
Anastasya Glerie
*******************************
"Loe siapa nya Arka j4lang!,, kenapa loe ditanya dari tadi ngga jawab²" Teriak Anastasya
"Tasya!!" Teriak Arka berlari ke arah mereka
Plakk! (Suara tamparan)
"Arka loe nampar gue demi dia!!" Tanya Anastasya dengan nada meninggi
"Emang loe siapa!! sehingga gue harus belain loe!!,, dan kenapa loe bisa disini,, harusnya loe itu kan di dalam penjara! siapa yang berani ngebebasin loe!?"
"Arr dengerin gue!! dia bukan gadiss baik² Arr gue pernah liat j4lang mirip banget sama dia"
__ADS_1
"Mirip? belum tentu itu dia! dan loe sendiri apa? ngaca doung!!,, penjarakan dia!! sekali lagi kalian berani membebaskan nya maka kalian tawu akibat nya!" Teriak Arka
Para penjaga pun mempenjarakan Anastasya kembali,, Anastasya hanya diam dan masuk kedalam sel nya,, padahal didalam hati nya sudah mengumpat saraphi Allia yang dari tadi diam menatapnya tajam.
"Anak sialan!! berani nya dia rebut Arka dari gue,, dasar J4lang ngga tawu diri!!" Batin-Tasya
"Ehh eh tunggu dulu,, wajah nya kok mirip banget sama Zira? apa itu Zira? Ngga mungkin,, Zira udah Matti dan gue liat dengan mata gue sendiri mama udah bunuh dia dengan cara menggenaskan ngga mungkin itu dia,, tapi dia siapa?" Batin-Tasya
"Akhirnya gue ketemu juga sama loe! gue bakal balas dendam sama loe karna udah berani ngebantu dan ngedukung mama loe buat ngebunuh mommy gue!" Batin-Allia
"Eh j4lang ngapain loe natap gue kayak gitu!" Tanya Tasya lantang
Plakk!
"Gue bukan J4lang,, yang J4lang itu elo! bukan gue,, jadi loe ngga usah so suci!! jyjyk gue tawu ngga!" Bentak Allia lalu ia pun pergi dari sana,, dari sifat manja ceria periang didalam diri Allia ada kisah kelam yang tak di ketahui oleh siapapun,, sekarang entah knapa bibir nya tak bisa tersenyum melihat Arka,, ia hanya menatap dingin kepada orang² yang menatap nya tak percaya.
"Gila 3 kali tendang aja udah ambruk jeruji besinya" Bisik² Penjaga dan Mafioso
__ADS_1
"Loe pasti ngga percaya,, tadi dia kan dikurung King di ruang penyiksaan yang kalo pintu nya udah dikunci dari luar,, ngga bisa dibuka kecuali lewat luar,, hanya dengan satu tendangan maut nya ia membuat pintunya itu ambrukkk,, ih ngerik" Balas Bisik
Sedangkan Anastasya tak percaya dengan apa yang ia lihat,, ia diam mematung ditempatnya setelah ditampar Allia,, sedangkan Arka dan Joy mereka mengikuti Allia hingga sekarang mereka sudah berhadapan,, ia menatap tak percaya pada Allia gadis periang yang suka sekali bercanda sekarang menatap nya tajam dingin seperti aura pembunuh yang sering ia tunjukan pada musuhnya.
"Ra loe kenapa? kayaknya loe punya dendam sama Anastasya" Tanya Arka
"Kita tak sedekat itu sehingga gue harus ngelapor semua privasi gue ke elo!" Jawab Allia dingin dan tegas
Lalu Allia kembali melangkah ke sembarang karna ia tak tahu denah mansion Arka.
Bayang² masa lalu kembali melintas di pikiran nya,, tanpa sadar air matanya pun jatuh ia menangis mengingat perjuangan sang mommy melindungi keluarga mereka.
Tanpa sadar sebuah tangan meraih bahu nya lalu orang itu pun memeluk Allia dengan erat di iringi tangan yang mengelus rambut Allia lembut,, Allia yang mendapat perlakuan tersebut semakin menangis sejadi jadi nya,, ia pun tertidur setelah menangiss dengan waktu 23 menit,, orang itu yang sadar Allia sudah tertidur pun langsung mengangkat Allia menuju kamar pribadinya.
"Dasar aneh,, selain mulut mu yang pedas ternyata tangan kaki dan mata mu itu juga pedas sehingga membuat seisi mansion ku merinding ketika menatap mu" Ucap Arka,, Yah siapa lagi yang biasa memanggil Allia dengan mulut pedas selain Arka.
***Bersambung...
__ADS_1
VOTE,, LIKE,, COMMENT,, RATE BINTANG LIMA,, FAVORITKAN,, DAN JANGAN LUPA FOLLOW AUTHOR
THANKS READERS✨🌺***