
Ya seperti itulah Lex, Ustadz juga bukan manusia sempurna, masalalu Ustadz bahkan lebih buruk dari masalalu mu..
Sampai ahirnya orang tua Ustadz mengetahui kabar tersebut, sehingga mereka marah..
Dan Ustadz bertemu dengan Ustadz Furqon lalu di bantu dan menjadi seperti saat Sekarang Ini Lex..
"Aaa jangan sesih gitu dong, cengeng juga ternyata" hibur Alexa karena melihat bulir air mata yang hampir jatuh..
"Hahaha bisa aja Lex, yasudah kamu istirahat sana..Ustadz juga akan beristirahat"
"Baiklah, daa Ustadz Faiz jangan nangis lagi yah..atau besok Alexa beliin permen deh" canda Alexa sambil berjalan kecil meninggalkan Ustadz Faiz..
Ustad Faiz hanya tersenyum menggapi ocehan Alexa..
"Gadis itu, semoga Allah menjodohkan kami Aamiin" gumam Ustadz Faiz..
_________________
pagi telah tiba, para santri dan penghuni pondok lainya telah selesai melaksanakan sholat subuh...
Karena hari ini hari minggu, para santri bebas dari belajar di kelas ..
Kediaman Ustadz Furqon..
"Abi"
"Iya Aisyah, ada apa"
"Apa Abi bisa melamarkan ustadz Faiz untuk Aisyah"
"Kenapa sayang, haruanya pihak laki laki yang melamar pihak perempuan, apa kamu menyukai Ustadz Faiz"
"Iya Abi, Aisyah takut nanti Ustadz Faiz sudah dapat wanita lain" rengek Aisyah..
"Baiklah baiklah Abi akan berbicara denganya nanti"
"Terimakasih abi, Aisyah sayang sama Abi"
__ADS_1
"Ternyata Putri Abi sudah besar ya" Ucap Ustadz Furqon mengusap pucuk kepala Aisyah..
Hari ini Ustadz Furqon berencana ingin membicarakan Masalah menikah kan Aisyah dengan Faiz .
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam" jawab serempak Abi, Umi dan Aisyah..
"Silahkan duduk Nak Faiz"
"Iya Bu terimakasih"
"Ada apa gerangan pak Ustadz Furqon mengundang saya makan malam ini" Tanya Ustadz Faiz karena ingin segera menjauh dari Aisyah
"Ayoo makan dulu, baru nanti kita bicarakan"
"Iya betul apa kata Abi Nak, Makan dulu pasti nak Faiz belum makan kan"
"Baiklah, terimakasih Bu"
Makan malam terlihat sangat tenang, tanpa ada suara sedikit pun..
Namun berbeda dengan Ustadz Faiz, hatinya mulai bergemuruh ,ya dia sudah mengira pasti sesuatu yang tidak di inginkan nya akan terjadi..
Pasalnya perasaan nya dari waktu mendapatkan pesan undangan makan malam sudah tidak enak..
Dan benar saja..
"Pak Ustadz saya sudah selesai makan, terimakasih Bu sudah menyediakan sudah report mengundang saya"
"Dan maksud dari pak Ustadz Furqon mengundang saya ada perlu apa pak"
"Begini nak Faiz, bapak berniat menikah kan nak Faiz dengan Aisyah, Apa nak Faiz bersedia, saya rasa kalian cocok untuk menjadi pasangan"
Aisyah tersenyum mendengar ucapan Ustadz Furqon..
"Maaf pak Ustadz Furqon, bukan maksud saya lancang menolak permintaan Ustadz, tapi saya sudah menganggap Aisyah itu teman saya tidak lebih, karena jujur saja saya tidak memiliki perasaan apa pun terhadap Ustadzah Aisyah, maaf sekali lagi saya tidak mencintai Ustadzah Aisyah" jawban Ustadz Faiz dengan suara tegasnya..
__ADS_1
"bukan kah Cinta bisa tumbuh seiring berjalannya waktu" Ucap Aisyah..
"Maaf Ustadzah, saya sudah memiliki calon Istri..Dan saya sangat mencintai nya"
"Apa, siapa wanita itu, apakan dia wanita baik baik, apakah dia wanita yang Sholehah" Selidik Ustadzah Aisyah..
"Siapa pun dia, dia sudah menjadi pilihan saya baik buruk nya dia Sholehah atau tidak Sholehah nya dia itu urusan saya, karena sejatinya manusia yang hidup di bumi ini tidak ada yang sempurna, karena kesempurnaan hanya milik Allah semata"
"Baiklah Nak Faiz tidak masalah jika kamu tidak bersedia, saya tidak keberatan, karena saya tidak tau kalau nal Faiz sudah memiliki Calon"
"Tidak apa pak Ustadz, kalau begitu saya permisi dulu"
"Mari pak Ustadz,Ibu, Aisyah Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam"
"Sudah sayang Abi pasti akan mencari kan jodoh laki laki yang baik dan tampan" Ucap Umi menenangkan putrinya
"Tapi Aisyah hanya mencintai Ustadz Faiz umi,Abi..Aisyah mencintai Ustadz Faiz Hiks, pokoknya Abi harus menikahkan Aisyah dengan Ustadz Faiz"
"Jangan seperti ini Aisyah syaang, Abi tidak pernah mengajarkan kamu seperti ini, apa kamu tidak dengar Ustadz Faiz sudah memiliki calon"
"Tidak Abi, Aisyah ingin Ustadz Faiz... Selama ini Aisyah tidak pernah minta sesuatu pada Abi dan Umi, sekarang Aisyah hanya ingin Ustadz Faiz Abi Hikss..."
"Iya Abi akan membicarakan nya lagi dengan Ustadz Faiz"
"Iya Abi harus bisa membujuk Ustadz Faiz pokoknya"
"Sialan, ini pasti gara gara ***** itu, Alexa gara gara kamu aku di tolak ustadz Faiz lihat saja pemabalsan ku" batin Ustadzah Aisyah..
**BERSAMBUNG***....
Gimana nih kelanjutan nya, bakalan seru ya kayanya...
Maaf ya bebrapa hari ini Author belum Up 🙏🙏
kalian jangan Lupa Like ,Komen dan Vote nya yah ❤
__ADS_1
karena semua itu membuat Author menjadi semangat 45 buat bikin cerita nya 😘