
...keesokan harinya...
*pukul 08.24 waktu Jerman*
_______________
semua orang masih tertidur pulas dimasing- masing kamar mereka.. sedangkan Irsya sedang pingsan dan tak kunjung bangun karena jika ia sudah memasuki mode iblis maka akan pingsan selama 2 hari .
...kamar Irsya...
Erta yang sudah bangun menghampiri Irsya yang masih setia dengan alam mimpinya itu. ia mengelus rambut Irsya lembut, dan dia hanya bisa berharap agar sepupunya itu lekas siuman. tak lama Ale datang dan Erta menoleh setelah mendengar suara pintu terbuka.
"ceklek" (suara pintu yang terbuka)
Ale pun masuk dan menanyakan keadaan sahabatnya. Erta tidak menjawab melainkan hanya melihat Irsya yang terbaring lemas di ranjangnya itu. Ale pun beranjak pergi dari kamar untuk menemui Xiqa yang masih tertidur di kamarnya.
......kamar Ale dan Xiqa......
"ceklek" (suara pintu terbuka)
Ale membuka pintu kamar dan melihat kearah ranjang yang berantakan dan sudah kosong tidak ada orang, ia pun mengedarkan pandangannya ke seluruh sudut kamar dan tidak melihat Xiqa. ia mencoba mencari di kamar mandi, saat Ale hendak membuka pintu kamar mandi. Xiqa yang datang dari dapur dan hendak ke kamar Irsya, namun mendapati pintu kamarnya yang terbuka itu ingin melihat apakah Ale ada didalam atau tidak?. pikir Xiqa.
dan benar Xiqa mendapati Ale yang terlihat bingung seperti sedang mencari sesuatu. ia penasaran dan bertanya pada Ale namun ,malah membuat orang yang ditanya itu terkejut.
Xiqa :" lu lagi ngapain le? " tanya Xiqa
sontak Ale terkejut dan menoleh ke belakang dan mendapati orang yang tengah ia cari.
Xiqa :" lu lagi nyari sesuatu ya? kok kaya bingung gitu ? nyari apaan sini gwe bantu " lanjut Xiqa sambil berjalan menghampiri Ale
Ale :" gw nyariin ellu kali tadi pas gwe bangun lu dah kaga ada, gwe kira lu mandi pas gwe cek kaga ada, dan gwe pikir lu ke kamar Irsya gwe cek juga kaga ada. lu kemane si? " jelas Ale.
Xiqa :" ya dapur lah mana lagi coba. kan gwe bikin sarapan, dan lu nyariin gwe buat apa? " jawabnya dan ditambah pertanyaan
Ale :" ya suruh bikin sarapan ape lagi coba emang lu bisa apa selain masak_- " ketus Ale
__ADS_1
mendengar jawaban Ale, Xiqa mengendus kesal dan mengerutkan bibir nya itu.
Xiqa :" ye gwe juga bisa ngracik obat kali bukan cuma masak bahkan racun pun gwe bisa! elu cuma bisanya nge-hack doang_- " ujar Xiqa tak kalah ketus
Ale :" idih jadi hacker juga keahlian kali, dan juga butuh pelatihan khusus kalo cuma obat mah belajar kedokteran juga bisa_- " ucap Ale menyombongkan diri. mungkin dah maju ntu hidung _ author)
Xiqa :" pala kau belajar di kedokteran_- !! obat gwe bukan obat biasa anjim!! dokter mah kalah jauh ama gwe!! " ucapnya ikut menyombongkan diri.
Ale :" apanya yang kalah jauh_- ?! ntrus waktu itu yang bikin nenek-nenek mati sapa hemm?! eh ralat meninggal maksudnya" ucapnya yang bermaksud menyindir dan yg disindir pun hanya memperhatikan deretan giginya itu.
