GADIS KUTUKAN...

GADIS KUTUKAN...
episode 4


__ADS_3

Saat kau membuka matamu ternyata sudah ada sosok Jimin yang tengah duduk di kursi roda nya, seperti ya ia tengah bermain game di ponsel nya ... iyap memang ponsel Jimin hanya ada game tak ada yang lain .


" Mianhae , sejak kapan tuan ada disini ... " tanya ku


" sejak kau tertidur di lantai ..." ucap nya santai


" eummm .... baiklah kajja aku antar tuan ke kamar untuk istirahat ... " ucap ku


" Ani " ucapnya


" Lalu tuan mau kemana ??? " tanya ku


" aku ingin berjalan jalan menghirup udara malam .... " jawabnya Jimin


" baiklah kajja .... " ucap ku mendorong kursi rodanya


sambil melihat lampu lampu serta bunga kami saling berargumen dihati kami masing-masing saling , dan tiba2 aku melihat ponsel ternyata ada peringatan hari ulang tahun ibu .


" tuan ,,, " ucap ku


" wae .... " ucap Jimin melihat ke arah ku


" bolehkah aku ijin keluar .... " ucap ku


" untuk apa kau keluar .... " tanya Jimin


" aku ingin membeli bunga ... " ucap ku


" bunga ??? untuk apa " ucap Jimin


" untuk eomma ku , " jawab ku


" kajja ... " ucap Jimin


" kajja??? " tanya ku


" aku akan mengantarmu ke toko bunga ... " ucap Jimin


" tapi beresiko .... orang2 akan mengenali mu ..... " ucap ku

__ADS_1


" aku akan menunggu mu di mobil ... " ucap Jimin


" ahh nee .... arraseo " ucap ku


Kami naik mobil pribadi nya Jimin , didalam mobil aku hanya menikmati perjalan dari balik jendela sungguh indah . Jimin sedari tadi melihat ke arah mu hanya bisa melihat wajah datar mu tanpa senyuman sedikit pun.


" Aku turun sebentar nee ... "


Aku turun lalu berlari ke toko bunga itu , terdapat banyak bunga di sana ternyata bunga bunga ini bisa membuat ku lebih tenang ,


" permisi mau bunga apa Nuna ... " ucap salah satu pegawai


" aku ingin rangkaian besar bunga mawar putih dan juga satu tangkai mawar putih vas seperti ini ... " ucap ku


" ouh ... Iyah silakan Nuna .... " ucap pegawai itu


" tolong kirimkan ke alamat ini nee , " ucap ku


" ahh ... arraseo " ucap pegawai itu


" baiklah ... " aku pun membayar ke kasir lalu pamit untuk keluar


aku hanya tersenyum kepada nya lalu masuk ke dalam mobil ...


" kemana bunga mu ... " tanya Jimin


" bunga nya aku kirim kan kepada ibu ku , " ucap ku


" ahhh arraseo kajja kita pulang ... " ucap Jimin


mobil pun melaju aku pun pulang ke penginapan esok jadwal panjang Jimin di mulai dari pemotretan , dan juga latihan , aku harus menemani nya , aku akan membalas kebaikan hari ini esok .


sesampainya di penginapan aku mendorong kursi roda Jimin untuk ke kamar nya ,


" sarang .... " ucap Jimin


" waeeeee .... " tanya ku


" apa aku tak bisa menari lagi ???" tanya nya

__ADS_1


" tentu saja bisa , esok kita coba oke .... " ucap ku


" tapi aku jalan pun masih membutuhkan mu ....... " ucap Jimin


" aku akan terus bersama mu jika kau jalan membutuhkan aku , aku siap dan jika saat menari kau membutuhkan aku , aku pun siap " ucap ku tak sengaja sambil menatap nya


" hehehehe ... kau lucu bagaimana caranya kau membopong ketika aku menari ????? " ucap Jimin


" bagaimana pun pasti ada cara ... " ucap ku ..


" baiklah , kajjja kita kesana " ucap Jimin


" ke kamar mu ???? " tanya ku


" tentu saja aku ingin istirahat ... " ucap Jimin


" eoh ... arraseo kajja " ucap ku


aku pun membawa Jimin ke kamar nya lalu membopong nya agar bisa berbaring namun aneh nya tenaga ku tak ada , aku lupa jika aku belum makan dan akhirnya aku oleng dengan tubuh Jimin yang kekar kami terjatuh di atas kasur hingga posisi kami , Jimin di bawah sedangkan aku di atas Jimin .


akkkkkkkkhhhhhhhhhhhhhhhh .......


beberapa detik kami saling menatap satu sama lain , mungkin kami saling mengamggumi di hati kami masing-masing .


" ahhh mianhae Jimin , apakah sakit ???? " ucap ku memeriksa kaki Jimin


" Aniyah malah lebih baik .... " ucap Jimin sambil tersenyum nakal


" waeeee ... kau mau apa hahhhh " ucap ku sambil menyilang kan kedua tangan ku


Jimin pun tertawa , pasalnya bagaimana caranya Jimin bertindak jahat kepada sementara untuk berdiri pun ia masih membutuhkan kan mu .


" hahahaha kau lucu sekali .... muka mu seperti kepiting rebus ... " ucap Jimin


" Ani ... Ani ... " ucap ku sambil terus mengelus2 pipi ku


malam itu membuat aku dan Jimin menjadi lebih dekat , mungkin ada rasa nyaman saat aku berbicara dengan nya , tak hanya tampan ia pun mampu menciptakan suasana hangat dan nyaman .


JANGAN LUPA LIKE COMMEN VOTENYA 🙏🙏❤️😘😘❤️ JADILAH PEMBACA YANG BIJAK DAN TINGGALKAN JEJAK TERIMAKASIH SEMUA, GOMAWO

__ADS_1


__ADS_2