
Be like nya mana kak😥
Malam yg dijanjikan pun tiba sekitar jam ½7 sesorang datang yg ternyata dia salah satu sekertaris Rifki saat di kantor.Bingung sih iya!Sebenarnya itu dia kerjanya apa sih?
Ku persilahkan dia masuk dan membantu ku untuk bersiap siap menemui camer(calon mertua)Tapi bo'ongan anjimmm
Sebenarnya aku tdk terlalu nyaman dgn dress selutut berwarna putih ini dgn polesan make up meski tak terlalu tebal (natural) walau kata mbk Qia(sekertaris Rifki)itu aku terlihat sangat anggun nan cocok memakainya
Bundaa aku insecure memakai ini semua!!Teriak ku dlm hati
Ternyata didepan pintu rumah kontrakanku seseorang telah menunggu ku dgn memakai jas dan celana yg senada berwarna navi dari belakang aja udah bikin ngiler apa lagi didepan ya?Mikir apa sih kamu Gea...
"Tugas saya sudah selesai pak"Ucap Mbak Qia sambil menunduk,mengangguk adalah jawaban tersingkat dari seseorang yg di ajak bicara mbk Qia
"Gea saya pulang dulu ya daa!!"Teriaknya sblm pergi dari hadapan orang tersebut
"Nyaman?"Tanya dia datar menghampiri ku lalu mengenggam tangan ku dan berjalan ke arah mobil dirinya
__ADS_1
"Tidak sama sekali make up ini?dan gaun ini?sungguh tdk cocok untuk ku pakai!!"Cerocosku menunjuuk gaun dan make up yg ku kena kan
"Kamu bahkan cantik kalau berdandan seperti ini setiap hari"Katanya menggenggam tangan ku yg tadi sempat lepas saat aku menunjuk gaun yg ku pakai ah dress maksudnya
"Ooo jadi selama ini aku tdk cantik?padahal banyak lho yg antri dapetin aku tapi aku tolak semua huhh mata bapak saja yg buta tdk pernah meliirik kecantikan paripurna ku ini"Puji ku sendiri sambil mengibaskan dambut ku yg tergerai lurus asli tanpa reibonding atau smooting
"TERSERAH!MASUK"Gertaknya
"Dasar cwok nggak ada romantis romantisnya!!"Gerutuku menghentak hentakan kaki ku masuk ke dlm mobil
Diperhatikanya bibir ku yg mengerucut 5 cm dari arah kursi kemudi"Kalau bibir mu tetap masih bertahan maka aku tdk bisa menahan diriku GEAA"Gergetnya
********
Kalau nanti keluarga Pak boss jahat dan tdk suka pada ku lalu menghina ku?mencaci ku?menamparku?bahkan mengusirku?bagaimana??Ahhh bisa bisa nanti aku malu dong didepan dia.Bicara ku dlm hati dgn sesekali melirik pak boss yg sedang mengemudi
"Tdk usah tak lirik,suka baru tau!"Sombong nya menyadari lirikan mataku
__ADS_1
"Gua jadi ngeri anyim"Jyjyk ku berpura pura padahal aku memang sedikit tertarik pada wajahnya.ingat WAJAHNYA bukan DIRINYA!
*******
Sesampainya di depan sebuah resto bintang 5 yg ku yakini,Rifki berputar untuk membuka kan pintu untuk ku ntah lah knp bisa dia seromantis ini
Dia mengulurkan tanganya untuk ku pegang,swoo tanpa mikir lagi karna ini bagian dari rencana jadi aku harus bersikap propesional layaknya aku dan Rifki pasangan
What!!apa apan dia mencari kesempatan saja tidak tau apa jantung ku lagi bermasalah gini.Batin ku saat Rifki tiba tiba memegang pinggang ramping ku
"Bapak apa apan sih geli tau!"Ucap kudgn nada lirih
"Didepan orang tua ku,kamu harus bersikap layaknya sepasang kekasih dan ingat jgn pernah memanggil ku bapak emang aku bapak mu hah!?"Gerutunya di telingaku pas membuat ku merinding saja
"Terus manggilnya apa,nanti juga kalau keluarg bapak tidak suka dgn saya gimana?"Tanya ku terus dan terus
"Sayang..."Jawabnya asal sebelum masuki pintu utama resto tersebut
__ADS_1
TO BE CONTEN