Xiqa :" yaa kan waktu itu gak sengaja, lagian siapa yang asal nyomot bukannya obat yang di comot ini malah racun.. untung aja ntu racun yang kaga bisa dideteksi, kalo kaga bisa berabe gw " ucap Xiqa
Ale :" ya intinya bukan gwe.. kan yg asal nyomot bang Erta bukan gwe kok ku terkesannya kayak nyindir gwe_- " ujarnya sedikit kesal
Xiqa :" dih PD amat lu gwe kaga ada niatan tuh buat nyindir elu_- " gerutunya kesal
Ale yang mendengarnya hanya mengendus kesal karena jika iya tanggapi maka entah sampai kapan perdebatan itu akan selesai.
dan benar jika Xiqa pernah membuat seorang nenek tua meninggal karena memakan racun buatannya. sendiri sekitar 3 tahun yang lalu kejadian itu terjadi, bermula dari sepulang sekolah.
......flashback on......
spekarang sudah waktunya untuk pulang jadi banyak siswa berhamburan keluar, tetapi ada yang masih belum pulang karena urusan masing-masing, ada yang rapat OSIS, ada yang ikut ekskul, ada yg nongkrong di kantin, dan lain sebagainya.
Ale dan Xiqa berjalan keluar menuju parkiran sepeda, ya mereka pulang naik sepeda karena mereka sudah dibelikan apartemen yang jaraknya dekat dengan sekolah oleh orang tuanya. supaya tidak sering terlambat karena mereka kadang bangun kesiangan dan lain sebagainya.
Xiqa :" eh Ale gwe semalem berhasil dong racikan gwe !! " ucapnya dengan gembira. " gwe dapet resep baru " lanjutnya lagi dengan senyum yang masih mengembang
Ale :" berarti dah tenang dong?! " ucapnya yang membuat Xiqa bingung. " gwe dah bisa santai mulai saat ini " ucap nya lagi
Xiqa :" maksud lu gimane si?! tenang apanya ? " tanya nya dengan raut wajah bingung
Ale :" hugh.. ya iya lah tenang kan lu ga bakalan brisik dan nyuruh gwe melulu_- . kan lu selama seminggu ini berisik banget_- " jawabnya membuat Xiqa yang masih mencerna kata-kata Ale jadi tambah bingung.
" lu inget-inget coba, setiap ku butuh apa pasti minta ke gwe_- ambilin panci lah gelas lah ini lah itu lah trus kalo ada pr ujung-ujungnya nyontek punya gwe_- " ujarnya kesal ya KESAL sangat kesal
Xiqa :" heheh ya maap habisnya bonyok (bokap& nyokap) belum nyariin gwe asisten si jadi lu aja buat sementara hehehe " jawabnya dengan cengengesan
Ale :" dih gwe bukan babu lu ya_- " ketusnya
__ADS_1
saat mereka baru saja keluar gerbang, sudah ada yang menunggu mereka tak jauh dari tempat mereka berada saat ini, ya orang itu adalah Erta yang sekolah tidak jauh dari sekolah tersebut. seperti biasanya mereka pulang dan berangkat bersama dan juga tinggal satu gedung hanya beda lantai, Erta lantai 25 sedangkan Ale dan Xiqa satu lantai yaitu lantai 12.
sekitar 15 menit mereka menggoes sepeda dengan santai, sekarang mereka sudah berada di seberang depan apartemennya. saat hendak menyeberang mereka melihat nenek-nenek jatuh pingsan, di bawalah nenek-nenek itu ke tempat Xiqa. ia memeriksa nenek tersebut dan memberikan pertolongan pertama, saat diperiksa lebih lanjut ternyata nenek itu memiliki riwayat penyakit jantung yang sangat kronis.
karena mereka tau bakat Xiqa jadi mereka tetap tenang dan membiarkan Xiqa yang mengurus nenek itu, Erta pergi membuatkan bubur untuk dimakan setelah nenek itu bangun, sedangkan Ale menggunakan bakatnya untuk mencari tau identitas nenek itu.
saat Xiqa sibuk memasak alat penyangga hidup untuk sang nenek, Xiqa meminta tolong salah satu sahabatnya itu untuk mengambil kotak obat yang berlebel "Jantung" dan 6g mengambilkannya adalah Erta, namun saat ia menuju rak obat yang lengkap dengan berbagai obat dan racun itu ia terpeleset dan membentur rak tersebut.
benturan itu membuat rak bergoyang yang membuat obat dan racun berjatuhan dengan secara kebetulan botol obat jantung dan racun yang baru selesai diracik oleh Xiqa itu sama, dan Erta mengambil botol yang salah.
