
Setelah bogum menceritakan tentang Risma kepada mereka bogum pergi
Skip...........
Risma POV ...........
Aku binggung tentang semua ini!!!
Permainan dalam kehidupan sangatlah sulit!!!
Hari ini aku bertemu dan berbicara dengan orang yang mengaku mengenalku
Dan dia bilang aku tau siapa dan di mana keluarga ku
Cih!persetan dengan perkataan nya aku lebih suka di sini bersama mochi ku hewan peliharaan ku
Risma POV end.........
Risma telah merenungkan semuanya tapi dia tetap tak percaya meskipun bogum bersujud di hadapan nya Risma akan tetap tekat dalam pendirian nya
Saat ini Risma sedang berada di supermarket!
Kenapa di supermarket?satu jawabannya ia bekerja di supermarket itu dan mempunyai 2 teman yang baik yaitu eunha dan jiso
"Ris,besok adalah gaji ke 10 kita,uhhhh aku gak sabar deh" jiso
"Kau benar,aku juga harus beli makanan untuk mochi dan bahan makanan untuk sehari-hari" Risma
"Oh ya mana eunha kok belum datang sih" jiso
"Tah lah,eh tapi tadi dia sempat kirim pesan ke aku katanya dia akan mengenalkan pacarnya pada kita di sini,mungkin sebentar lagi dia datang" Risma
"Jinja,wahhh kalau gitu kita harus jadi teman yang baik untuk eunha" jiso
"Huh!sudah lah kita selesaikan ini dengan cepat sebelum banyak yang datang" Risma
"Siap bos" jiso
"Aku bukan bos nya" Risma
"Hehehe,iya ris" jiso
__ADS_1
Mereka menata barang dengan baik
Selesai menata mereka pergi ke kasir
Skip.......
Terdengar suara pintu yang dibuka
Ya pintu supermarket dibuka dua orang masuk ke supermarket dan salah satu nya menyapa kami
"Hy,jiso Risma aku datang" eunha
"Yak!jangan teriak begitu" jiso
"Hehehe,maaf oh iya kenalkan dia pacarku namanya yoongi min yoongi dan yoongi kenalkan mereka teman ku yang di sebelah kiri namanya jiso dan yang di sebelah kanan namanya Risma yak!!!Risma berbalik lah biar kekasihku ini bisa melihat wajahmu" eunha
"CK,kau banyak bicara eunha" Risma
Risma telah berbalik dan membuat yoongi terkejut lalu ia refleks bergumam *adik*
Tapi dia masih bisa menutupi rasa terkejutnya itu dengan wajah datarnya itu
"Maaf,tapi kau harus mengenalnya" eunha
"Gak papa sih aku hanya ingin teman ku yang selama satu tahun bersama ku ini bisa mengenal kekasih ku,ok bagaiman dengan penilaian kalian untuk kekasihku ini?" Eunha
"Dia tampan dan keren" jiso
"Biasa saja" Risma
*Pletak.......
"Yak!!!kenapa kau memukul kepala ku jiso" Risma
"Lagian jawabanmu tak memuaskan" jiso
"Kau!!!!" Risma
"Apa!!!!!" Jiso
"Sudah sudah jangan bertengkar hanya hal sepele" eunha
__ADS_1
"Baiklah gimana kalau kita mengobrol saja dari pada bertengkar dan juga supermarket sedang sepi" lanjut eunha
"Benar juga tuh,kita duduk di sana saja yok" jiso
Jiso menarik tangan eunha dan di belakangnya di ikuti Risma dan yoongi yang saling beriringan tapi mata yoongi tak lepas dari Risma ia masih tak percaya kalau di depan matanya adalah adiknya sendiri
Skip.....
"Hmmm,ok yoongi-shi bisa ceritakan tentang dirimu!" Jiso
"Ya,kedua orang tua ku sudah mati sejak aku umur 7 tahun dan aku juga memiliki seorang adik yang ku sayangi tapi ia sudah mati satu tahun yang lalu karena kecelakaan" yoongi
"Siapa nama adik mu" jiso
Mereka membahas kehidupan yoongi sementara Risma hanya mendengar dan sesekali meminum minuman nya tapi saat ia meminum minuman nya ia terkejut dengan sebuah nama yang di ucapkan oleh yoongi dan refleks menyemburkan minuman nya
"Risma namanya" yoongi
*Brusss (anggap orang nyembur air dari mulut karena terkejut)😂
"Eh kok namanya sama kayak lu ris!" Jiso
"E eh mana ku tau yang pasti bukan aku adiknya" Risma
"Wajahnya juga mirip denganmu" yoongi
"APA!!!????" Risma jiso eunha mereka kaget sejadi jadinya
"Ok ini aneh" jiso
Yang lain hanya mengangguk kecuali yoongi yang terus saja melirik ke Risma
"Ya aneh,ahhhh Jiso apa tadi aku tidur dan bermimpi sampai aku memimpikan kalau kekasih eunha ini mengatakan hal yang aneh" Risma
*Pletak......
"Awww sakit bego" Risma
"Nah berarti lu gak mimpi ris" jiso
"Apa benar ia mengalami lupa ingatan" batin yoongi
__ADS_1
Tanpa di ketahui oleh ketiga yeonja itu yoongi mengirim pesan ke salah satu temannya
"Ke supermarket tempat eunha bekerja sekarang" pesan terkirim