hanya suara celotehan Mika yang terdengar. 25 menit sampai di depan gedung perusahaan yang Mika datangi


PT. Galaxy Group



Setelah mobil Mommynya tidak terlihat, Mika masih setia berdiri didepan gedung perusahaan yang terlihat megah itu dengan raut wajah yang berbinar senang. Mika berjalan masuk gedung itu dengan menghentakkan kakinya, tanpa dirinya sadari sejak tadi banyak karyawan yang berdatangan melihat tingkah Mika itu memekik gemas

__ADS_1


"Haduh siapa itu koq gemes" desas desus terdengar


"Emak anak siapa itu imut sekali" .....


"Emak aku mau adik seperti itu".....


"Karung mana karung gemes sekali".....


Mika mendengar itu tersenyum senang, menoleh kesana kemari


"Hallo kakak - kakak" sapa Mika ceria sambil tetap kakinya melangkah masuk


Sampai di depan meja resepsionis


"Hallo kakak, selamat pagi " ucap Mika tersenyum senang


"Selamat Pagi!! Ada yang bisa dibantu dek" kata pegawai resepsionis itu


"Kak, semalam saya dapat telepon kalau saya diterima kerja di perusahaan ini" ucap Mika yang sedang menatapnya dengan mata yang berbinar senang


"Oh begitu, tunggu sebentar ya kakak tanyakan dulu ke HRD nya" ucapnya


"Iya kak" jawab Mika yang masih menunggu


"Nama saya Mikayla Beby Ayana" jawab Mika


Beberapa menit kemudian


"Dek, langsung ke tempat HRD nya ya, kakak kasih tau arahnya. Ini adek jalan lurus nanti ketemu lift disana, adek naik lift saja biar cepat. Ruangan HRD nya berada dilantai 7 ya , saat keluar dari lift nanti adek pilih pintu yang ada dipojokan sebelah kanan. Ada plangnya bertulis kepala HRD " ucap pegawai resepsionis itu dengan sabar menjelaskan


Mika mencerna setia kata yang diucapkan kakak pegawai resepsionis itu, setelah dia paham baru melangkahkan kakinya pergi


"Terimakasih kak Vanda atas infonya. Mika pergi dulu" pamitnya lalu pergi


Mika berjalan langkah kakinya tetap konsisten, matanya menoleh kesana kemari untuk mencari letak lift berada. Serasa dia menemukan dengan semangat melangkahkan kakinya masuk lift. Dia tidak tahu kalau lift yang dia masuki itu khusus untuk CEO, seharusanya pintu lift ke 2 dia masuk


Mika memencet tombol lift angka 7, secara perlahan pintu lift tertutup. Ting bunyi lift berhenti tanda sudah sampai dilantai 7. Mika keluar dari lift dan pandangannya mencari ruangan HRD sambil bibirnya mengerucut lucu


Tidak lama dia mencari, akhirnya ketemu juga ruangan HRD nya. Mika memastikan nama plangnya bertulis nama HRD nya itu benar, dirasa benar Mika mengetuk pintu itu 3 x


Tok tok tok, hening Mika masih menunggu

__ADS_1


"Masuk" ....


Terdengar suara dari dalam, Mika memutuskan segera masuk ke ruangan itu, kepalanya nongol duluan baru badanya ngikut


"Hallo, selamat pagi!! " sapa Mika ceria tanpa gugup


Pria muda selaku kepala HRD yang sedang fokus itu mendongak karena mendengar sapaan yang terdengar lucu menurutnya. Deg seketika pria muda itu mematung setelah melihat wajah cantik dan imut itu


"Hallo tuan" sapanya lagi sambil tanganya melambai didepan wajahnya


"Ehh ehemm... silahkan duduk" ucap pria muda itu mempersilahkan dengan raut wajah datarnya


Mika pun duduk dengan pembatas meja yang dihadapannya


"Apa kamu yang bernama Mikayla Beby Ayana?? " tanya pria muda itu dengan raut wajah setia datarnya


"Iya benar tuan" jawab Mika sopan


"Kamu lulusan S1 Managemen Bisnis di Stanford University?" tanyanya lagi


"Iya tuan itu benar" jawab Mika sopan tidak lupa dengan raut wajah yang berbinar senang


"Emm disini bagian sekretaris lagi kosong, apa kamu mau menempati posisi itu?? tanya pria itu


Mika yang akan ditempatkan ke bagian tersebut langsung terdiam, dia masih menerka untuk kedepannya ini akan seperti apa. Jangan salah meskipun dia tampak polos tapi intuisinya sangat kuat, mangkanya diusia yang masih muda itu sudah cepat lulus kuliah


Karena ini bagus untuk masa depannya, Mika langsung mensetujuinya


"Saya mau tuan ditempatkan di posisi sekretaris " jawab Mika senang


Dengan senyum tipis terlihat dari pria muda itu " Baiklah kamu mulai sekarang sudah bisa menempati posisimu. Karena berhubung CEO masih perjalanan bisnis ke luar negeri selama 5 hari, jadi kamu membantu pekerjaan CEO nantinya bertambah banyak" kata pria itu menjelaskan


" Emm baiklah tuan" ucap Mika sambil mengangguk lucu


"Oh iya jangan panggil saya tuan, panggil saja saya kakak. Nama kakak Fiko" tambah pria itu ramah


"Baiklah kak Fiko" balas Mika


Fiko mengantarkan Mika ke tempat ruangannya


Hai, semuanya. Sebelumnya saya minta maaf karena tidak up cerita yang karya pertama, soalnya lupa sama alurnya 😣😣😭

__ADS_1


Ini karya saya yang ke 2. Terima kasih


__ADS_2