Gadis Pemimpi Ai

Gadis Pemimpi Ai
episode 22


__ADS_3

sesampainya di tk chantika


" papah " teriak seseorang dari belakang yang membuat vio dan arka pun berbalik dan melihat chantika


" eh ada ka vio juga hehe "


" iyh cantik emang nya knp gk boleh yh " kata vio pura2 ngambek


" eh...eh... enggak kok ka malah aku seneng banget kk sama papa jemput aku loh "


" iyh ka vio soalnya udah kangen banget nih sama cantik hmm..."


" iyh ka chantika juga , oh iyh ka mau gk udh ini temenin chantik pergi ketaman bermain soalnya chantik pengen banget kesana "


" emm..... boleh gk ya ....." jwb vio pura2 berfikir


" kaka sih mau tpi kan harus ijin dulu sama papa nya chantik " sambung vio


" pah boleh ya pa boleh hmm...."


karna melihat mereka berdua memelas membuat arka pun harus terpaksa menyetujui nya


" hmm..... oke2 iyh deh boleh tapi papa harus ikut gmna "


" oke "


lalu mereka pun pergi meninggalkan sekolah untuk pergi ke taman yang di maksud chantika tadi


sesampai nya di sana


" pah , ka kita kesana yu "


" iyh ayo2 "


mereka pun pergi bermain permainan yg ditunjuk chantika tadi dan beberapa game lainnya


" pah , ka kita poto yu "


" hmm yaudah sini kita selfie bertiga yu "

__ADS_1


mereka pun berselfie dan berpose2 tapi karna kurang bagus mereka meminta tolong orang untuk membantu mem poto nya


" bu apakah saya boleh minta tolong " kata arka


" oh boleh nak mau minta tolong apa "


" ini bu kami minta tolong potoin "


" oh bisa nak sini ibu potoin "


ibu itu pun mengambil ponsel arka dan mulai mem poto nya , dengan mereka berpose2 dengan harmonis nya seperti keluarga kecil


" ini nak ponsel nya "


" makasih ya bu bantuan nya "


" iyh nak sama2 ngomong ngomong kalian sudah suami istri yh "


vio yg mendengar nya pun ada rasa senang dan sedih bercampur dalam hatinya ( senang ketika di bilang cocok sedih karna dia mengingat dia bukan siaph2 nya arka )


" kita bukan suami istri ko bu tapi ya doain ajh bu "


" oh sayang sekali na , ibu doain ko klo gth ibu pergi dulu ya nak "


" oh iyh bu silahkan maaf ya jadi merepotkan "


" iyh gpp nak "


setelah ibu itu pergi mereka lanjut bermain sampai kelelahan serta lapar membuat mereka mampir ke cafe dahulu untuk makan


sesampai nya mereka di cafe mereka bertemu dengan putra dan sindy


" wah wah wah ketemu keluarga kecil ya kita "


" ha ha ha ternyata ada pengantin baru ya kita "


" kaya nya bakal ada pengganti ibu nua chantika ya hehe "


" ya iya dong emang lebih baik dia sih dari pada ibu nya chantika , apalagi udh barang bekas lagih * bisik arka ke putra * "

__ADS_1


" keparat loh ka "


" papah.....papah emang nya mamah cantik kemana sih ko om itu ngomong mama chantika terus sih "


" oh chantika mamah kamu kan papah bilang udah pergi di tulan bumi sayang "


" oh iyh ya chantik lupa ya udah pah , ka yo kita makan "


karna mendengar suara anak kecil sindy pun menoleh membuat sindy terharu dan sedih karna anak kandung nya telah tumbuh besar tapi bukan karna asuhan nya


" chantika " gumam sindy


" emm.... tante kenal aku ya tapi maaf ya tante aku gk kenal hehe "


" eh enggk kok tante cuma inget seseorang yg nama nya itu kok "


" oh ya udah tante klo gituh "


" oh iyh tante kn udh tau nama aku blh gk aku tanya nama nya tante "


" oh nama tante , tante sindy sayang "


" oh ya udh klo gituh kita pergi dulu ta om tante "


tanpa mendengar persetujuan sindy dan putra chantika langsung pergi meninggalkan mereka berdua dan memilih tempat duduk nya


" kenapa kamu murung " tanya putra ke sindy sambil membelai pipi nya sindy


" enggk kok sayang "


" emm.... km gk nyesel kan "


" enggk lah sayang ayo ah kita pulang ajh aku udh ngantuk "


" iyh yo "


lalu mereka pun pergi meninggalkan cafe...............


bersambung.....

__ADS_1


like & komen ya


__ADS_2