Erta :" nih obatnya "kata Erta sambil mengulurkan botol obat
Xiqa :" itu campur sama bubur aja biar mudah " ujarnya tanpa menoleh karna sibuk memasak berbagai alat penyangga hidup untuk nenek itu.
Erta :" okh bentar ya " jawabnya lalu beranjak pergi ke dapur
setelah buburnya matang Erta menyajikannya di atasnya mangkuk dan memasukan obat tersebut atau lebih tepatnya racun yang di sangka obat. sedangkan Xiqa mencoba membangun kan nenek itu supaya dapat di memakan bubur dan juga obatnya. usahanya tak sia-sia nenek itu pun siuman. Xiqa mengaku sebagai anak seorang dokter supaya nenek itu percaya bahwa ia bukan penjahat karena nenek itu mengira ia telah di culik oleh pedagang manusia, bagaimanapun saat nenek itu bangun di tubuhnya itu banyak alat medis yg menempel.
nenek itu pun percaya, Xiqa memberikan bubur yang sudah di berikan obat untuk nenek itu. saat nenek itu sedang makan Ale datang dan membawa informasi. mereka bertiga meninggalkan nenek itu untuk berdiskusi. bubur yang dimakan belum habis sepenuhnya namun nenek itu kejang" dan berbagai alat berbunyi.
Xiqa yang mendengarnya pun sontak kaget dan langsung menghampiri nenek itu, ia memeriksa nya namun tidak ada yang salah. Ale yang panik menelpon ambulans. Xiqa melirik bubur yang berada di meja lalu ia bertanya pada Erta, obat mana yang dimasukan kedalam bubur?. pikir Xiqa.
Xiqa :" mana tadi obat yang kau masukan ke dalam bubur itu? " pintanya pada Erta
Erta pun memberikan botol obat yang tadi iya masukkan ke dalam bubur. batapa terkejut nya saat ia melihat obat yang ia pegang. tanpa berkata Xiqa langsung mencopot berbagai alat yg menempel pada nenek itu. tak lama ambulans pun tiba nenek itu di bawa kerumah Sakit Ale sudah menelpon saudara nenek itu.
Xiqa ikut ke rumah sakit namun saat baru di angkat ke mobil ambulance nenek itu sudah menghembuskan nafas terakhirnya. saat diperiksa dokter tidak menemukan kejanggalan apa pun dan dikatakan nenek itu meninggal karena sakit jantungnya. keluarga nenek itu pun datang kerumah sakit, betapa terkejutnya mereka saat mengetahui bahwa nenek itu telah meninggal.
Xiqa pun di hujani berbagai pertanyaan dari keluarga nenek itu, bagaimana bisa seperti? siapa kamu? kenapa nenek bersamamu? dimana kau bertemu dengan nenek? kira-kira begitulah pertanyaan yang terlontar untuk Xiqa. namun ia hanya menjawab bahwa ia menemukan nenek itu pingsan dan dibawa ke apartemennya lalu kejang-kejang.
disinilah pertama kalinya menggunakan manusia sebagai kelinci percobaan untuk racunnya. dan racun itu dinamakan DV1 grandmaX.
......flashback off......
next->
____________
diwajibkan untuk like komen Share Rate dan vote sebanyak-2nya untuk mendukung author. Jangan lupa Favoritkan dan follow akun author (灬º‿º灬)♡(ʘᴗʘ✿)
__ADS_1