
☆Hanif saputra☆
bel pulang telah ber bunyi. gua segera memasukkan buku buku pelajaran ke dalam tas gua, lalu gua ketempat parkiran untuk mengambil motorgue yang terparkir di sana
di jalan pulang, gua gak sengaja liat cewe yang gk asing buat gua, dia jalan sempoyongan sambil memegang kepalanya, lalu dia duduk di trotoar.
gua nyamperin tu cewe, ternyata dia rachel, cewe yang suka deket deket sama gua, padahal dah gua tolak dia berkali kali. gua berentiin motor gua pas didepan nya, dia sempat mendengak ke atas melihat gua tapi sembari dahinya mengerut, gua rasa pandangan nya kabur
gue beralih ke hidungnya. Astaga... hidung nya mengeluarkan darah banyak. seketika gua panik, gua bingung harus ngapain. tak lama gua turun dari motor gua dan langsung mendekatinya, saat itupun juga, dia kehilangan keseimbangan dan langsung pingsan
gua langsung mendekap tubuh nya yang lemas dan pucat, darah yang keluar dari hidung nya mengenai jaket yang gua pake. gue langsung merogoh saku gua, gua menelpon pak rudi. supir keluarga gua
tut tut tut
shit!! telpon nya gak di jawab!
lalu gua ber alih ke nomer kaka gue, kak yohan
-di telpon-
"kak!" teriak gua "lu ada di rumah?!" tanya gua
"ya, ngapa si teriak2?"
"kak, buruan lo ke sini. gua di pinggir jalan dekat sekolahan gua"
"ngapain lo di--" tanya yohan yang terputus
"lo buruan ke sini, bawa mobil. gece!!"
tut tut tut
tak lama kemudian mobil kak yohan datang menghampiri mereka yang sedang duduk di trotoar. yohan turun dari mobilnya dan menghampiri gua sama rachel
"Astaga. rachel!" pekik kak yohan
" kak lu kok bisa kenal sama dia?"
"dia ade nya teman gua. rafael!"
__ADS_1
"ka rafael?"
"dah buruan, lu bawa dia ke rumah sakit pake mobil gua, biar gua yang ngehubungi keluarga nya"
gua bergegegas menggendong rachel ala bridal style ke dalam mobil. dan gua langsung memacu mobil nya dengan cepat menuju rumah sakit
hanif POV end
rachel menerjapkan mata nya. ia melihat cahaya terang di depan nya, ia mencium bau obat obatan. ia menerjapkan mata nya sekalilagi, ia melihat ke sekeliling ruangan tersebut ber cat putih seperti di rumah sakit
ia ingin dudk di atas ranjang rumahsakit. tapi baru saja ia mengangkat kepalnya, kepalanya terasa sakit hingga ia mengeluh
"sssh, duh..." ringis rachel sembari memegangi kepalanya yang terasa berat dan sakit. ia tak mampu menggerakan kepalanya
ceklk
suara pintu rumah sakit terbuka, ia melihat seorang pria masuk ke dalam ruangan nya, ia melihat sosok tersebut sangat familiar
"bang yohan..?" lirih rachel
"rachel" ucap yohan kepada rachel sembari tersenyum
rachel melihat seseorang di belakang tubuh yohan, ia melihat sosok itu sangat familiar seperti....
hanif mememandangi rachel dengan tatapan yang tak bisa di baca. tapi dalam hatinya ia merasa kasian kepada rachel
"ya.. ini ade abang, hanif. dia yang bawa kamu ke sini, kamu pingsan di pinggir jalan sambil ngeluarin darah di hidung kamu" ucap yohan memberi tau
racel menatap hanif, lalu tersenyum tulis kepadanya "terimakasih" ucap rachel kepada hanif
hanif cuman mengangguk Kan kepalanya. lalu rachel teringat sesuatu. "bang.. keluarga rachel---" ucap rachel yang terpotong
"abang udah hubungin rafael, dia lagi OTW sama ibu kamu"
"makasih" ucap rachel kepada yohan, yohan mengangguk
"rachel, kamu... punya penyakit apa?" tanya yohan
DEG
__ADS_1
"angg.. enggak kok bang, rachel gak punya penyakit apa apa, paling rachel kecapean aja" ucap rachel sambil tersenyum
hanif menyadari ada sesuatu yang di tutupi oleh rachel, ia mengetahui dari raut wajah rachel yang rada panik di saat menanyakan pertanyaan tersebut, dan dari nada bicara nya yang rada gerogi
"RACHEL " teriak ibunya rachel. ibunya rachel datang dengan berlari lari saat tau rachel pingsan di pinggir jalan dan di bawa ke rumahsakit. ibu nya rachel langsung memeluk rachel
"bu... aku gak papa kok" ucap rachel "ini ga usah khawatir" ucap rachel sembari tersenyum
ibunya rachel menangus saat mendengar berita tersebut. lalu datang si rafael dan menuju tempat hanif dan yohan
"thnks bro dah bantuin ade gua" ucap rafael dengan senyuman nya
"sma sama"
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
__ADS_1
*
yuhuu..... gimana??? lanjut gak