
sesampainya di tk chantika
" papah " teriak seseorang dari belakang yang membuat vio dan arka pun berbalik dan melihat chantika
" eh ada ka vio juga hehe "
" iyh cantik emang nya knp gk boleh yh " kata vio pura2 ngambek
" eh...eh... enggak kok ka malah aku seneng banget kk sama papa jemput aku loh "
" iyh ka vio soalnya udah kangen banget nih sama cantik hmm..."
" iyh ka chantika juga , oh iyh ka mau gk udh ini temenin chantik pergi ketaman bermain soalnya chantik pengen banget kesana "
" emm..... boleh gk ya ....." jwb vio pura2 berfikir
" kaka sih mau tpi kan harus ijin dulu sama papa nya chantik " sambung vio
" pah boleh ya pa boleh hmm...."
karna melihat mereka berdua memelas membuat arka pun harus terpaksa menyetujui nya
" hmm..... oke2 iyh deh boleh tapi papa harus ikut gmna "
" oke "
lalu mereka pun pergi meninggalkan sekolah untuk pergi ke taman yang di maksud chantika tadi
sesampai nya di sana
" pah , ka kita kesana yu "
" iyh ayo2 "
mereka pun pergi bermain permainan yg ditunjuk chantika tadi dan beberapa game lainnya
" pah , ka kita poto yu "
" hmm yaudah sini kita selfie bertiga yu "
__ADS_1
mereka pun berselfie dan berpose2 tapi karna kurang bagus mereka meminta tolong orang untuk membantu mem poto nya
" bu apakah saya boleh minta tolong " kata arka
" oh boleh nak mau minta tolong apa "
" ini bu kami minta tolong potoin "
" oh bisa nak sini ibu potoin "
ibu itu pun mengambil ponsel arka dan mulai mem poto nya , dengan mereka berpose2 dengan harmonis nya seperti keluarga kecil
" ini nak ponsel nya "
" makasih ya bu bantuan nya "
" iyh nak sama2 ngomong ngomong kalian sudah suami istri yh "
vio yg mendengar nya pun ada rasa senang dan sedih bercampur dalam hatinya ( senang ketika di bilang cocok sedih karna dia mengingat dia bukan siaph2 nya arka )
" kita bukan suami istri ko bu tapi ya doain ajh bu "
" oh sayang sekali na , ibu doain ko klo gth ibu pergi dulu ya nak "
" oh iyh bu silahkan maaf ya jadi merepotkan "
" iyh gpp nak "
setelah ibu itu pergi mereka lanjut bermain sampai kelelahan serta lapar membuat mereka mampir ke cafe dahulu untuk makan
sesampai nya mereka di cafe mereka bertemu dengan putra dan sindy
" wah wah wah ketemu keluarga kecil ya kita "
" ha ha ha ternyata ada pengantin baru ya kita "
" kaya nya bakal ada pengganti ibu nua chantika ya hehe "
" ya iya dong emang lebih baik dia sih dari pada ibu nya chantika , apalagi udh barang bekas lagih * bisik arka ke putra * "
__ADS_1
" keparat loh ka "
" papah.....papah emang nya mamah cantik kemana sih ko om itu ngomong mama chantika terus sih "
" oh chantika mamah kamu kan papah bilang udah pergi di tulan bumi sayang "
" oh iyh ya chantik lupa ya udah pah , ka yo kita makan "
karna mendengar suara anak kecil sindy pun menoleh membuat sindy terharu dan sedih karna anak kandung nya telah tumbuh besar tapi bukan karna asuhan nya
" chantika " gumam sindy
" emm.... tante kenal aku ya tapi maaf ya tante aku gk kenal hehe "
" eh enggk kok tante cuma inget seseorang yg nama nya itu kok "
" oh ya udah tante klo gituh "
" oh iyh tante kn udh tau nama aku blh gk aku tanya nama nya tante "
" oh nama tante , tante sindy sayang "
" oh ya udh klo gituh kita pergi dulu ta om tante "
tanpa mendengar persetujuan sindy dan putra chantika langsung pergi meninggalkan mereka berdua dan memilih tempat duduk nya
" kenapa kamu murung " tanya putra ke sindy sambil membelai pipi nya sindy
" enggk kok sayang "
" emm.... km gk nyesel kan "
" enggk lah sayang ayo ah kita pulang ajh aku udh ngantuk "
" iyh yo "
lalu mereka pun pergi meninggalkan cafe...............
bersambung.....
__ADS_1
like & komen ya