
perjalanan menuju ke tim sar..
keesokan harinya....
"raffi tolong ambilkan pil di ruangan devan dan kamu minum ya"suruh rian
"iya pah"kta raffi menurut
kemudian raffi mengambil pil diruangan eh kok ruangan maksudnya tenda ya hehehe
raffi pun mengambil pil itu dan membawa nya ke kamar nya eh kok kamar maksudnya tenda maaf ya author gak fokus soalnya lagi badmood....
"hmm pil apa ini "tanya raffi pada dirinya sendiri
kemudian dia membaca dan bacanya adalah "pil penambah daya tahan tubuh"
"oh penambah daya tahan tubuh"jawab raffi pada dirinya sendiri
"raffi"panggil rani
"iya mah"jawab raffi lalu berjalan ke rani tapi setelah di depan rani dia pingsan
"raffi....kamu kenapa sayang... bangun raf...jangan bercanda sama mamah mamah sayang sama kamu raffi"kta rani sambil menangis
"devan.... hiks hiks kesini dulu nak raffi butuh bantuan"panggil rani
tapi di tempat devan....
"om apa makanan kesukaan ranna"tanya devan dari sambungan telpon padahal tenda mereka hanya jauh beberapa langkah
"kenapa kamu gak datang kesini aja"Jawab raffi
"emang kenapa om emangnya mau ngapain tumben om ngajak saya ke tenda om"tanya devan
__ADS_1
"om lagi bosen sendiri gak ada teman "jawab rian
"emangnya tante rani ke mana"tanya devan karena setau nya om rian nya takkan memanggilnya karena ada tante rani yang menemani dia
"dia lagi masak dia lebih mentingin perut semua orang daripada suaminya sendiri"jawab rian jadi kesel sendiri
"yaiyalah om gak mungkin kita egois"kta devan menasehati rian dan rian pun hatinya tersentuh "ya ampun anak ini baik sekali aku sampe lupa kalo kita gak boleh egois hmm benar-benar calon menantu idaman"batin rian sambil tersenyum-senyum sendiri
"om halo om halo om rian ananda vins"tegur devan
teguran itu membuyarkan lamunan rian
"eh iya ada apa"tanya rian
"om tadi kenapa diam aja"jawab devan
"gak gak ada cuma teringat sesuatu tadi"kta rian berbohong
"oh yaudah aku matiin telpon nya ya biar aku datang ke tempat om assalamualaikum"kta devan
kemudian devan datang ke tenda....
"hmm iya om mau bicara soal apa"tanya devan
kemudian handphone rian berdering tanda nya ada orang mengirim pesan
"tunggu bentar ya dev "kta rian
"iya om "kta devan
(**chat)
istri rania adinda vins
__ADS_1
[mas cepat kesini mas ](rani panik)
suami rian ananda vins
[emangnya ada apa](rian bingung)
istri rania adinda
[raffi pingsan mas cepat kesini] (rani menangis dan panik)
suami rian ananda vins
[kamu serius jangan boong deh sayang] (rian mulai panik)
istri rania adinda vins
[mana mungkin aku bercanda pas anak kita lagi dalam keadaan tidak memungkinkan kayak gini] (rani agak marah)
suami rian ananda vins
[oke baiklah aku segera kesana] (rian sangat panik)
(chat selesai** )
"om,om kenapa "tanya devan panik karena dilihatnya muka om nya itu sangat panik dan perasaannya bercampur aduk
"raf-raffi dev "jawab rian dengan muka sedih
"kak raffi kenapa om "tanya devan
"dia pingsan dan keadaannya tak memungkinkan"jawab rian
"yaudah kita kesana sekarang"kta devan agak sedikit memerintah
__ADS_1
"oke"kta rian
mau tau kelanjutannya tunggu up dong hehehe jangan lupa like and komentar dan vote, vote, vote, vote nya ya itu yang bikin author semangat up yaudah deh author udah selesai bicaranya suara author dah serak bay😘😘😘😘😘😘 assalamualaikum