
*ding dong ding dong
// bel istirahat berbunyi //
Aku bangun dari tidurku yang tidak nikmat , kemudian melangkah keluar kelas dan duduk di kursi panjang yang berada di halaman kelasku.
" Membosankan , berantam kek biar enak nih jiwa petarung ."
" woi tot , pr mu dah siap belum?"
" Udah lah , makanya bosan aku nih . ga ada kerjaan "
" yaelah , kan enak hidup damai tentram. tidak ada kejahatan , tidak ada perselisihan dan dendam."
" menurutmu saja , aku ingin menjadi petarung. makanya aku berlatih bela diri."
" suka sukamu aja bro. asal ingat kehidupan itu hanya sekali."
Kata katanya tepat sekali . Kehidupan hanya ada sekali . tapi yahh ... aku lebih suka beraksi.
Namaku James . kung fu adalah kecintaan ku . dan sahabat ku itu namanya Henry dia jenius yang sangat licik. dia berteman denganku agar tidak diganggu orang lain . tapi yahh dia aku lebih beruntung dia bersahabat denganku. itu ada simbiosis yang tidak akan terputuskan .
// Bel masuk berbunyi //
// Seorang wanita cantik masuk kedalam kelas//
" baik anak anak kalian sudah tau kan , akhir pekan akan libur sampai dua minggu berikutnya , jadi anak anakku apakah ada rencana untuk kita liburan ?"
Teman temanku mulai ribut , mereka memiliki liburan dengan teman temannya yang lain . untung saja ketua kelas langsung sigap mendiamkan mereka . oh iya ketua kelas juga sahabatku dia adalah Evan , dia bijak makanya terpilih menjadi ketua kelas walaupun dia gagal menjadi ketos bulan lalu.
" ibu tau kalian memiliki jadwal tersendiri , tapi ibu mohon kita sempatkan satu hari saja liburannya, terdekat saja seperti pantai bagiamana?"
" baik bu" mereka serempak berkata.
" kita liburannya tepat di akhir pekan ini saja bu , setelah itu saya bisa pergi sama keluarga" kata Sally .
" iya iya , Sabtu , di Pantai Utara. bagaimana?"
" Setuju bu "
.....
.
....
.
...
.
..
.
.
...*Akhir Pekan*...
__ADS_1
walaupun aku tidak suka liburan tapi melihat ketiga sahabatku senang aku juga ikut senang . sahabatku yang terakhir berbeda kelas dengan kami tiga . namanya Frank dia berbadan gemuk tapi juga jenius , jenius dibidang makanan. dia bisa memasakan apapun untukmu . banyak orang yang berkata kelompok kami bisa bertahan hidup di alam liar, aku selalu berharap akan itu .
" hanya berenang seperti ini saja aku bosan bro " Ucap Frank .
" cuci matalah bro , berenangnya kaga ada serunya memang. " balas Henry
" Halah cewek kelas Kalian triplek semua kaga ada jelly nya , duh jadi lapar . aku cabut dulu nyari jajanan ," Frank langsung lari menuju kios dipinggir jalan
" aku ikutan ahh bosan gini doank ." Evan kemudian mengikuti Frank.
Angin laut terlalu kencang, banyak kapal kecil yang tidak beroperasi . kejadian ini memicu jiwa petarung ku untuk menaklukkan air laut ini . tapi disini terlalu banyak orang .
lebih baik menahan hati ini .
Henry yang dari tadi memandang ekspresi wajahku paham kalau aku butuh aksi .
" Nyet tuh ada yg main voli pantai, main aja sana ." ucap Henry
" ga ahh ga diajak aku . ntar diusir ." balasku
" nah... pukuli aja mayan ada selusin itu "
"........" aku hanya menatapnya
Henry memang sangat licik .
" Ga dulu coy ntar ibu itu kena masalah"
" gimana kalo kita naik kapal aja " sambungku.
" hehh siapa takut ayo cari kapalnya" ucap Evan dari belakang
" gass lah siapa takut" balas Henry.
Seusai meminjam kapal tersebut kami berempat langsung menuju ketengah laut .
Penjaga pantai langsung menghampiri pemilik kapal dan bertanya siapa kami.
Kami ? Kami adalah Bajak laut yang akan menaklukkan lautan.
.....
.
....
.
...
.
..
.
.
Penjaga pantai dengan ibu guru bersama beberapa teman lainnya menggunakan kapal yang lebih besar mendekat ke kami.
__ADS_1
kapal kecil kami mulai tenggelam karena besarnya ombak, kami pun tidak takut dan menjauh dari mereka . semakin jauh dari pantai.
" itu badainya Kita taklukan badai s*ialan itu "
Teriak Evan.
Henry yang tidak terlalu hebat berenang mulai takut .
" woi ga ush dekat kali lah . ntar tenggelam kapalnya ."
" gausah takut dri , kan ada pelampung , ga sampe mati dah yakin aja ." ucap Frank
Sangat mengerikan , badai itu semakin besar . dan semakin kami masuk ke badai semakin aneh auranya .kapal kami pun langsung tenggelam.
" tetap pegangan santai jangan panik" ucap evan
" aneh badainya we"
" keknya kita harus mundur dulu " sambungku
" iya ayo mundur " balas Henry yang sudah ketakutan.
" pelan pelan berenangnya tetap pegangan tangan!" Perintah Evan
Kapal Besar datang mengangkat kami dari lautan , itu adalah penjaga pantai , ibu guru dan 3 teman kami .
" bocah nakal , bikin orang tua cape aja kalian. tenggelam tuh kapal kan . dibilangin jangan kesini. " penjaga pantai mulai memarahi kami .
penjaga pantai berusaha membawa kapal keluar dari badai yang bergerak ke arah pantai
Aku tidak mempedulikan ucapan penjaga pantai itu
tiba tiba badai tersebut mengeluarkan cahaya terang .
Aku dan evan memandang cahaya terang dari badai itu ... dan
* boooooomm
sebuah ledakan kuat, kepala ku pusing , mataku hanya melihat kegelapan , tapi bunyi yang keras itu berdengung di telingaku.
tiba tiba badai hilang . kapal kandas dipantai .
kami semua sadar saat itu bahwa pantai yang memiliki disampingnya terdapat pelabuhan besar. Tiba tiba menghilangkan.
.
..
.
...
.
....
.
.....
__ADS_1