
Dulu kau hanya maya bagiku. Tak nyata. Sebentuk bayangan yang selalu ada tapi tak pernah bisa kusentuh. kau adalah sosok yang kupuja dan kudambakan. Seseorang yang mengerti dan menjaga hati ini. Tak pernah aku lihat kamu dari segi manapun, yang aku lihat hanya sifat dan cintamu kepadaku. Hanya itu. tak peduli dengan semua yang aku lihat dan semua yang aku dengar tentangmu. Yang aku pedulikan hanya hati dan cintamu. Aku pun tak tahu dan tak butuh berbagai banyak macam alasan untuk mencintaimu.
Sebelumnya aku selalu menolak dan pergi menghindar dari semua lelaki yang datang mencoba meraih cintaku. Kenapa? Karena saat itu, aku masih terlalu konyol tentang cinta dan satu yaitu hatiku belum cukup kuat untuk merasakan sakit hati pada nantinya. Karena mereka tak sanggup menyakinkanku